<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Penyidik Bingung Tentukan Motif Pelaku Penembakan di Las Vegas</title><description>Pihak kepolisian Amerika Serikat (AS)  hingga kini belum bisa menemukan motif pelaku penembakan di Las Vegas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788351/waduh-penyidik-bingung-tentukan-motif-pelaku-penembakan-di-las-vegas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788351/waduh-penyidik-bingung-tentukan-motif-pelaku-penembakan-di-las-vegas"/><item><title>Waduh! Penyidik Bingung Tentukan Motif Pelaku Penembakan di Las Vegas</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788351/waduh-penyidik-bingung-tentukan-motif-pelaku-penembakan-di-las-vegas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788351/waduh-penyidik-bingung-tentukan-motif-pelaku-penembakan-di-las-vegas</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2017 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/04/18/1788351/waduh-penyidik-bingung-tentukan-motif-pelaku-penembakan-las-vegas-6RravLjvVl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku penembakan di Las Vegas. (Foto: CBS News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/04/18/1788351/waduh-penyidik-bingung-tentukan-motif-pelaku-penembakan-las-vegas-6RravLjvVl.jpg</image><title>Pelaku penembakan di Las Vegas. (Foto: CBS News)</title></images><description>LAS VEGAS - Pihak kepolisian Amerika Serikat (AS)  hingga kini belum bisa menemukan motif yang mendorong Stephen  Paddock melakukan aksi pembantaian di Las Vegas. Pihak berwenang telah  mengumpulkan 47 senjata api, beberapa dimodifikasi menjadi senapan  mesin dari tiga lokasi.Petugas penegak hukum terus berusaha  untuk memastikan motif di balik serangan pada hari Minggu di sebuah  konser musik outdoor di Las Vegas itu. Sedikitnya 59 orang tewas dan  melukai lebih dari 500 orang.Pada hari Selasa, penyidik  menganalisis komputer dan ponsel pria bersenjata itu, melihat kamera  pengawas kasino dan berusaha mewawancarai pacarnya untuk mendapatkan  petunjuk.Stephen Paddock memiliki 23 senjata saat melakukan  serangan ke sekitar 22 ribu yang menghadiri konser musik country dari  lantai 32 hotel Mandalay Bay, sebelum bunuh diri.
(Baca juga: Stephen Paddock, Penembak Sadis di Las Vegas Itu Penjudi Profesional yang Berperilaku Ganjil)&quot;Fakta bahwa  dia memiliki jenis persenjataan dan jumlah persenjataan di ruangan itu,  itu sudah direncanakan secara luas,&quot; Sheriff Clark County Joseph  Lombardo mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa. &quot;Saya  cukup yakin dia mengevaluasi semua yang dia lakukan dan tindakannya,  yang merepotkan,&quot; imbuhnya seperti dikutip dari Deutsche Welle, Rabu  (4/10/2017).Paddock juga telah memasang beberapa kamera di  sekitar kamar hotel tempat ia melakukan aksi pembantaian yang  berlangsung sembilan menit, kata Lombardo.
(Baca juga: Terungkap! Pelaku Penembakan di Las Vegas Simpan 23 Senjata di Kamar Hotel)Polisi menemukan 19  senjata api lainnya beserta bahan peledak dan beberapa ribu peluru  amunisi dari rumahnya di Mesquite, Nevada, sekitar 145 kilometer.  Senjata tambahan juga ditemukan di lokasi lain yang terhubung dengan  Paddock, kata pihak berwenang.Lombardo mengatakan bahwa penyelidik telah berbicara dengan pacar Paddock, Marilou Danley, yang berada di Filipina.&quot;Kami segera mengantisipasi beberapa informasi darinya,&quot; kata Lombardo.Pejabat  mencoba untuk melacak USD100 ribu yang Paddock transfer ke Filipina  pada hari-hari sebelum penembakan tersebut, kantor berita AP melaporkan,  mengutip sebuah pejabat resmi AS yang diberitahu oleh penegak hukum.</description><content:encoded>LAS VEGAS - Pihak kepolisian Amerika Serikat (AS)  hingga kini belum bisa menemukan motif yang mendorong Stephen  Paddock melakukan aksi pembantaian di Las Vegas. Pihak berwenang telah  mengumpulkan 47 senjata api, beberapa dimodifikasi menjadi senapan  mesin dari tiga lokasi.Petugas penegak hukum terus berusaha  untuk memastikan motif di balik serangan pada hari Minggu di sebuah  konser musik outdoor di Las Vegas itu. Sedikitnya 59 orang tewas dan  melukai lebih dari 500 orang.Pada hari Selasa, penyidik  menganalisis komputer dan ponsel pria bersenjata itu, melihat kamera  pengawas kasino dan berusaha mewawancarai pacarnya untuk mendapatkan  petunjuk.Stephen Paddock memiliki 23 senjata saat melakukan  serangan ke sekitar 22 ribu yang menghadiri konser musik country dari  lantai 32 hotel Mandalay Bay, sebelum bunuh diri.
(Baca juga: Stephen Paddock, Penembak Sadis di Las Vegas Itu Penjudi Profesional yang Berperilaku Ganjil)&quot;Fakta bahwa  dia memiliki jenis persenjataan dan jumlah persenjataan di ruangan itu,  itu sudah direncanakan secara luas,&quot; Sheriff Clark County Joseph  Lombardo mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa. &quot;Saya  cukup yakin dia mengevaluasi semua yang dia lakukan dan tindakannya,  yang merepotkan,&quot; imbuhnya seperti dikutip dari Deutsche Welle, Rabu  (4/10/2017).Paddock juga telah memasang beberapa kamera di  sekitar kamar hotel tempat ia melakukan aksi pembantaian yang  berlangsung sembilan menit, kata Lombardo.
(Baca juga: Terungkap! Pelaku Penembakan di Las Vegas Simpan 23 Senjata di Kamar Hotel)Polisi menemukan 19  senjata api lainnya beserta bahan peledak dan beberapa ribu peluru  amunisi dari rumahnya di Mesquite, Nevada, sekitar 145 kilometer.  Senjata tambahan juga ditemukan di lokasi lain yang terhubung dengan  Paddock, kata pihak berwenang.Lombardo mengatakan bahwa penyelidik telah berbicara dengan pacar Paddock, Marilou Danley, yang berada di Filipina.&quot;Kami segera mengantisipasi beberapa informasi darinya,&quot; kata Lombardo.Pejabat  mencoba untuk melacak USD100 ribu yang Paddock transfer ke Filipina  pada hari-hari sebelum penembakan tersebut, kantor berita AP melaporkan,  mengutip sebuah pejabat resmi AS yang diberitahu oleh penegak hukum.</content:encoded></item></channel></rss>
