<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nah! DPR Minta Motif 2 Tentara AS Diduga Menyusup di HUT ke-72 TNI Segera Diusut</title><description>2 orang tentara AS diduga  mencoba menyusup lokasi   acara Hari Ulang Tahun HUT ke-72 TNI di Dermaga  Indah Kiat, Cilegon,   Banten.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/09/337/1791811/nah-dpr-minta-motif-2-tentara-as-diduga-menyusup-di-hut-ke-72-tni-segera-diusut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/09/337/1791811/nah-dpr-minta-motif-2-tentara-as-diduga-menyusup-di-hut-ke-72-tni-segera-diusut"/><item><title>Nah! DPR Minta Motif 2 Tentara AS Diduga Menyusup di HUT ke-72 TNI Segera Diusut</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/09/337/1791811/nah-dpr-minta-motif-2-tentara-as-diduga-menyusup-di-hut-ke-72-tni-segera-diusut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/09/337/1791811/nah-dpr-minta-motif-2-tentara-as-diduga-menyusup-di-hut-ke-72-tni-segera-diusut</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2017 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/09/337/1791811/nah-dpr-minta-motif-2-tentara-as-diduga-menyusup-di-hut-ke-72-tni-segera-diusut-YYXTR60xUU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemeriahan HUT ke-72 TNI. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/09/337/1791811/nah-dpr-minta-motif-2-tentara-as-diduga-menyusup-di-hut-ke-72-tni-segera-diusut-YYXTR60xUU.jpg</image><title>Kemeriahan HUT ke-72 TNI. (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Motif 2 tentara Amerika Serikat (AS) yang  diduga hendak melakukan penyusupan ke acara HUT ke-72 TNI di Dermaga  Indah Kiat, Cilegon, Banten, perlu diusut. Pasalnya, kehadiran ZM dan BM di  Cilegon itu disinyalir bukan sekadar ingin melihat alat utama sistem  persenjataan (Alutsista) TNI. Anggota Komisi I DPR Arwani  Thomafi mengatakan, acara HUT TNI ke 72 itu diliput oleh banyak media  massa. Tak jarang di antaranya melakukan siaran langsung dari lokasi  acara.&quot;Enggak perlu dong pakai harus datang ke tempat itu, gitu  lho maksud saya, kalau tujuannya untuk melihat Alutsista yang ada di TNI  kita, kan enggak perlu datang ke Cilegon, terus lihat upacara HUT TNI,&quot;  kata Arwani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2017).Sehingga,  dua tentara Amerika Serikat itu bisa menyaksikan Alutsista TNI dari  media massa. &quot;Atau mungkin pakai teknologi-teknologi yang lebih canggih  dari itu,&quot; ujar Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di MPR  ini.
(Baca juga: Sssstt... Diduga Menyusup ke Lokasi HUT ke-72 TNI, Dua Tentara AS Diamankan)Maka itu, dia menambahkan, yang dikhawatirkan dari kehadiran  dua tentara Amerika Serikat itu bukan dalam rangka ingin memeriksa atau  melihat secara detail Alutsista TNI. &quot;Mungkin ada tujuan-tujuan lain  yang lebih strategis dari sekedar tahu senjata kita seperti apa. Ini  yang harus dicari,&quot; pungkasnya.
Diketahui, 2 orang tentara Amerika Serikat (AS) diduga  mencoba menyusup lokasi  acara Hari Ulang Tahun HUT ke-72 TNI di Dermaga  Indah Kiat, Cilegon,  Banten.Keduanya diduga menyusup pada Rabu 4 Oktober 2017 atau satu hari sebelum pelaksanaan HUT TNI.&amp;nbsp; Berdasarkan  informasi yang diperoleh SINDOnews,  kedua warga negara AS berinisial ZM  dan BM ditangkap karena diduga  hendak melakukan penyusupan pada Rabu  pukul 13.00 WIB. Kemudian kedua  warga negara asing (WNA) itu  diinterogasi oleh pihak TNI. Keduanya diketahui datang ke  Indonesia menggunakan visa on arrival tanggal 15 September 2017 melalui  Bandara Soekarno-Hatta. Mereka mengaku menginap di Hotel Ritz Carlton  Jakarta. Saat ditangkap, keduanya mengatakan sedang berjalan-jalan di Cilegon. Keduanya mengaku sebagai tentara AS.</description><content:encoded>JAKARTA - Motif 2 tentara Amerika Serikat (AS) yang  diduga hendak melakukan penyusupan ke acara HUT ke-72 TNI di Dermaga  Indah Kiat, Cilegon, Banten, perlu diusut. Pasalnya, kehadiran ZM dan BM di  Cilegon itu disinyalir bukan sekadar ingin melihat alat utama sistem  persenjataan (Alutsista) TNI. Anggota Komisi I DPR Arwani  Thomafi mengatakan, acara HUT TNI ke 72 itu diliput oleh banyak media  massa. Tak jarang di antaranya melakukan siaran langsung dari lokasi  acara.&quot;Enggak perlu dong pakai harus datang ke tempat itu, gitu  lho maksud saya, kalau tujuannya untuk melihat Alutsista yang ada di TNI  kita, kan enggak perlu datang ke Cilegon, terus lihat upacara HUT TNI,&quot;  kata Arwani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2017).Sehingga,  dua tentara Amerika Serikat itu bisa menyaksikan Alutsista TNI dari  media massa. &quot;Atau mungkin pakai teknologi-teknologi yang lebih canggih  dari itu,&quot; ujar Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di MPR  ini.
(Baca juga: Sssstt... Diduga Menyusup ke Lokasi HUT ke-72 TNI, Dua Tentara AS Diamankan)Maka itu, dia menambahkan, yang dikhawatirkan dari kehadiran  dua tentara Amerika Serikat itu bukan dalam rangka ingin memeriksa atau  melihat secara detail Alutsista TNI. &quot;Mungkin ada tujuan-tujuan lain  yang lebih strategis dari sekedar tahu senjata kita seperti apa. Ini  yang harus dicari,&quot; pungkasnya.
Diketahui, 2 orang tentara Amerika Serikat (AS) diduga  mencoba menyusup lokasi  acara Hari Ulang Tahun HUT ke-72 TNI di Dermaga  Indah Kiat, Cilegon,  Banten.Keduanya diduga menyusup pada Rabu 4 Oktober 2017 atau satu hari sebelum pelaksanaan HUT TNI.&amp;nbsp; Berdasarkan  informasi yang diperoleh SINDOnews,  kedua warga negara AS berinisial ZM  dan BM ditangkap karena diduga  hendak melakukan penyusupan pada Rabu  pukul 13.00 WIB. Kemudian kedua  warga negara asing (WNA) itu  diinterogasi oleh pihak TNI. Keduanya diketahui datang ke  Indonesia menggunakan visa on arrival tanggal 15 September 2017 melalui  Bandara Soekarno-Hatta. Mereka mengaku menginap di Hotel Ritz Carlton  Jakarta. Saat ditangkap, keduanya mengatakan sedang berjalan-jalan di Cilegon. Keduanya mengaku sebagai tentara AS.</content:encoded></item></channel></rss>
