<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Asap Beracun Menyebar dari Dapur Gedung Uni Eropa, 20 Orang Jatuh Sakit</title><description>Sekira 20 orang jatuh sakit karena menghirup asap beracun yang berasal dari dapur gedung baru Uni Eropa di Brussels, Belgia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/14/18/1795341/astaga-asap-beracun-menyebar-dari-dapur-gedung-uni-eropa-20-orang-jatuh-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/14/18/1795341/astaga-asap-beracun-menyebar-dari-dapur-gedung-uni-eropa-20-orang-jatuh-sakit"/><item><title>Astaga! Asap Beracun Menyebar dari Dapur Gedung Uni Eropa, 20 Orang Jatuh Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/14/18/1795341/astaga-asap-beracun-menyebar-dari-dapur-gedung-uni-eropa-20-orang-jatuh-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/14/18/1795341/astaga-asap-beracun-menyebar-dari-dapur-gedung-uni-eropa-20-orang-jatuh-sakit</guid><pubDate>Sabtu 14 Oktober 2017 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/14/18/1795341/astaga-asap-beracun-menyebar-dari-dapur-gedung-uni-eropa-20-orang-jatuh-sakit-oE2lBVEvaC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung Uni Eropa di Brussels, Belgia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/14/18/1795341/astaga-asap-beracun-menyebar-dari-dapur-gedung-uni-eropa-20-orang-jatuh-sakit-oE2lBVEvaC.jpg</image><title>Gedung Uni Eropa di Brussels, Belgia. (Foto: Reuters)</title></images><description>BRUSSELS &amp;ndash; Sekira 20 orang jatuh sakit karena menghirup asap beracun yang berasal dari dapur gedung baru Uni Eropa di Brussels, Belgia. Asap itu dengan cepat menyebar ke ruangan lainnya.
Sebagaimana diwartakan Sky News, Sabtu (14/10/2017), asap beracun mulai menyebar di gedung baru Uni Eropa pada Jumat 13 Oktober 2017 waktu setempat. Akibat insiden ini, para pekerja dievakuasi ke gedung Justus Lipsius yang bertetangga dengan markas Uni Eropa.
Setelah menerima adanya laporan gas beracun, pihak Layanan Darurat Brussels segera datang ke lokasi kejadian. Beberapa ambulans juga segera disiagakan di gedung tersebut.
&amp;ldquo;Ada campuran produk kimia yang tidak baik di dapur. Itu menyebabkan munculnya asap,&quot; ujar juru bicara Layanan Darurat Brussels, Pierre Meys.
Akibat menghirup gas beracun ini, beberapa orang harus dilarikan ke rumah sakit. Sembilan orang saat ini masih dirawat di rumah sakit, sementara lima orang lainnya sudah diperbolehkan pulang. Meys mengatakan, sebagian besar pekerja merasa mual dan sakit di bagian mata akibat asap tersebut.
&quot;Kami terus memantau secara saksama kondisi medis dari empat staf kontrak yang masih dirawat di rumah sakit,&quot; kata dewan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Uni Eropa mengatakan bahwa layanan darurat telah mengetahui penyebab masalah tersebut. Asap beracun itu muncul karena reaksi kimia antara dua produk pembersih industri di sistem ventilator dapur.
&quot;Kami berharap bisa membuka kembali gedung Uni Eropa pada Senin. Rapat akan dilanjutkan sesuai jadwal dan rencana kami untuk pertemuan Dewan Eropa pada pekan depan tidak berubah,&quot; lanjut pernyataan tersebut.
Meys mengatakan, hingga kini ambulans masih berjaga di lokasi kejadian. Hal ini merupakan bagian dari rencana medis darurat yang dibuat oleh pemerintah daerah untuk setiap insiden yang melibatkan lebih dari 10 orang.
Pihak Uni Eropa akan segera melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Mereka harus memastikan keamanan di gedung itu menyusul rapat yang akan digelar pada 19-20 Oktober. Dalam rapat itu, 28 pemimpin negara anggota Uni Eropa akan datang ke gedung tersebut. Mereka akan bertemu guna membahas masalah Brexit, masa depan Eropa, dan agenda lainnya.
Gedung Uni Eropa sendiri baru dibuka pada Januari setelah ditunda beberapa kali. Bangunan yang menjadi markas Uni Eropa tersebut dibangun oleh arsitek Belgia, Philippe Samyn. Kantor Dewan Eropa ini memiliki struktur berbentuk lentera melengkung di dalam kubus raksasa yang terbuat dari 3.750 bingkai jendela daur ulang. (DJI)</description><content:encoded>BRUSSELS &amp;ndash; Sekira 20 orang jatuh sakit karena menghirup asap beracun yang berasal dari dapur gedung baru Uni Eropa di Brussels, Belgia. Asap itu dengan cepat menyebar ke ruangan lainnya.
Sebagaimana diwartakan Sky News, Sabtu (14/10/2017), asap beracun mulai menyebar di gedung baru Uni Eropa pada Jumat 13 Oktober 2017 waktu setempat. Akibat insiden ini, para pekerja dievakuasi ke gedung Justus Lipsius yang bertetangga dengan markas Uni Eropa.
Setelah menerima adanya laporan gas beracun, pihak Layanan Darurat Brussels segera datang ke lokasi kejadian. Beberapa ambulans juga segera disiagakan di gedung tersebut.
&amp;ldquo;Ada campuran produk kimia yang tidak baik di dapur. Itu menyebabkan munculnya asap,&quot; ujar juru bicara Layanan Darurat Brussels, Pierre Meys.
Akibat menghirup gas beracun ini, beberapa orang harus dilarikan ke rumah sakit. Sembilan orang saat ini masih dirawat di rumah sakit, sementara lima orang lainnya sudah diperbolehkan pulang. Meys mengatakan, sebagian besar pekerja merasa mual dan sakit di bagian mata akibat asap tersebut.
&quot;Kami terus memantau secara saksama kondisi medis dari empat staf kontrak yang masih dirawat di rumah sakit,&quot; kata dewan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Uni Eropa mengatakan bahwa layanan darurat telah mengetahui penyebab masalah tersebut. Asap beracun itu muncul karena reaksi kimia antara dua produk pembersih industri di sistem ventilator dapur.
&quot;Kami berharap bisa membuka kembali gedung Uni Eropa pada Senin. Rapat akan dilanjutkan sesuai jadwal dan rencana kami untuk pertemuan Dewan Eropa pada pekan depan tidak berubah,&quot; lanjut pernyataan tersebut.
Meys mengatakan, hingga kini ambulans masih berjaga di lokasi kejadian. Hal ini merupakan bagian dari rencana medis darurat yang dibuat oleh pemerintah daerah untuk setiap insiden yang melibatkan lebih dari 10 orang.
Pihak Uni Eropa akan segera melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Mereka harus memastikan keamanan di gedung itu menyusul rapat yang akan digelar pada 19-20 Oktober. Dalam rapat itu, 28 pemimpin negara anggota Uni Eropa akan datang ke gedung tersebut. Mereka akan bertemu guna membahas masalah Brexit, masa depan Eropa, dan agenda lainnya.
Gedung Uni Eropa sendiri baru dibuka pada Januari setelah ditunda beberapa kali. Bangunan yang menjadi markas Uni Eropa tersebut dibangun oleh arsitek Belgia, Philippe Samyn. Kantor Dewan Eropa ini memiliki struktur berbentuk lentera melengkung di dalam kubus raksasa yang terbuat dari 3.750 bingkai jendela daur ulang. (DJI)</content:encoded></item></channel></rss>
