<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Api Cemburu Berujung Pembunuhan Pemain Organ Tunggal Terjadi di Bekasi</title><description>Uyin  melihat Jenjen mengeluarkan pisau dan langsung menusuk korban tepat di  bagian perut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/338/1788539/tragis-api-cemburu-berujung-pembunuhan-pemain-organ-tunggal-terjadi-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/04/338/1788539/tragis-api-cemburu-berujung-pembunuhan-pemain-organ-tunggal-terjadi-di-bekasi"/><item><title>Tragis! Api Cemburu Berujung Pembunuhan Pemain Organ Tunggal Terjadi di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/338/1788539/tragis-api-cemburu-berujung-pembunuhan-pemain-organ-tunggal-terjadi-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/04/338/1788539/tragis-api-cemburu-berujung-pembunuhan-pemain-organ-tunggal-terjadi-di-bekasi</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2017 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/04/338/1788539/tragis-api-cemburu-berujung-pembunuhan-pemain-organ-tunggal-terjadi-di-bekasi-JAdJeD4LxK.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah pemain organ tunggal. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/04/338/1788539/tragis-api-cemburu-berujung-pembunuhan-pemain-organ-tunggal-terjadi-di-bekasi-JAdJeD4LxK.JPG</image><title>Jenazah pemain organ tunggal. (Foto: Sindonews)</title></images><description>BEKASI - Seorang personel organ tunggal Keybordis  Lintas Wilayah (KLW) tewas mengenaskan dengan luka tusuk di kamar mandi  kontrakannya Kampung Sumber Jaya, RT 1/20, Tambun Selatan, Kabupaten  Bekasi, Selasa 3 Oktobe 2017. Korban Syamsudin alias Jawir dibunuh oleh Jenjen  (35), pemilik KLW karena cemburu istrinya lebih dekat dengan korban.Saksi  mata di lokasi kejadian, Uyin (35) mengatakan, kejadian itu berawal  saat Syamsudin menengok rumahnya yang sedang dibangun pada pukul 14.00  WIB. Saat itu, tiba-tiba pelaku bertemu dengan korban di lokasi dan  terjadilah cekcok mulut yang berujung ke perkelahian maut tersebut. Uyin  melihat Jenjen mengeluarkan pisau dan langsung menusuk korban tepat di  bagian perut. Mendapatkan tikaman pisau, korban sempat melarikan diri  masuk rumah kontrakannya dengan mengunci pintu.Jenjen yang  emosinya memuncak mengejar korban dan kembali menghujamkan tusukan  berulang kali. Melihat kejadian itu, Uyin yang sedang duduk di teras  rumah, melarikan karena merasa takut dan tidak berani melerai sedikitpun  dan hanya mampu melihat korban ditusuk beberapa kali.Puas  menikam korban, Jenjen langsung melarikan diri dan korban tewas seketika  di kamar mandi kontrakan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun  di lokasi kejadian, tewasnya korban tersebut dilatarbelakangi oleh  kecemburuan Jenjen yang memiliki istri bernama Mia (28). Jenjen  menuduh Jawir sebagai biang kerok kehancuran rumah tangganya. Pelaku  kesal karena sang istri dinilai memiliki kedekatan lebih dengan korban.
(Baca juga: Kisah Cinta Terlarang Pedagang Mi Ayam, Ucapan Lemah Syahwat Berujung Pembunuhan)Kapolsek  Tambun Kompol Boby Kusumawardana mengungkapkan, dari hasil identifikasi  terdapat lebih dari lima tusukan di tubuh korban. &amp;rdquo;Dugaan sementara  korban dibunuh karena pelaku cemburu,&amp;rdquo; katanya. Saat ini, jasad  korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk  kepentingan autopsi.&amp;rdquo;Kami masih memeriksa saksi, dan mengejar pelaku  penusukan korban hingga tewas,&amp;rdquo; ujarnya.
Kurang dari 24 jam, anggota Polsek Tambun berhasil meringkus Jenjen. &amp;ldquo;Pelaku kami  ringkus di wilayah Bekasi Selatan, di pinggir jalan,&amp;rdquo; ujar Kapolsek  Tambun Kompol Boby Kusumawardhana di Mapolsek Tambun, Rabu (4/10/2017).Menurut  Boby, tersangka diamankan berkat penyelidikan polisi. Anggotanya  berhasil melacak keberadaan bos organ tunggal KLW itu sehingga Jenjen  dapat diamankan tanpa perlawanan. Pelaku pasrah saat ditangkap dan  mengakui perbuatan sadisnya kepada petugas.Soal ancaman hukuman,  polisi belum menjerat tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang  Pembunuhan Berencana. Alasannya, petugas masih menggali keterangan  tersangka lebih dalam.&amp;rdquo;Sejauh  ini baru kita jerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dulu, tapi  tidak menutup kemungkinan akan dijerat Pasal 340, mengingat tersangka  telah menyiapkan sebilah pisau,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>BEKASI - Seorang personel organ tunggal Keybordis  Lintas Wilayah (KLW) tewas mengenaskan dengan luka tusuk di kamar mandi  kontrakannya Kampung Sumber Jaya, RT 1/20, Tambun Selatan, Kabupaten  Bekasi, Selasa 3 Oktobe 2017. Korban Syamsudin alias Jawir dibunuh oleh Jenjen  (35), pemilik KLW karena cemburu istrinya lebih dekat dengan korban.Saksi  mata di lokasi kejadian, Uyin (35) mengatakan, kejadian itu berawal  saat Syamsudin menengok rumahnya yang sedang dibangun pada pukul 14.00  WIB. Saat itu, tiba-tiba pelaku bertemu dengan korban di lokasi dan  terjadilah cekcok mulut yang berujung ke perkelahian maut tersebut. Uyin  melihat Jenjen mengeluarkan pisau dan langsung menusuk korban tepat di  bagian perut. Mendapatkan tikaman pisau, korban sempat melarikan diri  masuk rumah kontrakannya dengan mengunci pintu.Jenjen yang  emosinya memuncak mengejar korban dan kembali menghujamkan tusukan  berulang kali. Melihat kejadian itu, Uyin yang sedang duduk di teras  rumah, melarikan karena merasa takut dan tidak berani melerai sedikitpun  dan hanya mampu melihat korban ditusuk beberapa kali.Puas  menikam korban, Jenjen langsung melarikan diri dan korban tewas seketika  di kamar mandi kontrakan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun  di lokasi kejadian, tewasnya korban tersebut dilatarbelakangi oleh  kecemburuan Jenjen yang memiliki istri bernama Mia (28). Jenjen  menuduh Jawir sebagai biang kerok kehancuran rumah tangganya. Pelaku  kesal karena sang istri dinilai memiliki kedekatan lebih dengan korban.
(Baca juga: Kisah Cinta Terlarang Pedagang Mi Ayam, Ucapan Lemah Syahwat Berujung Pembunuhan)Kapolsek  Tambun Kompol Boby Kusumawardana mengungkapkan, dari hasil identifikasi  terdapat lebih dari lima tusukan di tubuh korban. &amp;rdquo;Dugaan sementara  korban dibunuh karena pelaku cemburu,&amp;rdquo; katanya. Saat ini, jasad  korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk  kepentingan autopsi.&amp;rdquo;Kami masih memeriksa saksi, dan mengejar pelaku  penusukan korban hingga tewas,&amp;rdquo; ujarnya.
Kurang dari 24 jam, anggota Polsek Tambun berhasil meringkus Jenjen. &amp;ldquo;Pelaku kami  ringkus di wilayah Bekasi Selatan, di pinggir jalan,&amp;rdquo; ujar Kapolsek  Tambun Kompol Boby Kusumawardhana di Mapolsek Tambun, Rabu (4/10/2017).Menurut  Boby, tersangka diamankan berkat penyelidikan polisi. Anggotanya  berhasil melacak keberadaan bos organ tunggal KLW itu sehingga Jenjen  dapat diamankan tanpa perlawanan. Pelaku pasrah saat ditangkap dan  mengakui perbuatan sadisnya kepada petugas.Soal ancaman hukuman,  polisi belum menjerat tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang  Pembunuhan Berencana. Alasannya, petugas masih menggali keterangan  tersangka lebih dalam.&amp;rdquo;Sejauh  ini baru kita jerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dulu, tapi  tidak menutup kemungkinan akan dijerat Pasal 340, mengingat tersangka  telah menyiapkan sebilah pisau,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
