<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! MK Spanyol Larang Sidang Parlemen Catalunya untuk Deklarasi Kemerdekaan</title><description>MK Spanyol melarang parlemen Catalunya menggelar sidang pada hari Senin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/06/18/1789909/tegas-mk-spanyol-larang-sidang-parlemen-catalunya-untuk-deklarasi-kemerdekaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/06/18/1789909/tegas-mk-spanyol-larang-sidang-parlemen-catalunya-untuk-deklarasi-kemerdekaan"/><item><title>Tegas! MK Spanyol Larang Sidang Parlemen Catalunya untuk Deklarasi Kemerdekaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/06/18/1789909/tegas-mk-spanyol-larang-sidang-parlemen-catalunya-untuk-deklarasi-kemerdekaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/06/18/1789909/tegas-mk-spanyol-larang-sidang-parlemen-catalunya-untuk-deklarasi-kemerdekaan</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2017 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/06/18/1789909/tegas-mk-spanyol-larang-sidang-parlemen-catalunya-untuk-deklarasi-kemerdekaan-FmEa9k8Mrk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ribuan warga Catalunya mengikuti demonstrasi. (Foto: Ist/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/06/18/1789909/tegas-mk-spanyol-larang-sidang-parlemen-catalunya-untuk-deklarasi-kemerdekaan-FmEa9k8Mrk.jpg</image><title>Ribuan warga Catalunya mengikuti demonstrasi. (Foto: Ist/Sindonews)</title></images><description>MADRID - Mahkamah Konstitusi (MK) Spanyol melarang parlemen Catalunya menggelar sidang pada hari Senin, yang direncanakan untuk  memproklamirkan kemerdekaan wilayah itu. Pemimpin Catalunya akan mendeklarasikan kemerdekaan setelah referendum digelar Minggu lalu.&amp;ldquo;Hakim  memerintahkan penghentian pleno yang telah diserukan pada Senin di  parlemen (Catalunya),&amp;rdquo; bunyi putusan MK Spanyol yang disampaikan seorang  juru bicara, pada hari Kamis 5 Oktober 2017.Menurut MK, langkah tersebut akan menjadi pelanggaran konstitusi jika nekat dijalankan.Perdana  Menteri Spanyol Mario Rajoy telah memperingatkan pemerintah daerah  Catalunya untuk tidak mengumumkan kemerdekaan setelah referendum yang digelar pada hari Minggu, 1 Oktober lalu.
(Baca juga: Alot! Spanyol Ogah Bermediasi Sebelum Pemimpin Catalunya Mundur)Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita EFE, Rajoy mengatakan bahwa solusi di Catalunya adalah segera kembali ke  legalitas.&amp;rdquo;Sedini mungkin, bahwa tidak akan ada deklarasi kemerdekaan  sepihak, karena dengan cara itu kejahatan yang lebih besar akan  dihindari,&amp;rdquo; kata Rajoy, yang dilansir Jumat (6/10/2017).Sementara  itu, Ketua Parlemen Catalunya, Carme Forcadell mengatakan bahwa sesi  hari Senin belum diadakan secara formal, namun keputusan MK untuk  menangguhkannya merupakan pengekangan.&amp;rdquo;Membahayakan kebebasan  berekspresi dan hak inisiatif anggota parlemen dan menunjukkan sekali  lagi bagaimana pengadilan digunakan untuk memecahkan masalah politik,&amp;rdquo;  kritik Forcadell.
(Baca juga: Puigdemont Serang Balik Raja Spanyol, Sebut Felipe VI Abaikan Aspirasi Jutaan Warga Catalunya)Presiden atau pemimpin Catalunya, Carles  Puigdemont mengulangi seruannya untuk melakukan mediasi dan dialog  dengan pemerintah Spanyol. Namun, dia tetap akan nekat membawa hasil  referendum ke sidang parlemen.&amp;ldquo;Pada hari Minggu kami mengadakan  referendum di bawah situasi yang paling sulit dan memberi contoh tentang  siapa kami,&amp;rdquo; katanya. &amp;rdquo;Damai dan persetujuan adalah bagian dari  diri kita sendiri. Kita harus menerapkan hasil referendum. Kita harus  mempresentasikan hasil referendum ke parlemen,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>MADRID - Mahkamah Konstitusi (MK) Spanyol melarang parlemen Catalunya menggelar sidang pada hari Senin, yang direncanakan untuk  memproklamirkan kemerdekaan wilayah itu. Pemimpin Catalunya akan mendeklarasikan kemerdekaan setelah referendum digelar Minggu lalu.&amp;ldquo;Hakim  memerintahkan penghentian pleno yang telah diserukan pada Senin di  parlemen (Catalunya),&amp;rdquo; bunyi putusan MK Spanyol yang disampaikan seorang  juru bicara, pada hari Kamis 5 Oktober 2017.Menurut MK, langkah tersebut akan menjadi pelanggaran konstitusi jika nekat dijalankan.Perdana  Menteri Spanyol Mario Rajoy telah memperingatkan pemerintah daerah  Catalunya untuk tidak mengumumkan kemerdekaan setelah referendum yang digelar pada hari Minggu, 1 Oktober lalu.
(Baca juga: Alot! Spanyol Ogah Bermediasi Sebelum Pemimpin Catalunya Mundur)Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita EFE, Rajoy mengatakan bahwa solusi di Catalunya adalah segera kembali ke  legalitas.&amp;rdquo;Sedini mungkin, bahwa tidak akan ada deklarasi kemerdekaan  sepihak, karena dengan cara itu kejahatan yang lebih besar akan  dihindari,&amp;rdquo; kata Rajoy, yang dilansir Jumat (6/10/2017).Sementara  itu, Ketua Parlemen Catalunya, Carme Forcadell mengatakan bahwa sesi  hari Senin belum diadakan secara formal, namun keputusan MK untuk  menangguhkannya merupakan pengekangan.&amp;rdquo;Membahayakan kebebasan  berekspresi dan hak inisiatif anggota parlemen dan menunjukkan sekali  lagi bagaimana pengadilan digunakan untuk memecahkan masalah politik,&amp;rdquo;  kritik Forcadell.
(Baca juga: Puigdemont Serang Balik Raja Spanyol, Sebut Felipe VI Abaikan Aspirasi Jutaan Warga Catalunya)Presiden atau pemimpin Catalunya, Carles  Puigdemont mengulangi seruannya untuk melakukan mediasi dan dialog  dengan pemerintah Spanyol. Namun, dia tetap akan nekat membawa hasil  referendum ke sidang parlemen.&amp;ldquo;Pada hari Minggu kami mengadakan  referendum di bawah situasi yang paling sulit dan memberi contoh tentang  siapa kami,&amp;rdquo; katanya. &amp;rdquo;Damai dan persetujuan adalah bagian dari  diri kita sendiri. Kita harus menerapkan hasil referendum. Kita harus  mempresentasikan hasil referendum ke parlemen,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
