<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Hati-Hati, 700 Kepala Desa Ditangkap Gara-Gara Dana Desa!   </title><description>Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penggunaan dana desa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/340/1788814/jokowi-hati-hati-700-kepala-desa-ditangkap-gara-gara-dana-desa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/04/340/1788814/jokowi-hati-hati-700-kepala-desa-ditangkap-gara-gara-dana-desa"/><item><title>Jokowi: Hati-Hati, 700 Kepala Desa Ditangkap Gara-Gara Dana Desa!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/04/340/1788814/jokowi-hati-hati-700-kepala-desa-ditangkap-gara-gara-dana-desa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/04/340/1788814/jokowi-hati-hati-700-kepala-desa-ditangkap-gara-gara-dana-desa</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2017 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/04/340/1788814/jokowi-hati-hati-700-kepala-desa-ditangkap-gara-gara-dana-desa-a8fxQIGBT5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (foto: Illustrasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/04/340/1788814/jokowi-hati-hati-700-kepala-desa-ditangkap-gara-gara-dana-desa-a8fxQIGBT5.jpg</image><title>Presiden Jokowi (foto: Illustrasi Okezone)</title></images><description>

PANDEGLANG - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penggunaan dana desa. Sebab, sudah ada 900 desa se Indonesia yang tersangkut masalah hukum dikarenakan menyelewengkan dana desa guna keperluan pribadi.

&quot;Saya titip, di negara Indonesia ini kita memiliki 74 ribu desa. Sampai tahun ini, ada 900 yang mempunyai masalah, jadi hati-hati. Kepala desanya ditangkep karena menyelewengkan dana desa. Saya enggak nakut-nakutin,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Rabu (4/10/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Nah loh! 14 Desa di Ambon Tak Kebagian Dana Desa)
Jokowi mengungkapkan, dalam kurun waktu tiga tahun, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp127 triliun yang dikucurkan dalam tiga tahap.
&quot;Jadi, setiap desa mendapatkan kira-kira ditahun pertama Rp300 juta, tahun kedua Rp600 juta, dan tahap ketiga Rp800,&quot; ungkap Jokowi.
&amp;nbsp;(Baca: Akhirnya! Dana Desa Bisa untuk Bangun Perpusatakaan, Pegiat Literasi Apresiasi Keinginan Presiden Jokowi)
Dia melanjutkan, dengan jumlah anggaran yang dinilai besar tersebut, apabila tidak memberikan peningkatan kesejahteraan dan manfaat untuk desa-desa, dipastikan penggunaan dana tersebut ada yang salah .

&quot;Yang terpenting masyarakat harus mengawasi sehingga dana desa ini betul-betul memiliki manfaat bagi masyarakat yang ada di desa,&quot; katanya.
&amp;nbsp;(Baca: Hore! 185 Kampung di Kutai Barat Sudah Terima Dana Desa)
Jokowi berharap, perputaran uang dari dana desa hanya berada di tingkat desa hingga tingkat kabupaten.

&quot;Kalau membangun kaya embun gunakan 100 persen bahan-bahan dari desa itu, tenaga kerja 100 persen dari desa itu, jangan bawa kontraktor dari kota untuk mengerjakan di desa, itu yang salah,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>

PANDEGLANG - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penggunaan dana desa. Sebab, sudah ada 900 desa se Indonesia yang tersangkut masalah hukum dikarenakan menyelewengkan dana desa guna keperluan pribadi.

&quot;Saya titip, di negara Indonesia ini kita memiliki 74 ribu desa. Sampai tahun ini, ada 900 yang mempunyai masalah, jadi hati-hati. Kepala desanya ditangkep karena menyelewengkan dana desa. Saya enggak nakut-nakutin,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Rabu (4/10/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Nah loh! 14 Desa di Ambon Tak Kebagian Dana Desa)
Jokowi mengungkapkan, dalam kurun waktu tiga tahun, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp127 triliun yang dikucurkan dalam tiga tahap.
&quot;Jadi, setiap desa mendapatkan kira-kira ditahun pertama Rp300 juta, tahun kedua Rp600 juta, dan tahap ketiga Rp800,&quot; ungkap Jokowi.
&amp;nbsp;(Baca: Akhirnya! Dana Desa Bisa untuk Bangun Perpusatakaan, Pegiat Literasi Apresiasi Keinginan Presiden Jokowi)
Dia melanjutkan, dengan jumlah anggaran yang dinilai besar tersebut, apabila tidak memberikan peningkatan kesejahteraan dan manfaat untuk desa-desa, dipastikan penggunaan dana tersebut ada yang salah .

&quot;Yang terpenting masyarakat harus mengawasi sehingga dana desa ini betul-betul memiliki manfaat bagi masyarakat yang ada di desa,&quot; katanya.
&amp;nbsp;(Baca: Hore! 185 Kampung di Kutai Barat Sudah Terima Dana Desa)
Jokowi berharap, perputaran uang dari dana desa hanya berada di tingkat desa hingga tingkat kabupaten.

&quot;Kalau membangun kaya embun gunakan 100 persen bahan-bahan dari desa itu, tenaga kerja 100 persen dari desa itu, jangan bawa kontraktor dari kota untuk mengerjakan di desa, itu yang salah,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
