<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Granat Aktif Buatan Pindad Ditemukan di Tempat Sampah</title><description>&quot;Iya betul, Bhabinkamtibmas kami mendapat informasi dari satpam TPSA yang menemukan benda dicurigai sebagai bahan peledak,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/19/338/1798818/astaga-granat-aktif-buatan-pindad-ditemukan-di-tempat-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/19/338/1798818/astaga-granat-aktif-buatan-pindad-ditemukan-di-tempat-sampah"/><item><title>Astaga! Granat Aktif Buatan Pindad Ditemukan di Tempat Sampah</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/19/338/1798818/astaga-granat-aktif-buatan-pindad-ditemukan-di-tempat-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/19/338/1798818/astaga-granat-aktif-buatan-pindad-ditemukan-di-tempat-sampah</guid><pubDate>Kamis 19 Oktober 2017 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Apriyadi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/19/338/1798818/astaga-granat-aktif-buatan-pindad-ditemukan-di-tempat-sampah-NVrCMTitnx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Granat ditemukan di tempat sampah. (Apriyadi H/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/19/338/1798818/astaga-granat-aktif-buatan-pindad-ditemukan-di-tempat-sampah-NVrCMTitnx.jpg</image><title>Granat ditemukan di tempat sampah. (Apriyadi H/Okezone)</title></images><description>DEPOK - Petugas dari Polsek Pancoranmas, Kota Depok, mengamankan 8 unit granat aktif buatan PT Pindad dan 15 amunisi gas air mata di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Cipayung, Kamis (19/10/2017) petang.

Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Wowor membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, saat ini benda berbahaya itu sudah diamankan di Mapolsek untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

&quot;Iya betul, Bhabinkamtibmas kami mendapat informasi dari satpam TPSA yang menemukan benda dicurigai sebagai bahan peledak,&quot; ujar Kompol Roni kepada wartawan.

Ia menambahkan, anggota yang diterjunkan ke TKP menemukan 8 granat dan 15 amunisi gas air mata.

&quot;Kami temukan granat jenis asap, 4 ukuran besar dan 4 ukuran kecil. Serta ada 15 amunisi gas air mata namun hanya 9 amunisi yang masih belum terpakai. Semuanya buatan PT Pindad,&quot; jelasnya.

Selanjutnya, lanjut Roni, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gegana Brimob untuk diproses lebih lanjut. &quot;Granat ini biasa digunakan untuk latihan. Kami belum bisa menyimpulkan motifnya karena masih di dalami. Termasuk akan cek CCTV di lokasi,&quot; bebernya. (sym)

</description><content:encoded>DEPOK - Petugas dari Polsek Pancoranmas, Kota Depok, mengamankan 8 unit granat aktif buatan PT Pindad dan 15 amunisi gas air mata di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Cipayung, Kamis (19/10/2017) petang.

Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Wowor membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, saat ini benda berbahaya itu sudah diamankan di Mapolsek untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

&quot;Iya betul, Bhabinkamtibmas kami mendapat informasi dari satpam TPSA yang menemukan benda dicurigai sebagai bahan peledak,&quot; ujar Kompol Roni kepada wartawan.

Ia menambahkan, anggota yang diterjunkan ke TKP menemukan 8 granat dan 15 amunisi gas air mata.

&quot;Kami temukan granat jenis asap, 4 ukuran besar dan 4 ukuran kecil. Serta ada 15 amunisi gas air mata namun hanya 9 amunisi yang masih belum terpakai. Semuanya buatan PT Pindad,&quot; jelasnya.

Selanjutnya, lanjut Roni, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gegana Brimob untuk diproses lebih lanjut. &quot;Granat ini biasa digunakan untuk latihan. Kami belum bisa menyimpulkan motifnya karena masih di dalami. Termasuk akan cek CCTV di lokasi,&quot; bebernya. (sym)

</content:encoded></item></channel></rss>
