<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhan AS Minta Tentara Siap Jika Trump Ambil Opsi Militer ke Korut</title><description>Instruksi Mattis disampaikan saat dia berbicara  dalam konvensi Asosiasi Amerika Serikat (AUSA) di Washington.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/10/18/1792461/menhan-as-minta-tentara-siap-jika-trump-ambil-opsi-militer-ke-korut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/10/18/1792461/menhan-as-minta-tentara-siap-jika-trump-ambil-opsi-militer-ke-korut"/><item><title>Menhan AS Minta Tentara Siap Jika Trump Ambil Opsi Militer ke Korut</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/10/18/1792461/menhan-as-minta-tentara-siap-jika-trump-ambil-opsi-militer-ke-korut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/10/18/1792461/menhan-as-minta-tentara-siap-jika-trump-ambil-opsi-militer-ke-korut</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2017 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/10/18/1792461/menhan-as-minta-tentara-siap-jika-trump-ambil-opsi-militer-ke-korut-dTYI8vvQri.jpg" expression="full" type="image/jpeg">James Mattis. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/10/18/1792461/menhan-as-minta-tentara-siap-jika-trump-ambil-opsi-militer-ke-korut-dTYI8vvQri.jpg</image><title>James Mattis. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika  Serikat (AS) James Norman Mattis menginstruksikan kepada semua tentara  untuk siap jika Presiden Donald Trump mengambil opsi militer terhadap  Korea Utara (Korut). Menurutnya, Washington masih berupaya mencari  solusi damai.Instruksi Mattis disampaikan saat dia berbicara  dalam konvensi Asosiasi Amerika Serikat (AUSA) di Washington, hari  Senin 9 Oktober 2017. &amp;rdquo;Provokasi Korut mengancam perdamaian regional dan bahkan  global,&amp;rdquo; kata Kepala Pentagon ini.&amp;rdquo;Sekarang ini adalah langkah  diplomatik yang dipimpin secara ekonomi dan ditopang upaya untuk  mengubah Korea Utara dari jalur ini,&amp;rdquo; ujar Mattis, seperti dilansir CNBC, Selasa (10/10/2017).&amp;rdquo;Apa  yang akan terjadi di masa depan? Baik Anda atau saya tidak dapat  mengatakannya, jadi ada satu hal yang bisa dilakukan tentara Amerika  Serikat, dan Anda harus siap untuk memastikan bahwa kita memiliki opsi  militer yang dapat digunakan oleh presiden kita jika dibutuhkan,&amp;rdquo; ujar  Mattis.Komentar pemimpin Pentagon yang dikenal anti-Iran ini  muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dengan Korut, di mana  rezim Pyongyang diprediksi akan menguji coba rudal balistik lebih  banyak lagi.
(Baca juga: Alamak! Libur 10 Oktober, Korut Diprediksi Luncurkan Rudal yang Bisa Picu Perang)Dalam kesempatan itu, Mattis juga berkomentar kritis terhadap Iran meski dia tidak secara lengsung menyebut nama.&amp;rdquo;Satu  negara sponsor teror di Timur Tengah tidak dapat bersembunyi di balik  status nation state sementara pada hakikat sebenarnya adalah rezim  revolusioner yang tidak stabil,&amp;rdquo; kata Mattis. Julukan sponsor terorisme  di Timur Tengah oleh AS selama ini mengarah pada Iran.&amp;rdquo;Situasi  internasional adalah yang paling kompleks dan menuntut yang telah saya  lihat selama bertahun-tahun di mana saya melayani, dan itu lebih dari  empat dekade,&amp;rdquo; papar Mattis.
(Baca juga: Khawatir Korut Luncurkan Rudal, Pesawat Mata-Mata AS dan Korsel Kerja Ekstra)Namun, Menhan AS ini tidak secara  khusus membicarakan kesepakatan nuklir Iran, meskipun dalam sambutannya&amp;nbsp;  di depan Kongres pekan lalu dia berharap AS tetap dalam kesepakatan  internasional. Sikap Mattis ini berbeda dengan Trump yang beberapa kali  memberi sinyal agar AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran dengan alasan  Teheran tidak mematuhinya.</description><content:encoded>WASHINGTON - Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika  Serikat (AS) James Norman Mattis menginstruksikan kepada semua tentara  untuk siap jika Presiden Donald Trump mengambil opsi militer terhadap  Korea Utara (Korut). Menurutnya, Washington masih berupaya mencari  solusi damai.Instruksi Mattis disampaikan saat dia berbicara  dalam konvensi Asosiasi Amerika Serikat (AUSA) di Washington, hari  Senin 9 Oktober 2017. &amp;rdquo;Provokasi Korut mengancam perdamaian regional dan bahkan  global,&amp;rdquo; kata Kepala Pentagon ini.&amp;rdquo;Sekarang ini adalah langkah  diplomatik yang dipimpin secara ekonomi dan ditopang upaya untuk  mengubah Korea Utara dari jalur ini,&amp;rdquo; ujar Mattis, seperti dilansir CNBC, Selasa (10/10/2017).&amp;rdquo;Apa  yang akan terjadi di masa depan? Baik Anda atau saya tidak dapat  mengatakannya, jadi ada satu hal yang bisa dilakukan tentara Amerika  Serikat, dan Anda harus siap untuk memastikan bahwa kita memiliki opsi  militer yang dapat digunakan oleh presiden kita jika dibutuhkan,&amp;rdquo; ujar  Mattis.Komentar pemimpin Pentagon yang dikenal anti-Iran ini  muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dengan Korut, di mana  rezim Pyongyang diprediksi akan menguji coba rudal balistik lebih  banyak lagi.
(Baca juga: Alamak! Libur 10 Oktober, Korut Diprediksi Luncurkan Rudal yang Bisa Picu Perang)Dalam kesempatan itu, Mattis juga berkomentar kritis terhadap Iran meski dia tidak secara lengsung menyebut nama.&amp;rdquo;Satu  negara sponsor teror di Timur Tengah tidak dapat bersembunyi di balik  status nation state sementara pada hakikat sebenarnya adalah rezim  revolusioner yang tidak stabil,&amp;rdquo; kata Mattis. Julukan sponsor terorisme  di Timur Tengah oleh AS selama ini mengarah pada Iran.&amp;rdquo;Situasi  internasional adalah yang paling kompleks dan menuntut yang telah saya  lihat selama bertahun-tahun di mana saya melayani, dan itu lebih dari  empat dekade,&amp;rdquo; papar Mattis.
(Baca juga: Khawatir Korut Luncurkan Rudal, Pesawat Mata-Mata AS dan Korsel Kerja Ekstra)Namun, Menhan AS ini tidak secara  khusus membicarakan kesepakatan nuklir Iran, meskipun dalam sambutannya&amp;nbsp;  di depan Kongres pekan lalu dia berharap AS tetap dalam kesepakatan  internasional. Sikap Mattis ini berbeda dengan Trump yang beberapa kali  memberi sinyal agar AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran dengan alasan  Teheran tidak mematuhinya.</content:encoded></item></channel></rss>
