<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TWEET POLITIK: Agama Itu Mendamaikan, Orang yang Memahaminya secara Mendalam Akan Mencerahkan Lingkungan</title><description>Menag Lukman Hakim Saifuddin menerangkan bahwa agama itu mendamaikan dan mencerahkan lingkungan sekitarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/13/337/1794335/tweet-politik-agama-itu-mendamaikan-orang-yang-memahaminya-secara-mendalam-akan-mencerahkan-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/13/337/1794335/tweet-politik-agama-itu-mendamaikan-orang-yang-memahaminya-secara-mendalam-akan-mencerahkan-lingkungan"/><item><title>TWEET POLITIK: Agama Itu Mendamaikan, Orang yang Memahaminya secara Mendalam Akan Mencerahkan Lingkungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/13/337/1794335/tweet-politik-agama-itu-mendamaikan-orang-yang-memahaminya-secara-mendalam-akan-mencerahkan-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/13/337/1794335/tweet-politik-agama-itu-mendamaikan-orang-yang-memahaminya-secara-mendalam-akan-mencerahkan-lingkungan</guid><pubDate>Jum'at 13 Oktober 2017 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Hantoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/12/337/1794335/tweet-politik-agama-itu-mendamaikan-orang-yang-memahaminya-secara-mendalam-akan-mencerahkan-lingkungan-UM2WnWtZtJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/12/337/1794335/tweet-politik-agama-itu-mendamaikan-orang-yang-memahaminya-secara-mendalam-akan-mencerahkan-lingkungan-UM2WnWtZtJ.jpg</image><title>Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa agama bersifat mendamaikan. Orang-orang yang memahaminya secara mendalam akan bisa mencerahkan lingkungan dengan penuh kearifan.

&quot;Agama itu mendamaikan. Mereka yg memahaminya mendalam akan mencerahkan lingkungannya penuh kearifan, tidak justru sebaliknya.. #mawasdiri,&quot; jelas Menag Lukman Hakim melalui akun Twitter @lukmansaifuddin, sebagaimana dinukil Okezone, Jumat (13/10/2017).

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Agama itu mendamaikan. &amp;lt;br&amp;gt;Mereka yg memahaminya mendalam akan mencerahkan lingkungannya penuh kearifan, tidak justru sebaliknya..&amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/mawasdiri?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#mawasdiri&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Lukman H. Saifuddin (@lukmansaifuddin) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/lukmansaifuddin/status/917162236879159296?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 8, 2017&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Hal tersebut dinilai perlu diterangkan politikus asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini karena beberapa kali muncul permasalahan yang mengaitkan dengan agama. Padahal, agama tidak pernah mengajarkan adanya permusuhan.

Oleh karena itu, setiap orang wajib mempelajari agama secara mendalam agar menjadi pencerah bagi sesamanya. Otomatis, kedamaian muncul di sekitarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa agama bersifat mendamaikan. Orang-orang yang memahaminya secara mendalam akan bisa mencerahkan lingkungan dengan penuh kearifan.

&quot;Agama itu mendamaikan. Mereka yg memahaminya mendalam akan mencerahkan lingkungannya penuh kearifan, tidak justru sebaliknya.. #mawasdiri,&quot; jelas Menag Lukman Hakim melalui akun Twitter @lukmansaifuddin, sebagaimana dinukil Okezone, Jumat (13/10/2017).

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Agama itu mendamaikan. &amp;lt;br&amp;gt;Mereka yg memahaminya mendalam akan mencerahkan lingkungannya penuh kearifan, tidak justru sebaliknya..&amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/mawasdiri?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#mawasdiri&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Lukman H. Saifuddin (@lukmansaifuddin) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/lukmansaifuddin/status/917162236879159296?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 8, 2017&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;//platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Hal tersebut dinilai perlu diterangkan politikus asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini karena beberapa kali muncul permasalahan yang mengaitkan dengan agama. Padahal, agama tidak pernah mengajarkan adanya permusuhan.

Oleh karena itu, setiap orang wajib mempelajari agama secara mendalam agar menjadi pencerah bagi sesamanya. Otomatis, kedamaian muncul di sekitarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
