<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alot! Spanyol Ogah Bermediasi Sebelum Pemimpin Catalunya Mundur</title><description>Pemerintah Spanyol dengan tegas menolak seruan  untuk melakukan mediasi terkait dorongan Catalunya untuk merdeka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/05/18/1789325/alot-spanyol-ogah-bermediasi-sebelum-pemimpin-catalunya-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/05/18/1789325/alot-spanyol-ogah-bermediasi-sebelum-pemimpin-catalunya-mundur"/><item><title>Alot! Spanyol Ogah Bermediasi Sebelum Pemimpin Catalunya Mundur</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/05/18/1789325/alot-spanyol-ogah-bermediasi-sebelum-pemimpin-catalunya-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/05/18/1789325/alot-spanyol-ogah-bermediasi-sebelum-pemimpin-catalunya-mundur</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2017 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/05/18/1789325/alot-spanyol-ogah-bermediasi-sebelum-pemimpin-catalunya-mundur-M5snjhovwp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendera Spanyol dan Catalunya. (Foto: Ist/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/05/18/1789325/alot-spanyol-ogah-bermediasi-sebelum-pemimpin-catalunya-mundur-M5snjhovwp.jpg</image><title>Bendera Spanyol dan Catalunya. (Foto: Ist/Sindonews)</title></images><description>MADRID - Pemerintah Spanyol dengan tegas menolak seruan  untuk melakukan mediasi terkait dorongan Catalunya untuk merdeka.  Pemerintah Spanyol menolak perundingan yang mungkin terjadi sementara  Catalunya berencana mengumumkan kemerdekaan.Pemerintah Spanyol mengatakan tidak akan ada mediasi kecuali Pemimpin Catalan, Carles Puigdemont mundur.&quot;Pemerintah  Spanyol tidak akan menegosiasikan sesuatu yang ilegal dan tidak akan  menerima pemerasan,&quot; bunyi sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri  Mariano Rajoy seperti dikutip dari Channel News Asia, kamis (5/10/2017).Ketika  Uni Eropa mendesak dialog untuk mengurangi kebuntuan antara separatis  di wilayah timur laut dan Madrid, para pemimpin Catalunya mengatakan bahwa  mereka dapat secara sepihak mendeklarasikan kemerdekaan pada Senin  mendatang.
(Baca juga: Puigdemont Serang Balik Raja Spanyol, Sebut Felipe VI Abaikan Aspirasi Jutaan Warga Catalunya)Sebelumnya Pemimpin Catalunya, Carles Puigdemont,  meminta mediasi internasional terkait perselisihan wilayah tersebut  dengan Madrid. Puigdemont menegaskan bahwa referendum kemerdekaan  Catalunya sah dan harus dilaksanakan.&quot;Ini bukan urusan rumah tangga. Jelas bahwa kita memerlukan mediasi,&quot; kata Puigdemont.Perselisihan  ini adalah krisis politik terburuk di Spanyol dalam beberapa dasawarsa  dan aksi kekerasan polisi Spanyol terhadap warga Catalunya saat referendum  pada akhir pekan lalu memicu kekhawatiran global.
(Baca juga: Raja Spanyol: Ketidaksetiaan Pemimpin Catalunya Tak Bisa Diterima!)Kawasan  industri yang kaya dengan penduduk 7,5 juta orang itu mempunyai bahasa  dan tradisi budaya mereka sendiri. Catalunya menyumbang seperlima dari  ekonomi Spanyol. Catalunya mengklaim kemerdekaan sejak berabad-abad lalu  namun telah melonjak selama beberapa tahun terakhir akibat krisis  ekonomi.Pemerintah daerah mengatakan 42 persen pemilih telah  memilih pada hari Minggu, dengan 90 persen dari mereka mendukung  kemerdekaan. Tapi jajak pendapat mengindikasikan bahwa Catalunya terpecah.</description><content:encoded>MADRID - Pemerintah Spanyol dengan tegas menolak seruan  untuk melakukan mediasi terkait dorongan Catalunya untuk merdeka.  Pemerintah Spanyol menolak perundingan yang mungkin terjadi sementara  Catalunya berencana mengumumkan kemerdekaan.Pemerintah Spanyol mengatakan tidak akan ada mediasi kecuali Pemimpin Catalan, Carles Puigdemont mundur.&quot;Pemerintah  Spanyol tidak akan menegosiasikan sesuatu yang ilegal dan tidak akan  menerima pemerasan,&quot; bunyi sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri  Mariano Rajoy seperti dikutip dari Channel News Asia, kamis (5/10/2017).Ketika  Uni Eropa mendesak dialog untuk mengurangi kebuntuan antara separatis  di wilayah timur laut dan Madrid, para pemimpin Catalunya mengatakan bahwa  mereka dapat secara sepihak mendeklarasikan kemerdekaan pada Senin  mendatang.
(Baca juga: Puigdemont Serang Balik Raja Spanyol, Sebut Felipe VI Abaikan Aspirasi Jutaan Warga Catalunya)Sebelumnya Pemimpin Catalunya, Carles Puigdemont,  meminta mediasi internasional terkait perselisihan wilayah tersebut  dengan Madrid. Puigdemont menegaskan bahwa referendum kemerdekaan  Catalunya sah dan harus dilaksanakan.&quot;Ini bukan urusan rumah tangga. Jelas bahwa kita memerlukan mediasi,&quot; kata Puigdemont.Perselisihan  ini adalah krisis politik terburuk di Spanyol dalam beberapa dasawarsa  dan aksi kekerasan polisi Spanyol terhadap warga Catalunya saat referendum  pada akhir pekan lalu memicu kekhawatiran global.
(Baca juga: Raja Spanyol: Ketidaksetiaan Pemimpin Catalunya Tak Bisa Diterima!)Kawasan  industri yang kaya dengan penduduk 7,5 juta orang itu mempunyai bahasa  dan tradisi budaya mereka sendiri. Catalunya menyumbang seperlima dari  ekonomi Spanyol. Catalunya mengklaim kemerdekaan sejak berabad-abad lalu  namun telah melonjak selama beberapa tahun terakhir akibat krisis  ekonomi.Pemerintah daerah mengatakan 42 persen pemilih telah  memilih pada hari Minggu, dengan 90 persen dari mereka mendukung  kemerdekaan. Tapi jajak pendapat mengindikasikan bahwa Catalunya terpecah.</content:encoded></item></channel></rss>
