<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Negara yang Menjual Bebas Senpi, Mulai dari Amerika sampai Arab Saudi</title><description>Hampir sembilan dari 10 orang di Amerika Serikat merupakan pemilik senjata api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/337/1788169/lima-negara-yang-menjual-bebas-senpi-mulai-dari-amerika-sampai-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/04/337/1788169/lima-negara-yang-menjual-bebas-senpi-mulai-dari-amerika-sampai-arab-saudi"/><item><title>Lima Negara yang Menjual Bebas Senpi, Mulai dari Amerika sampai Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/337/1788169/lima-negara-yang-menjual-bebas-senpi-mulai-dari-amerika-sampai-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/04/337/1788169/lima-negara-yang-menjual-bebas-senpi-mulai-dari-amerika-sampai-arab-saudi</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2017 06:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Sahroji</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/03/337/1788169/lima-negara-yang-menjual-bebas-senpi-mulai-dari-amerika-sampai-arab-saudi-mJjccH6ic1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu toko senjata api (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/03/337/1788169/lima-negara-yang-menjual-bebas-senpi-mulai-dari-amerika-sampai-arab-saudi-mJjccH6ic1.jpg</image><title>Salah satu toko senjata api (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Insiden penembakan massal yang terjadi saat konser musik di Las Vegas beberapa lalu, disebut-sebut sebagai peristiwa terburuk sepanjang sejarah modern Amerika Serikat (AS). Sedikitnya 58 penonton tewas dan sekitar 515 lebih lainnya terluka diberondong senjata laras panjang.

Amerika Serikat sendiri merupakan negara yang melegalkan penjualan senjata dan amunisi bagi warganya. Menurut data dari harian The Guardian, hampir sembilan dari 10 orang di Amerika Serikat merupakan pemilik senjata api. Akan tetapi, As bukan satu-satunya negara yang melegalkan senjata api.

Berikut negara-negara yang melegalkan senjata api seperti dihimpun Okezone dari berbagai sumber:

1. Swiss

Swiss adalah salah satu negara paling aman di dunia, karena di negara ini kejahatan kriminalnya sangat minim terjadi. Tingkat keamanannya membuat sebagian penduduk dunia suka tinggal dan berwisata di negeri ini. Negara ini memang terbilang sangat aman, tapi untuk kepemilikan senjata api di negara ini memiliki nilai yang lumayan tinggi mencapai 45 persen dari jumlah penduduknya.

Sebagian para orang dewasa di Swiss di ketahui memiliki senjata api yang di simpan di dalam rumahnya, bahkan bagi mereka yang telah mengikuti pelatihan militer di beri izin untuk memiliki senjata mematikan ini. Kebanyakan dari kepemilikan senjata api disini di gunakan sebagai alat penunjang keamanan untuk membela diri, pertahanan, bahkan juga di gunakan sebagai sarana olah raga menembak.

2. Yaman

Negara Yaman adalah salah satu dari beberapa negara yang membebaskan jual beli senjata di khalayak umum. Salah satu pemicunya adalah karena adanya intervensi secara besar-besaran dari Negara Arab dan sekutunya yang membuat banyak warganya tidak merasa aman dengan kondisi tersebut.

Karena keamanan yang kurang di rasakan oleh warga Yaman, sebagian dari warganya memilih untuk memiliki senjata api sendiri, faktor keamanan tersebut adalah salah satu hal yang di manfaatkan beberapa oknum untuk menjual senjata secara bebas. Banyak yang beranggapan dari penjualan bebas senjata api di Yaman di donaturi oleh negara pendukungnya yaitu Iran meski negara ini menyangkalnya.

3. Irak

Negara Irak adalah merupakan negara yang tergolong penuh dengan banyak konflik-konflik di dalam internal negaranya. Maka tidak menjadi hal asing jika warga negaranya banyak memiliki senjata api, bahkan berdasarkan survey nilai dari kepemilikan senjata api di negara ini mencapai 35 persen. Jumlah nilai tersebut sesungguhnya dapat meningkat drastis jika setiap konflik yang terjadi di negara ini tidak kunjung berakhir.

4. Arab Saudi

Meski Arab Saudi membatasi warganya dalam kepemilikan senjata api, namun di negara ini justru warganya dapat dengan mudah memiliki atau membeli senjata api secara gampang. Tidak sedikit orang yang memiliki senjata api di Arab Saudi di gunakan sebagai alat pertahanan keamanan untuk membela diri dari kejahatan. Namun tidak sedikit kepemilikan senjata api di Arab Saudi di gunakan sebagai ajang untuk menjadi anggota militan tertentu.

Jumlah kepemilikan dari warga Arab Saudi akan senjata api tidak bisa di bilang kecil, karena menurut survey yang di lakukan oleh Universitas Swiss bertumpu pada nilai sekitar 35 persen. Warga Arab Saudi biasanya membeli Senjata api dari beberapa pasar gelap. Kebanyakan ketersediaan senjata api di pasar gelap di pengaruhi dari penyelundupan yang di datangkan dari negara penghasil senjata yaitu Rusia.

5. Amerika Serikat

Senjata api menjadi mesin pembunuh paling mematikan di Amerika Serikat. Di sana, semua warga negara bebas membeli senjata api dari jenis ringan seperti pistol laras pendek maupun yang berat seperti senapan serbu yang digunakan pelaku penembakan di Orlando.

Menurut data dari harian The Guardian, hampir sembilan dari 10 orang di Amerika Serikat merupakan pemilik senjata api. Dengan demikian, jika Anda kebetulan bertemu dengan penduduk Amerika Serikat, 90 persen kemungkinan dia pemilik pistol atau senapan serbu. Untuk mengatasi tingginya angka kematian tersebut, Presiden Barack Obama sudah berulang kali mengusulkan agar peredaran senjata dibatasi.(fin)</description><content:encoded>JAKARTA - Insiden penembakan massal yang terjadi saat konser musik di Las Vegas beberapa lalu, disebut-sebut sebagai peristiwa terburuk sepanjang sejarah modern Amerika Serikat (AS). Sedikitnya 58 penonton tewas dan sekitar 515 lebih lainnya terluka diberondong senjata laras panjang.

Amerika Serikat sendiri merupakan negara yang melegalkan penjualan senjata dan amunisi bagi warganya. Menurut data dari harian The Guardian, hampir sembilan dari 10 orang di Amerika Serikat merupakan pemilik senjata api. Akan tetapi, As bukan satu-satunya negara yang melegalkan senjata api.

Berikut negara-negara yang melegalkan senjata api seperti dihimpun Okezone dari berbagai sumber:

1. Swiss

Swiss adalah salah satu negara paling aman di dunia, karena di negara ini kejahatan kriminalnya sangat minim terjadi. Tingkat keamanannya membuat sebagian penduduk dunia suka tinggal dan berwisata di negeri ini. Negara ini memang terbilang sangat aman, tapi untuk kepemilikan senjata api di negara ini memiliki nilai yang lumayan tinggi mencapai 45 persen dari jumlah penduduknya.

Sebagian para orang dewasa di Swiss di ketahui memiliki senjata api yang di simpan di dalam rumahnya, bahkan bagi mereka yang telah mengikuti pelatihan militer di beri izin untuk memiliki senjata mematikan ini. Kebanyakan dari kepemilikan senjata api disini di gunakan sebagai alat penunjang keamanan untuk membela diri, pertahanan, bahkan juga di gunakan sebagai sarana olah raga menembak.

2. Yaman

Negara Yaman adalah salah satu dari beberapa negara yang membebaskan jual beli senjata di khalayak umum. Salah satu pemicunya adalah karena adanya intervensi secara besar-besaran dari Negara Arab dan sekutunya yang membuat banyak warganya tidak merasa aman dengan kondisi tersebut.

Karena keamanan yang kurang di rasakan oleh warga Yaman, sebagian dari warganya memilih untuk memiliki senjata api sendiri, faktor keamanan tersebut adalah salah satu hal yang di manfaatkan beberapa oknum untuk menjual senjata secara bebas. Banyak yang beranggapan dari penjualan bebas senjata api di Yaman di donaturi oleh negara pendukungnya yaitu Iran meski negara ini menyangkalnya.

3. Irak

Negara Irak adalah merupakan negara yang tergolong penuh dengan banyak konflik-konflik di dalam internal negaranya. Maka tidak menjadi hal asing jika warga negaranya banyak memiliki senjata api, bahkan berdasarkan survey nilai dari kepemilikan senjata api di negara ini mencapai 35 persen. Jumlah nilai tersebut sesungguhnya dapat meningkat drastis jika setiap konflik yang terjadi di negara ini tidak kunjung berakhir.

4. Arab Saudi

Meski Arab Saudi membatasi warganya dalam kepemilikan senjata api, namun di negara ini justru warganya dapat dengan mudah memiliki atau membeli senjata api secara gampang. Tidak sedikit orang yang memiliki senjata api di Arab Saudi di gunakan sebagai alat pertahanan keamanan untuk membela diri dari kejahatan. Namun tidak sedikit kepemilikan senjata api di Arab Saudi di gunakan sebagai ajang untuk menjadi anggota militan tertentu.

Jumlah kepemilikan dari warga Arab Saudi akan senjata api tidak bisa di bilang kecil, karena menurut survey yang di lakukan oleh Universitas Swiss bertumpu pada nilai sekitar 35 persen. Warga Arab Saudi biasanya membeli Senjata api dari beberapa pasar gelap. Kebanyakan ketersediaan senjata api di pasar gelap di pengaruhi dari penyelundupan yang di datangkan dari negara penghasil senjata yaitu Rusia.

5. Amerika Serikat

Senjata api menjadi mesin pembunuh paling mematikan di Amerika Serikat. Di sana, semua warga negara bebas membeli senjata api dari jenis ringan seperti pistol laras pendek maupun yang berat seperti senapan serbu yang digunakan pelaku penembakan di Orlando.

Menurut data dari harian The Guardian, hampir sembilan dari 10 orang di Amerika Serikat merupakan pemilik senjata api. Dengan demikian, jika Anda kebetulan bertemu dengan penduduk Amerika Serikat, 90 persen kemungkinan dia pemilik pistol atau senapan serbu. Untuk mengatasi tingginya angka kematian tersebut, Presiden Barack Obama sudah berulang kali mengusulkan agar peredaran senjata dibatasi.(fin)</content:encoded></item></channel></rss>
