<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wuih! AS Yakin Bisa Tangani Ancaman Nuklir Korut, Asal...</title><description>AS percaya diri bisa menangani nuklir Korut, asalkan...</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/13/18/1794780/wuih-as-yakin-bisa-tangani-ancaman-nuklir-korut-asal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/13/18/1794780/wuih-as-yakin-bisa-tangani-ancaman-nuklir-korut-asal"/><item><title>Wuih! AS Yakin Bisa Tangani Ancaman Nuklir Korut, Asal...</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/13/18/1794780/wuih-as-yakin-bisa-tangani-ancaman-nuklir-korut-asal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/13/18/1794780/wuih-as-yakin-bisa-tangani-ancaman-nuklir-korut-asal</guid><pubDate>Jum'at 13 Oktober 2017 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/13/18/1794780/wuih-as-yakin-bisa-tangani-ancaman-nuklir-korut-asal-iMEPU9meL7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jong-un saat memberi pengarahan terkait senjata nuklir Korut. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/13/18/1794780/wuih-as-yakin-bisa-tangani-ancaman-nuklir-korut-asal-iMEPU9meL7.jpg</image><title>Kim Jong-un saat memberi pengarahan terkait senjata nuklir Korut. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Kepala Staf Gedung Putih John Kelly  mengatakan pemerintah Trump menganggap bahwa ancaman yang ditunjukkan  oleh kemampuan senjata nuklir Korea Utara (Korut) saat ini dapat  ditangani. Asalkan, Pyongyang tidak dibiarkan mengembangkan kemampuan untuk menyerang Amerika Serikat (AS).&quot;Sebuah negara  yang telah mengembangkan kemampuan ICBM (rudal balistik antarbenua)  yang cukup bagus dan sedang mengembangkan kendaraan re-entry nuklir yang  cukup bagus, saya akan percaya bahwa negara tersebut tidak dapat  memiliki kemampuan untuk mencapai AS,&quot; kata Kelly seperti dikutip  dari Reuters, Jumat (13/10/2017).
(Baca juga: Astaga! Para Ahli Sebut Bom Nuklir Korut Bisa Bunuh 90% Warga AS)
&quot;Saat ini kami pikir  ancaman itu mudah ditangani, namun seiring berjalannya waktu jika tumbuh  di tempat yang jauh dari hari ini, nah, mari berharap diplomasi bisa  bekerja,&quot; kata Kelly, seorang pensiunan jenderal Marinir.Ketegangan  meningkat pada bulan Juli setelah Korut melakukan dua uji coba rudal  balistik antarbenua (ICBM). Trump mengatakan bahwa kekuatan militer  merupakan pilihan untuk mencegah Kim Jong-un mendapatkan ICBM yang bisa  mengirimkan senjata nuklir ke AS.
(Baca juga: Misteri 'Hilangnya' Pejabat Rudal dan Gempa di Area Tes Nuklir Korut)Eskalasi terus berlangsung  setelah AS memutuskan untuk tetap menggelar latihan perang tahunan  bersama Korsel. Latihan militer Uli-Freedom Guardian memicu kecaman  Korut. Selama latihan tahun lalu, Korut meluncurkan rudal balistik dari  kapal selam dan menempatkan militernya pada tingkat siaga tertinggi.</description><content:encoded>WASHINGTON - Kepala Staf Gedung Putih John Kelly  mengatakan pemerintah Trump menganggap bahwa ancaman yang ditunjukkan  oleh kemampuan senjata nuklir Korea Utara (Korut) saat ini dapat  ditangani. Asalkan, Pyongyang tidak dibiarkan mengembangkan kemampuan untuk menyerang Amerika Serikat (AS).&quot;Sebuah negara  yang telah mengembangkan kemampuan ICBM (rudal balistik antarbenua)  yang cukup bagus dan sedang mengembangkan kendaraan re-entry nuklir yang  cukup bagus, saya akan percaya bahwa negara tersebut tidak dapat  memiliki kemampuan untuk mencapai AS,&quot; kata Kelly seperti dikutip  dari Reuters, Jumat (13/10/2017).
(Baca juga: Astaga! Para Ahli Sebut Bom Nuklir Korut Bisa Bunuh 90% Warga AS)
&quot;Saat ini kami pikir  ancaman itu mudah ditangani, namun seiring berjalannya waktu jika tumbuh  di tempat yang jauh dari hari ini, nah, mari berharap diplomasi bisa  bekerja,&quot; kata Kelly, seorang pensiunan jenderal Marinir.Ketegangan  meningkat pada bulan Juli setelah Korut melakukan dua uji coba rudal  balistik antarbenua (ICBM). Trump mengatakan bahwa kekuatan militer  merupakan pilihan untuk mencegah Kim Jong-un mendapatkan ICBM yang bisa  mengirimkan senjata nuklir ke AS.
(Baca juga: Misteri 'Hilangnya' Pejabat Rudal dan Gempa di Area Tes Nuklir Korut)Eskalasi terus berlangsung  setelah AS memutuskan untuk tetap menggelar latihan perang tahunan  bersama Korsel. Latihan militer Uli-Freedom Guardian memicu kecaman  Korut. Selama latihan tahun lalu, Korut meluncurkan rudal balistik dari  kapal selam dan menempatkan militernya pada tingkat siaga tertinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
