<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Tepatkah Penembakan Maut di Las Vegas Disebut Kejahatan Murni, Bukan Aksi Teroris?</title><description>Berikut pandangan yang lebih dalam tentang semantik yang kabur dari label &quot;terorisme&quot; dan implikasinya di negeri Paman Sam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788515/sudah-tepatkah-penembakan-maut-di-las-vegas-disebut-kejahatan-murni-bukan-aksi-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788515/sudah-tepatkah-penembakan-maut-di-las-vegas-disebut-kejahatan-murni-bukan-aksi-teroris"/><item><title>Sudah Tepatkah Penembakan Maut di Las Vegas Disebut Kejahatan Murni, Bukan Aksi Teroris?</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788515/sudah-tepatkah-penembakan-maut-di-las-vegas-disebut-kejahatan-murni-bukan-aksi-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/04/18/1788515/sudah-tepatkah-penembakan-maut-di-las-vegas-disebut-kejahatan-murni-bukan-aksi-teroris</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2017 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/04/18/1788515/sudah-tepatkah-penembakan-maut-di-las-vegas-disebut-kejahatan-murni-bukan-aksi-teroris-lP2Qh9K0zG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Detik-detik penembakan di Las Vegas. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/04/18/1788515/sudah-tepatkah-penembakan-maut-di-las-vegas-disebut-kejahatan-murni-bukan-aksi-teroris-lP2Qh9K0zG.jpg</image><title>Detik-detik penembakan di Las Vegas. (Foto: Ist)</title></images><description>LAS VEGAS - Stephen Paddock (64) membantai 59 orang dan  menyebabkan 527 orang lainnya terluka dalam penembakan massal terhadap  kerumunan penonton konser musik country di Las Vegas, Minggu malam.  Namun, aksi pria bersenjata asal Mesquite, Nevada, ini tidak dinyatakan  sebagai tindakan terorisme.Ketika ditanya apakah pihak berwenang  percaya bahwa pembantaian oleh Paddock merupakan tindakan terorisme,  pejabat sheriff Clark County Joe Lombardo mengatakan, &quot;Tidak,  tidak pada saat ini. Kami percaya itu adalah individu lokal. Dia tinggal  di sini secara lokal. Kita tidak tahu apa sistem kepercayaannya saat  ini.&amp;rdquo;Pria bersenjata itu membantai para penonton konser musik  country dengan senapan otomatis dari kamar Mandalay Bay Resort and  Casino, Las Vegas, tempat dia check-in. Target penembakan hanya beberapa  meter di bawah kamar resort tersebut.
(Baca juga: Ya Ampun! Pelaku Penembakan Brutal di Las Vegas Ternyata Simpan 42 Senjata Api)Publik, dari pakar politik  hingga pengguna media sosial mulai memperdebatkan, apakah penembakan  massal yang paling mematikan dalam sejarah modern Amerika Serikat (AS)  ini harus diberi label. Ketika publik cenderung menyebut pembunuhan  massal tersebut sebagai serangan teroris, undang-undang AS tidak begitu  jelas mengenai masalah tersebut.Inilah pandangan yang lebih dalam tentang semantik yang kabur dari label &quot;terorisme&quot; dan implikasinya di negeri Paman Sam.SINDOnews mengutip bagian undang-undang di negara bagian Nevada mengenai  terorisme. Bunyinya adalah; &amp;rdquo;Tindakan terorisme mengacu pada setiap  tindakan yang melibatkan penggunaan atau upaya penggunaan sabotase,  pemaksaan atau kekerasan yang dimaksudkan untuk menyebabkan kerugian  besar atau kematian bagi masyarakat umum.&amp;rdquo;
(Baca juga: Stephen Paddock, Penembak Sadis di Las Vegas Itu Penjudi Profesional yang Berperilaku Ganjil)UU lain di negara  bagian tersebut, yang secara terpisah menyatakan, &amp;ldquo;Seorang teroris,  merupakan orang yang dengan sengaja melakukan, menyebabkan, membantu,  melampaui atau menyembunyikan tindakan terorisme atau usaha untuk  melakukan, menyebabkan, memberi bantuan, lebih jauh atau menyembunyikan  tindakan terorisme.&amp;rdquo;Sekilas, UU di Nevada itu cukup untuk  mengategorikan aksi Paddock sebagai tindakan terorisme. Namun, Wali Kota  Las Vegas Carolyn Goodman tidak pernah menyebutkan kata &amp;rdquo;t&amp;rdquo; saat  membahas tragedi tersebut pada Senin waktu setempat atau Selasa  (3/10/2017) WIB. Sebagai gantinya, Goodman menggambarkan si penembak  sebagai &amp;rdquo;orang gila, penuh kebencian&amp;rdquo;.
(Baca juga: Heroik! Smith Selamatkan 30 Orang saat Penembakan Maut di Las Vegas)Lain lagi dengan Undang-Undang Federal AS yang menyatakan penembakan massal tidak sesuai dengan deskripsi &amp;rdquo;terorisme&amp;rdquo;.Di  bawah undang-undang federal, seorang teroris adalah seseorang yang  memiliki hubungan dengan entitas asing, seperti ISIS dan kelompok teror  lainnya yang dikenal, yang menggunakan taktik intimidasi atau kekerasan  untuk motif politik dan bermaksud untuk tidak hanya mempengaruhi korban  secara langsung, namun terhadap sebuah kelompok yang lebih besar.Label tersebut tidak berlaku secara hukum untuk kelompok ekstremis lokal  seperti Ku Klux Klan atau neo-Nazi, bahkan jika mereka melakukan  tindakan kekerasan yang lebih kejam daripada penembak gelap dari negara  lain.&amp;rdquo;Meskipun tindakan perang, tindakan kejahatan dan tindakan  teror bisa terlihat sangat mirip di permukaan, motif mereka sangat  berbeda, alasan yang sangat berbeda, dan saya pikir itulah sebabnya  orang bingung,&amp;rdquo; kata Robin Lakoff, seorang linguis di Universitiy of  California, Berkely, kepada NPR pada tahun 2015. &amp;rdquo;Mereka terlihat mirip  di permukaan, mereka berbeda di bawahnya.&amp;rdquo;Presiden Donald Trump  mengecam penembakan massal di Las Vegas sebagai &amp;ldquo;tindakan kejahatan  murni&amp;rdquo;. Dia meninggalkan kata-kata &quot;teror&quot;, &quot;teroris&quot; atau &quot;terorisme&quot;.Menurut  Direktur FBI Chris Wray, jika seorang teroris dalam negeri atau lokal  dihukum karena tuduhan tidak beragama, dia dapat menghadapi hukuman yang  sama dengan yang dihukum berdasarkan undang-undang terorisme  internasional.Media-media Barat juga cenderung melaporkan  pernyataan resmi dari pihak berwenang. Dalam laporan tersebut, hanya  ditulis &amp;ldquo;penembakan massal&amp;rdquo; atau &amp;rdquo;pembunuh massal&amp;rdquo;. Jarang aksi seperti  yang dilakukan Paddock ditulis sebagai &amp;ldquo;terorisme lokal&amp;rdquo;, &amp;rdquo;teroris&amp;rdquo; atau  pun &amp;rdquo;serangan teror&amp;rdquo;.</description><content:encoded>LAS VEGAS - Stephen Paddock (64) membantai 59 orang dan  menyebabkan 527 orang lainnya terluka dalam penembakan massal terhadap  kerumunan penonton konser musik country di Las Vegas, Minggu malam.  Namun, aksi pria bersenjata asal Mesquite, Nevada, ini tidak dinyatakan  sebagai tindakan terorisme.Ketika ditanya apakah pihak berwenang  percaya bahwa pembantaian oleh Paddock merupakan tindakan terorisme,  pejabat sheriff Clark County Joe Lombardo mengatakan, &quot;Tidak,  tidak pada saat ini. Kami percaya itu adalah individu lokal. Dia tinggal  di sini secara lokal. Kita tidak tahu apa sistem kepercayaannya saat  ini.&amp;rdquo;Pria bersenjata itu membantai para penonton konser musik  country dengan senapan otomatis dari kamar Mandalay Bay Resort and  Casino, Las Vegas, tempat dia check-in. Target penembakan hanya beberapa  meter di bawah kamar resort tersebut.
(Baca juga: Ya Ampun! Pelaku Penembakan Brutal di Las Vegas Ternyata Simpan 42 Senjata Api)Publik, dari pakar politik  hingga pengguna media sosial mulai memperdebatkan, apakah penembakan  massal yang paling mematikan dalam sejarah modern Amerika Serikat (AS)  ini harus diberi label. Ketika publik cenderung menyebut pembunuhan  massal tersebut sebagai serangan teroris, undang-undang AS tidak begitu  jelas mengenai masalah tersebut.Inilah pandangan yang lebih dalam tentang semantik yang kabur dari label &quot;terorisme&quot; dan implikasinya di negeri Paman Sam.SINDOnews mengutip bagian undang-undang di negara bagian Nevada mengenai  terorisme. Bunyinya adalah; &amp;rdquo;Tindakan terorisme mengacu pada setiap  tindakan yang melibatkan penggunaan atau upaya penggunaan sabotase,  pemaksaan atau kekerasan yang dimaksudkan untuk menyebabkan kerugian  besar atau kematian bagi masyarakat umum.&amp;rdquo;
(Baca juga: Stephen Paddock, Penembak Sadis di Las Vegas Itu Penjudi Profesional yang Berperilaku Ganjil)UU lain di negara  bagian tersebut, yang secara terpisah menyatakan, &amp;ldquo;Seorang teroris,  merupakan orang yang dengan sengaja melakukan, menyebabkan, membantu,  melampaui atau menyembunyikan tindakan terorisme atau usaha untuk  melakukan, menyebabkan, memberi bantuan, lebih jauh atau menyembunyikan  tindakan terorisme.&amp;rdquo;Sekilas, UU di Nevada itu cukup untuk  mengategorikan aksi Paddock sebagai tindakan terorisme. Namun, Wali Kota  Las Vegas Carolyn Goodman tidak pernah menyebutkan kata &amp;rdquo;t&amp;rdquo; saat  membahas tragedi tersebut pada Senin waktu setempat atau Selasa  (3/10/2017) WIB. Sebagai gantinya, Goodman menggambarkan si penembak  sebagai &amp;rdquo;orang gila, penuh kebencian&amp;rdquo;.
(Baca juga: Heroik! Smith Selamatkan 30 Orang saat Penembakan Maut di Las Vegas)Lain lagi dengan Undang-Undang Federal AS yang menyatakan penembakan massal tidak sesuai dengan deskripsi &amp;rdquo;terorisme&amp;rdquo;.Di  bawah undang-undang federal, seorang teroris adalah seseorang yang  memiliki hubungan dengan entitas asing, seperti ISIS dan kelompok teror  lainnya yang dikenal, yang menggunakan taktik intimidasi atau kekerasan  untuk motif politik dan bermaksud untuk tidak hanya mempengaruhi korban  secara langsung, namun terhadap sebuah kelompok yang lebih besar.Label tersebut tidak berlaku secara hukum untuk kelompok ekstremis lokal  seperti Ku Klux Klan atau neo-Nazi, bahkan jika mereka melakukan  tindakan kekerasan yang lebih kejam daripada penembak gelap dari negara  lain.&amp;rdquo;Meskipun tindakan perang, tindakan kejahatan dan tindakan  teror bisa terlihat sangat mirip di permukaan, motif mereka sangat  berbeda, alasan yang sangat berbeda, dan saya pikir itulah sebabnya  orang bingung,&amp;rdquo; kata Robin Lakoff, seorang linguis di Universitiy of  California, Berkely, kepada NPR pada tahun 2015. &amp;rdquo;Mereka terlihat mirip  di permukaan, mereka berbeda di bawahnya.&amp;rdquo;Presiden Donald Trump  mengecam penembakan massal di Las Vegas sebagai &amp;ldquo;tindakan kejahatan  murni&amp;rdquo;. Dia meninggalkan kata-kata &quot;teror&quot;, &quot;teroris&quot; atau &quot;terorisme&quot;.Menurut  Direktur FBI Chris Wray, jika seorang teroris dalam negeri atau lokal  dihukum karena tuduhan tidak beragama, dia dapat menghadapi hukuman yang  sama dengan yang dihukum berdasarkan undang-undang terorisme  internasional.Media-media Barat juga cenderung melaporkan  pernyataan resmi dari pihak berwenang. Dalam laporan tersebut, hanya  ditulis &amp;ldquo;penembakan massal&amp;rdquo; atau &amp;rdquo;pembunuh massal&amp;rdquo;. Jarang aksi seperti  yang dilakukan Paddock ditulis sebagai &amp;ldquo;terorisme lokal&amp;rdquo;, &amp;rdquo;teroris&amp;rdquo; atau  pun &amp;rdquo;serangan teror&amp;rdquo;.</content:encoded></item></channel></rss>
