<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Tragis Lubis, Tewas Terkena Serangan Jantung Usai Berduel dengan Perampok</title><description>Warga Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan  Selatan itu sempat geger mendengar kabar kematian Pandapotan Lubis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/05/340/1789256/kisah-tragis-lubis-tewas-terkena-serangan-jantung-usai-berduel-dengan-perampok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/05/340/1789256/kisah-tragis-lubis-tewas-terkena-serangan-jantung-usai-berduel-dengan-perampok"/><item><title>Kisah Tragis Lubis, Tewas Terkena Serangan Jantung Usai Berduel dengan Perampok</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/05/340/1789256/kisah-tragis-lubis-tewas-terkena-serangan-jantung-usai-berduel-dengan-perampok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/05/340/1789256/kisah-tragis-lubis-tewas-terkena-serangan-jantung-usai-berduel-dengan-perampok</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2017 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/05/340/1789256/kisah-tragis-lubis-tewas-terkena-serangan-jantung-usai-berduel-dengan-perampok-I3rNS15tsf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah Lubis. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/05/340/1789256/kisah-tragis-lubis-tewas-terkena-serangan-jantung-usai-berduel-dengan-perampok-I3rNS15tsf.jpg</image><title>Jenazah Lubis. (Foto: Sindonews)</title></images><description>PADANGSIDIMPUAN - Pandapotan Lubis (51), warga Jalan  Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, meninggal dunia  setelah berduel dengan sejumlah pelaku perampokan. Diduga, Lubis  mengembuskan napas terakhir karena penyakit jantungnya kambuh usai  berduel.  Warga Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan  Selatan itu sempat geger mendengar kabar kematian Pandapotan Lubis, Rabu 4 Oktober 2017.Kasat  Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zul  Effendi mengatakan, peristiwa ini terjadi ketika korban bersama  keluarganya sedang tidur lelap. Saat itu, pelaku berjumlah tiga orang  masuk ke dalam rumah korban dengan mencongkel jendela kamar menggunakan  obeng. &amp;rdquo;Dua orang masuk ke dalam rumah, sedangkan satu lagi di  luar untuk melihat situasi,&amp;rdquo; ujarnya kepada SINDONews, Rabu (4/10/2017).  Setelah para pelaku masuk, ternyata korban terbangun karena  mendengar suara para pelaku. Korban berusaha melawan tiga pelaku  pencurian yang masuk ke dalam rumahnya. Saat itu korban mengejar para  pelaku dan berduel di belakang rumah.
(Baca juga: Kisah Guru Silat Duel dengan Perampok, Pelaku Tewas Terkena 'Jurus' Merpati Putih)&amp;rdquo;Antara korban dan sejumlah pelaku sempat duel (tarik-tarikan), tapi pelaku berhasil kabur,&amp;rdquo; ujarnya. Malang  nasib korban, setelah berhasil mengusir pencuri itu, tiba-tiba penyakit  jantungnya kambuh dan seketika terjatuh di tempat itu. &amp;rdquo;Menurut riwayat  penyakitnya, korban mempunyai penyakit jantung, sehingga diduga  penyakit itu kambuh pascaberduel,&amp;rdquo; tandasnya.
Sebelum melakukan aksi pencuriannya, Irfan Pulungan, Ivan Pulungan dan  Rusdi Nasution, terlebih dahulu berkumpul di salah satu warung internet  (warnet) yang ada di Kota Salak tersebut.Mereka berkumpul guna  merencanakan pencurian di rumah Pandapotan Lubis. Kepada pihak kepolisian, Irfan dan Rusdi yang  terlebih dahulu diamankan mengaku bahwa, mereka tidak berencana untuk  membunuh Pandapotan, karena mereka hanya ingin mengambil barang-barang  yang ada di rumah milik korban.Kasat Reskrim Polres Kota  Padangsidimpuan, AKP Zul Effendi mengatakan, mereka merencanakan  pencurian tersebut di salah satu warnet. Saat itu, ketiga  sepakat bahwa aksi tersebut akan dilakukan dinihari ketika semua orang  di dalam rumah itu tidur. &quot;Mereka memanjat pagar belakang dan langsung  mencongkel pintu jendela korban,&quot; ujarnya kepada wartawan ketika  ditemui.Sebelum peristiwa tersebut terbongkar, ternyata pelaku juga sudah pernah  mencuri di dalam rumah korban. Saat itu, misi mereka berhasil, karena  tidak diketahaui pemilik rumah. Ironisnya lagi, salah seorang pelaku  yang saat ini buron masih di bawah umur. &quot;Yang saat ini buron masih  anak-anak,&quot; tandasnya.Dia  berharap kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengungkap kasus ini,  sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi di Padangsidimpuan.</description><content:encoded>PADANGSIDIMPUAN - Pandapotan Lubis (51), warga Jalan  Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, meninggal dunia  setelah berduel dengan sejumlah pelaku perampokan. Diduga, Lubis  mengembuskan napas terakhir karena penyakit jantungnya kambuh usai  berduel.  Warga Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan  Selatan itu sempat geger mendengar kabar kematian Pandapotan Lubis, Rabu 4 Oktober 2017.Kasat  Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zul  Effendi mengatakan, peristiwa ini terjadi ketika korban bersama  keluarganya sedang tidur lelap. Saat itu, pelaku berjumlah tiga orang  masuk ke dalam rumah korban dengan mencongkel jendela kamar menggunakan  obeng. &amp;rdquo;Dua orang masuk ke dalam rumah, sedangkan satu lagi di  luar untuk melihat situasi,&amp;rdquo; ujarnya kepada SINDONews, Rabu (4/10/2017).  Setelah para pelaku masuk, ternyata korban terbangun karena  mendengar suara para pelaku. Korban berusaha melawan tiga pelaku  pencurian yang masuk ke dalam rumahnya. Saat itu korban mengejar para  pelaku dan berduel di belakang rumah.
(Baca juga: Kisah Guru Silat Duel dengan Perampok, Pelaku Tewas Terkena 'Jurus' Merpati Putih)&amp;rdquo;Antara korban dan sejumlah pelaku sempat duel (tarik-tarikan), tapi pelaku berhasil kabur,&amp;rdquo; ujarnya. Malang  nasib korban, setelah berhasil mengusir pencuri itu, tiba-tiba penyakit  jantungnya kambuh dan seketika terjatuh di tempat itu. &amp;rdquo;Menurut riwayat  penyakitnya, korban mempunyai penyakit jantung, sehingga diduga  penyakit itu kambuh pascaberduel,&amp;rdquo; tandasnya.
Sebelum melakukan aksi pencuriannya, Irfan Pulungan, Ivan Pulungan dan  Rusdi Nasution, terlebih dahulu berkumpul di salah satu warung internet  (warnet) yang ada di Kota Salak tersebut.Mereka berkumpul guna  merencanakan pencurian di rumah Pandapotan Lubis. Kepada pihak kepolisian, Irfan dan Rusdi yang  terlebih dahulu diamankan mengaku bahwa, mereka tidak berencana untuk  membunuh Pandapotan, karena mereka hanya ingin mengambil barang-barang  yang ada di rumah milik korban.Kasat Reskrim Polres Kota  Padangsidimpuan, AKP Zul Effendi mengatakan, mereka merencanakan  pencurian tersebut di salah satu warnet. Saat itu, ketiga  sepakat bahwa aksi tersebut akan dilakukan dinihari ketika semua orang  di dalam rumah itu tidur. &quot;Mereka memanjat pagar belakang dan langsung  mencongkel pintu jendela korban,&quot; ujarnya kepada wartawan ketika  ditemui.Sebelum peristiwa tersebut terbongkar, ternyata pelaku juga sudah pernah  mencuri di dalam rumah korban. Saat itu, misi mereka berhasil, karena  tidak diketahaui pemilik rumah. Ironisnya lagi, salah seorang pelaku  yang saat ini buron masih di bawah umur. &quot;Yang saat ini buron masih  anak-anak,&quot; tandasnya.Dia  berharap kepada seluruh masyarakat untuk membantu mengungkap kasus ini,  sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi di Padangsidimpuan.</content:encoded></item></channel></rss>
