<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selalu Mangkir saat Pemanggilan, Polisi Akan 'Seret' Bendahara Saracen   </title><description>Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan panggil paksa Bendahara Saracen bernama Mirda alias Retno.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/02/337/1787108/selalu-mangkir-saat-pemanggilan-polisi-akan-seret-bendahara-saracen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/02/337/1787108/selalu-mangkir-saat-pemanggilan-polisi-akan-seret-bendahara-saracen"/><item><title>Selalu Mangkir saat Pemanggilan, Polisi Akan 'Seret' Bendahara Saracen   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/02/337/1787108/selalu-mangkir-saat-pemanggilan-polisi-akan-seret-bendahara-saracen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/02/337/1787108/selalu-mangkir-saat-pemanggilan-polisi-akan-seret-bendahara-saracen</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2017 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/02/337/1787108/selalu-mangkir-saat-pemanggilan-polisi-akan-seret-bendahara-saracen-rG1PttBKY9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/02/337/1787108/selalu-mangkir-saat-pemanggilan-polisi-akan-seret-bendahara-saracen-rG1PttBKY9.jpg</image><title>foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan panggil paksa Bendahara Saracen bernama Mirda alias Retno. Sebab, Retno, sudah dua kali mangkir panggilan penyidik.

&quot;Kami akan panggil paksa dia, karena hari ini tidak datang dan ini yang kedua dia tidak datang pemeriksaan,&quot; ujar Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/10/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Pelan-Pelan, Polri Segera Periksa Nama-nama Tokoh Beken Terkait Kasus Saracen)
Irwan juga menjelaskan sudah dua kali memanggil Retno untuk diperiksa sebagai saksi. Tapi tidak pernah hadir. Karena itu, nantinya saat pemeriksaan ketiga, akan memanggil paksa yang bersangkutan.

&quot;Keterangan Retno ini, penting didalami karena terkait dengan pendanaan kelompok Saracen,&quot; ucap Irwan.
&amp;nbsp;(Baca: Mau Tau Nama-nama Beken Terkait Saracen, PPATK: Tunggu Sidangnya!)
Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penjadwalan pemeriksaan Retno merupakan yang kedua, setelah yang bersangkutan mangkir dari panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan penyidik pada Rabu 27 September 2017.
Perkembangan kasus ini, penyidik Bareskrim Polri telah menerima  Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan  (PPATK) terkait transaksi keuangan sindikat Saracen.
Dalam LHA itu, penyidik menemukan sejumlah nama-nama tokoh yang  dikenal publik. Namun, identitas orang itu masih belum diungkap polisi.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan empat orang sebagai  tersangka, yakni JAS, SR, dan MFT lalu, MAH. Dan terakhir polisi  menetapkan Asma Dewi sebagai tersangka ujaran kebencian.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan panggil paksa Bendahara Saracen bernama Mirda alias Retno. Sebab, Retno, sudah dua kali mangkir panggilan penyidik.

&quot;Kami akan panggil paksa dia, karena hari ini tidak datang dan ini yang kedua dia tidak datang pemeriksaan,&quot; ujar Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/10/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Pelan-Pelan, Polri Segera Periksa Nama-nama Tokoh Beken Terkait Kasus Saracen)
Irwan juga menjelaskan sudah dua kali memanggil Retno untuk diperiksa sebagai saksi. Tapi tidak pernah hadir. Karena itu, nantinya saat pemeriksaan ketiga, akan memanggil paksa yang bersangkutan.

&quot;Keterangan Retno ini, penting didalami karena terkait dengan pendanaan kelompok Saracen,&quot; ucap Irwan.
&amp;nbsp;(Baca: Mau Tau Nama-nama Beken Terkait Saracen, PPATK: Tunggu Sidangnya!)
Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penjadwalan pemeriksaan Retno merupakan yang kedua, setelah yang bersangkutan mangkir dari panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan penyidik pada Rabu 27 September 2017.
Perkembangan kasus ini, penyidik Bareskrim Polri telah menerima  Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan  (PPATK) terkait transaksi keuangan sindikat Saracen.
Dalam LHA itu, penyidik menemukan sejumlah nama-nama tokoh yang  dikenal publik. Namun, identitas orang itu masih belum diungkap polisi.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan empat orang sebagai  tersangka, yakni JAS, SR, dan MFT lalu, MAH. Dan terakhir polisi  menetapkan Asma Dewi sebagai tersangka ujaran kebencian.

</content:encoded></item></channel></rss>
