<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stephen Paddock, Penembak Sadis di Las Vegas Itu Penjudi Profesional yang Berperilaku Ganjil</title><description>Polisi sudah menyebut Stephen Paddock sebagai pria yang membunuh sedikitnya 59 orang dan melukai 515 lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/03/18/1787857/stephen-paddock-penembak-sadis-di-las-vegas-itu-penjudi-profesional-yang-berperilaku-ganjil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/03/18/1787857/stephen-paddock-penembak-sadis-di-las-vegas-itu-penjudi-profesional-yang-berperilaku-ganjil"/><item><title>Stephen Paddock, Penembak Sadis di Las Vegas Itu Penjudi Profesional yang Berperilaku Ganjil</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/03/18/1787857/stephen-paddock-penembak-sadis-di-las-vegas-itu-penjudi-profesional-yang-berperilaku-ganjil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/03/18/1787857/stephen-paddock-penembak-sadis-di-las-vegas-itu-penjudi-profesional-yang-berperilaku-ganjil</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2017 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/03/18/1787857/stephen-paddock-penembak-sadis-di-las-vegas-itu-penjudi-profesional-yang-berperilaku-ganjil-dxBZguCzxi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku penembakan di Las Vegas. (Foto: CBS News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/03/18/1787857/stephen-paddock-penembak-sadis-di-las-vegas-itu-penjudi-profesional-yang-berperilaku-ganjil-dxBZguCzxi.jpg</image><title>Pelaku penembakan di Las Vegas. (Foto: CBS News)</title></images><description>TERDUGA pelaku pembunuhan massal di konser musik country di Las Vegas itu adalah seorang 'penjudi profesional,' kata seorang bekas tetangganya.Stephen Paddock adalah seorang bekas akuntan yang kaya, yang tampaknya menikmati masa pensiun yang tenang di sebuah masyarakat kecil di gurun.Polisi sudah menyebut Stephen Paddock sebagai pria yang membunuh sedikitnya 59 orang dan melukai 515 lainnya di konser terbuka di Las Vegas, Minggu (1/10) malam itu.
Pria berusia 64 tahun itu, yang tinggal di Mesquite, Negara Bagian  Nevada, melepas tembakan bertubi-tubi ke arah kerumunan penonton konser  yang saat itu sedang menampilkan penyanyi musik country, Jason Aldean.
(Baca juga: Terungkap! Pelaku Penembakan di Las Vegas Simpan 23 Senjata di Kamar Hotel)
Pihak  berwenang mengatakan dia adalah seorang pensiunan akuntan yang memiliki  lisensi untuk menerbangkan pesawat terbang kecil dan sebelumnya tidak  memiliki catatan kriminal.
Namun seorang bekas tetangganya menyebutkan bahwa Paddock adalah seorang penjudi profesional dan 'berperilaku ganjil.' Karenanya diduga Paddock memiliki riwayat gangguan psikologis, kata seorang petugas berwenang kepada kantor berita Reuters.
Biro  penyidik federal Amerika Serikat juga sudah menyingkirkan kemungkinan  kaitannya dengan terorisme internasional walau ada klaim dari kelompok  yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Sang bekas tetangga, Diane McKay (79), mengatakan kepada  Washington Post bahwa ia dan pacarnya adalah orang yang selalu tertutup. &quot;Dia berperilaku ganjil,&quot; kata Diane McKay. &quot;Ia hidup menyendiri. Seakan tak ada orang lain yang hidup di sekelilingnya.
(Baca juga: Penembakan Massal di Las Vegas, Trump: Tragedi Ini Perbuatan Kejahatan Murni)
&quot;Wajarnya kan orang bisa kelihatan bersungut-sungut, tertawa, apa saja. Tapi dia ini tidak. Dia membisu saja.&quot;
Seorang pejabat mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pria penembak tersebut memiliki sejarah masalah psikologis.
Sementara  Stasiun TV NBC News melaporkan Paddock baru-baru ini melakukan  transaksi judi senilai puluhan ribu dolar -berdasarkan keterangan aparat  keamanan- namun tidak diketahui apakah dia kalah atau menang.
Kepolisian  Las Vegas mengatakan pelanggaran hukum yang sebelumnya tercatat  dilakukan oleh Paddock terbatas pada sebuah pelanggaran lalu lintas  biasa.
(Baca juga: Menara Eiffel Gelap demi Hormati Para Korban Penembakan Las Vegas)
Saudaranya, Bruce Paddock, menjelaskan kepada NBC bahwa  dia mendapat pemasukan dari gedung apartemen, yang dimiliki dan dikelola  bersama ibunya, yang tinggal di Florida.
Penyidik sudah melakukan pemeriksaan atas rumah dua kamar miliknya,  yang berada dalam kawasan kompleks para pensiunan di Mesquite, sekitar  satu jam perjalanan mobil dari Las Vegas.
Quinn Averett dari Kepolisian Mesquite mengatakan rumah itu 'rapi, bersih, dan tidak ada yang luar biasa.'
Paddock pindah ke sana pada tahun 2013 dari Texas, seperti terlihat dalam catatan properti.Saudaranya yang lain, Eric Paddock, mengatakan kepada koran Las Vegas  Review-Journal, &quot;Seperti asteroid yang jatuh di atas keluarga kami.&quot;
&quot;Tidak ada alasan untuk kami membayangkan Stephen akan melakukan sesuatu yang seperti ini.&quot;
Kepada  para wartawan, Eric menambahkan bahwa saudaranya itu 'sama sekali tidak  keranjingan senjata api' dan 'tidak memiliki latar belakang militer'.
&quot;Dia  seorang pria yang tinggal di sebuah rumah di Mesquite, menyetir dan  berjudi di Las Vegas. Dia berkegiatan, makan burritos.&quot;
Namun  disebutkan dia memiliki  beberapa senjata yang legal. &quot;Dia mungkin  memiliki satu senjata (laras) panjang, namun disimpannya di tempat  aman,&quot; tambah Eric seperti dikutip Stasiun TV CBS News.
Tahun 2012, Paddock pernah mengajukan gugatan hukum dengan landasan  kelalaian atas Hotel The Cosmoplitan di Las Vegas karena dia terjatuh  akibat 'halangan' di lantai.
Namun gugatan hukum itu ditarik oleh kedua belah pihak pada Tahun 2014.
Penyidik  juga sudah mewawancarai pasangan satu rumahnya, Marilou Danley, yang  'tidak lagi dicari sebagai orang yang ingin diketahui'.
Perempuan  berusia 62 tahun itu diyakini sebagai pacar Paddock dan -menurut polisi-  tidak bersamanya ketika masuk ke hotel Mandalay Bay.
Ditambahkan bahwa Paddock memanfaatkan 'beberapa identifikasi' milik Danley.
Jumlah  korban jiwa yang jatuh akibat aksinya merupakan yang terbesar sepanjang  sejarah modern Amerika Serikat. Sebelumnya, korban terbesar adalah 49  korban jiwa, dalam penembakan di kelab malam di Orlando, Negara Bagian  Florida, pada Juni 2016 lalu.</description><content:encoded>TERDUGA pelaku pembunuhan massal di konser musik country di Las Vegas itu adalah seorang 'penjudi profesional,' kata seorang bekas tetangganya.Stephen Paddock adalah seorang bekas akuntan yang kaya, yang tampaknya menikmati masa pensiun yang tenang di sebuah masyarakat kecil di gurun.Polisi sudah menyebut Stephen Paddock sebagai pria yang membunuh sedikitnya 59 orang dan melukai 515 lainnya di konser terbuka di Las Vegas, Minggu (1/10) malam itu.
Pria berusia 64 tahun itu, yang tinggal di Mesquite, Negara Bagian  Nevada, melepas tembakan bertubi-tubi ke arah kerumunan penonton konser  yang saat itu sedang menampilkan penyanyi musik country, Jason Aldean.
(Baca juga: Terungkap! Pelaku Penembakan di Las Vegas Simpan 23 Senjata di Kamar Hotel)
Pihak  berwenang mengatakan dia adalah seorang pensiunan akuntan yang memiliki  lisensi untuk menerbangkan pesawat terbang kecil dan sebelumnya tidak  memiliki catatan kriminal.
Namun seorang bekas tetangganya menyebutkan bahwa Paddock adalah seorang penjudi profesional dan 'berperilaku ganjil.' Karenanya diduga Paddock memiliki riwayat gangguan psikologis, kata seorang petugas berwenang kepada kantor berita Reuters.
Biro  penyidik federal Amerika Serikat juga sudah menyingkirkan kemungkinan  kaitannya dengan terorisme internasional walau ada klaim dari kelompok  yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Sang bekas tetangga, Diane McKay (79), mengatakan kepada  Washington Post bahwa ia dan pacarnya adalah orang yang selalu tertutup. &quot;Dia berperilaku ganjil,&quot; kata Diane McKay. &quot;Ia hidup menyendiri. Seakan tak ada orang lain yang hidup di sekelilingnya.
(Baca juga: Penembakan Massal di Las Vegas, Trump: Tragedi Ini Perbuatan Kejahatan Murni)
&quot;Wajarnya kan orang bisa kelihatan bersungut-sungut, tertawa, apa saja. Tapi dia ini tidak. Dia membisu saja.&quot;
Seorang pejabat mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pria penembak tersebut memiliki sejarah masalah psikologis.
Sementara  Stasiun TV NBC News melaporkan Paddock baru-baru ini melakukan  transaksi judi senilai puluhan ribu dolar -berdasarkan keterangan aparat  keamanan- namun tidak diketahui apakah dia kalah atau menang.
Kepolisian  Las Vegas mengatakan pelanggaran hukum yang sebelumnya tercatat  dilakukan oleh Paddock terbatas pada sebuah pelanggaran lalu lintas  biasa.
(Baca juga: Menara Eiffel Gelap demi Hormati Para Korban Penembakan Las Vegas)
Saudaranya, Bruce Paddock, menjelaskan kepada NBC bahwa  dia mendapat pemasukan dari gedung apartemen, yang dimiliki dan dikelola  bersama ibunya, yang tinggal di Florida.
Penyidik sudah melakukan pemeriksaan atas rumah dua kamar miliknya,  yang berada dalam kawasan kompleks para pensiunan di Mesquite, sekitar  satu jam perjalanan mobil dari Las Vegas.
Quinn Averett dari Kepolisian Mesquite mengatakan rumah itu 'rapi, bersih, dan tidak ada yang luar biasa.'
Paddock pindah ke sana pada tahun 2013 dari Texas, seperti terlihat dalam catatan properti.Saudaranya yang lain, Eric Paddock, mengatakan kepada koran Las Vegas  Review-Journal, &quot;Seperti asteroid yang jatuh di atas keluarga kami.&quot;
&quot;Tidak ada alasan untuk kami membayangkan Stephen akan melakukan sesuatu yang seperti ini.&quot;
Kepada  para wartawan, Eric menambahkan bahwa saudaranya itu 'sama sekali tidak  keranjingan senjata api' dan 'tidak memiliki latar belakang militer'.
&quot;Dia  seorang pria yang tinggal di sebuah rumah di Mesquite, menyetir dan  berjudi di Las Vegas. Dia berkegiatan, makan burritos.&quot;
Namun  disebutkan dia memiliki  beberapa senjata yang legal. &quot;Dia mungkin  memiliki satu senjata (laras) panjang, namun disimpannya di tempat  aman,&quot; tambah Eric seperti dikutip Stasiun TV CBS News.
Tahun 2012, Paddock pernah mengajukan gugatan hukum dengan landasan  kelalaian atas Hotel The Cosmoplitan di Las Vegas karena dia terjatuh  akibat 'halangan' di lantai.
Namun gugatan hukum itu ditarik oleh kedua belah pihak pada Tahun 2014.
Penyidik  juga sudah mewawancarai pasangan satu rumahnya, Marilou Danley, yang  'tidak lagi dicari sebagai orang yang ingin diketahui'.
Perempuan  berusia 62 tahun itu diyakini sebagai pacar Paddock dan -menurut polisi-  tidak bersamanya ketika masuk ke hotel Mandalay Bay.
Ditambahkan bahwa Paddock memanfaatkan 'beberapa identifikasi' milik Danley.
Jumlah  korban jiwa yang jatuh akibat aksinya merupakan yang terbesar sepanjang  sejarah modern Amerika Serikat. Sebelumnya, korban terbesar adalah 49  korban jiwa, dalam penembakan di kelab malam di Orlando, Negara Bagian  Florida, pada Juni 2016 lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
