<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Akibat Wabah Kolera, WHO Sebut 2.151 Orang Meninggal Dunia di Yaman</title><description>Sejak April, 2.151 warga Yaman meninggal dunia akibat wabah kolera yang menyerang wilayah tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/08/18/1791091/astaga-akibat-wabah-kolera-who-sebut-2-151-orang-meninggal-dunia-di-yaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/08/18/1791091/astaga-akibat-wabah-kolera-who-sebut-2-151-orang-meninggal-dunia-di-yaman"/><item><title>Astaga! Akibat Wabah Kolera, WHO Sebut 2.151 Orang Meninggal Dunia di Yaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/08/18/1791091/astaga-akibat-wabah-kolera-who-sebut-2-151-orang-meninggal-dunia-di-yaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/08/18/1791091/astaga-akibat-wabah-kolera-who-sebut-2-151-orang-meninggal-dunia-di-yaman</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2017 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/08/18/1791091/astaga-akibat-wabah-kolera-who-sebut-2-151-orang-meninggal-dunia-di-yaman-qivL7wE7R0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Yaman yang terserang wabah kolera. (Foto: Memo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/08/18/1791091/astaga-akibat-wabah-kolera-who-sebut-2-151-orang-meninggal-dunia-di-yaman-qivL7wE7R0.jpg</image><title>Warga Yaman yang terserang wabah kolera. (Foto: Memo)</title></images><description>SANA'A &amp;ndash; Serangan wabah kolera di Yaman terus memakan korban. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah korban meninggal telah bertambah menjadi 2.151 orang. Wabah ini telah menyebar di Yaman sejak akhir April.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada media lokal, WHO mengatakan, sebanyak 800.626 orang dari 22 provinsi di seluruh Yaman telah terinfeksi wabah tersebut.
Jumlah korban jiwa kini telah bertambah sebanyak 24 orang dibandingkan laporan WHO yang diumumkan satu pekan sebelumnya. Sementara kasus serangan tersebut juga telah naik menjadi 33.102.
BACA JUGA: Tak Kunjung Berakhir, Wabah Kolera di Yaman Bunuh 900 Orang
Kebanyakan orang yang meninggal dilaporkan berasal dari Provinsi Hajjah di Yaman Utara. Sementara sebagian besar kasus penularan dilaporkan berasal dari pelabuhan di Provinsi Hodeidah di bagian barat-laut di pantai Laut Merah, keduanya dikuasai gerilyawan Syiah Al-Houthi.
Pekan lalu, Komite Palang Merah Internasional memperkirakan wabah itu akan menyerang 1 juta orang sampai akhir tahun ini, demikian laporan Xinhua &amp;ndash;yang dipantau Antara, Minggu (8/10/2017) pagi.
Perang di Yaman yang telah berlangsung selama lebih dari 2,5 tahun telah menghancurkan banyak sistem kebersihan dan pengairan di negeri tersebut. Lebih dari separuh instalasi kesehatan di Yaman tak berfungsi dan sebanyak 15 juta orang tak memiliki akses ke air yang aman serta perawatan kesehatan dasar.
BACA JUGA: Atasi Wabah Kolera Yaman, Arab Saudi Kucurkan Dana Rp888 Miliar
Perang juga telah mendorong negeri itu ke ambang kelaparan, dengan sebanyak 385 ribu anak menderita kurang gizi akut, sehingga mereka menghadapi risiko yang lebih besar untuk terserang kolera dan diare berair akut, kata beberapa badan PBB.</description><content:encoded>SANA'A &amp;ndash; Serangan wabah kolera di Yaman terus memakan korban. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah korban meninggal telah bertambah menjadi 2.151 orang. Wabah ini telah menyebar di Yaman sejak akhir April.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada media lokal, WHO mengatakan, sebanyak 800.626 orang dari 22 provinsi di seluruh Yaman telah terinfeksi wabah tersebut.
Jumlah korban jiwa kini telah bertambah sebanyak 24 orang dibandingkan laporan WHO yang diumumkan satu pekan sebelumnya. Sementara kasus serangan tersebut juga telah naik menjadi 33.102.
BACA JUGA: Tak Kunjung Berakhir, Wabah Kolera di Yaman Bunuh 900 Orang
Kebanyakan orang yang meninggal dilaporkan berasal dari Provinsi Hajjah di Yaman Utara. Sementara sebagian besar kasus penularan dilaporkan berasal dari pelabuhan di Provinsi Hodeidah di bagian barat-laut di pantai Laut Merah, keduanya dikuasai gerilyawan Syiah Al-Houthi.
Pekan lalu, Komite Palang Merah Internasional memperkirakan wabah itu akan menyerang 1 juta orang sampai akhir tahun ini, demikian laporan Xinhua &amp;ndash;yang dipantau Antara, Minggu (8/10/2017) pagi.
Perang di Yaman yang telah berlangsung selama lebih dari 2,5 tahun telah menghancurkan banyak sistem kebersihan dan pengairan di negeri tersebut. Lebih dari separuh instalasi kesehatan di Yaman tak berfungsi dan sebanyak 15 juta orang tak memiliki akses ke air yang aman serta perawatan kesehatan dasar.
BACA JUGA: Atasi Wabah Kolera Yaman, Arab Saudi Kucurkan Dana Rp888 Miliar
Perang juga telah mendorong negeri itu ke ambang kelaparan, dengan sebanyak 385 ribu anak menderita kurang gizi akut, sehingga mereka menghadapi risiko yang lebih besar untuk terserang kolera dan diare berair akut, kata beberapa badan PBB.</content:encoded></item></channel></rss>
