<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkut Ratusan Kilogram Ganja Dari Aceh ke Jakarta, Sopir Tronton Dibayar Rp80 Juta </title><description>&quot;Dari hasil keterangan dan bukti, diketahui kalau Agam, pengemudi truk itu mendapatkan upah Rp80 juta&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/16/338/1796459/angkut-ratusan-kilogram-ganja-dari-aceh-ke-jakarta-sopir-tronton-dibayar-rp80-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/16/338/1796459/angkut-ratusan-kilogram-ganja-dari-aceh-ke-jakarta-sopir-tronton-dibayar-rp80-juta"/><item><title>Angkut Ratusan Kilogram Ganja Dari Aceh ke Jakarta, Sopir Tronton Dibayar Rp80 Juta </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/16/338/1796459/angkut-ratusan-kilogram-ganja-dari-aceh-ke-jakarta-sopir-tronton-dibayar-rp80-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/16/338/1796459/angkut-ratusan-kilogram-ganja-dari-aceh-ke-jakarta-sopir-tronton-dibayar-rp80-juta</guid><pubDate>Senin 16 Oktober 2017 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/16/338/1796459/angkut-ratusan-kilogram-ganja-dari-aceh-ke-jakarta-sopir-tronton-dibayar-rp80-juta-tC87yJXrQR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan kilogram ganja yang diamankan Polda Metro (Foto: Badriyanto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/16/338/1796459/angkut-ratusan-kilogram-ganja-dari-aceh-ke-jakarta-sopir-tronton-dibayar-rp80-juta-tC87yJXrQR.jpg</image><title>Ratusan kilogram ganja yang diamankan Polda Metro (Foto: Badriyanto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Aparat Polda Metro Jaya meringkus sebanyak empat orang tersangka yang terlibat dalam kasus penyelundupan ratusan kilogram ganja. Paket ganja siap edar itu diangkut menggunakan truk tronton dari Aceh menuju Jakarta.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sopir tronton itu mengaku dibayar Rp80 juta untuk mengangkut barang haram tersebut, sehingga pada akhirnya ditangkap saat melintas di Tol Merak-Jakarta.

&quot;Dari hasil keterangan dan bukti, diketahui kalau Agam, pengemudi truk itu mendapatkan upah Rp80 juta, dia baru dibayar Rp20 juta. Dia diminta bawa truk itu dari Aceh ke Jakarta,&quot; ucap Suwondo di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (16/10/2017).

Suwondo melanjutkan, para pelaku itu ternyata sudah menduga akan ada hambatan selama perjalanan, sehingga mereka mengantisipasinya dengan menyembunyikan ganja itu di mobil truk yang telah dimodifikasi. Dengan demikian, pelaku merasa bisa membawa ganja siap edar tersebut ke Jakarta tanpa terdeteksi.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan polisi, diketahui pemilik barang haram tesebut, yakni berinisial Y alias Jali. Yang bersangkutan terpaksa ditembak mati karena melawan saat hendak dilakukan pengembangan.

&quot;Rencananya, ganja itu akan dia drop dahulu digudang miliknya (Jali) di kawasan Jakarta, setelah itu akan diedarkan di kawasan Jakarta dan sekitarnya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Aparat Polda Metro Jaya meringkus sebanyak empat orang tersangka yang terlibat dalam kasus penyelundupan ratusan kilogram ganja. Paket ganja siap edar itu diangkut menggunakan truk tronton dari Aceh menuju Jakarta.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sopir tronton itu mengaku dibayar Rp80 juta untuk mengangkut barang haram tersebut, sehingga pada akhirnya ditangkap saat melintas di Tol Merak-Jakarta.

&quot;Dari hasil keterangan dan bukti, diketahui kalau Agam, pengemudi truk itu mendapatkan upah Rp80 juta, dia baru dibayar Rp20 juta. Dia diminta bawa truk itu dari Aceh ke Jakarta,&quot; ucap Suwondo di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (16/10/2017).

Suwondo melanjutkan, para pelaku itu ternyata sudah menduga akan ada hambatan selama perjalanan, sehingga mereka mengantisipasinya dengan menyembunyikan ganja itu di mobil truk yang telah dimodifikasi. Dengan demikian, pelaku merasa bisa membawa ganja siap edar tersebut ke Jakarta tanpa terdeteksi.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan polisi, diketahui pemilik barang haram tesebut, yakni berinisial Y alias Jali. Yang bersangkutan terpaksa ditembak mati karena melawan saat hendak dilakukan pengembangan.

&quot;Rencananya, ganja itu akan dia drop dahulu digudang miliknya (Jali) di kawasan Jakarta, setelah itu akan diedarkan di kawasan Jakarta dan sekitarnya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
