<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua MPR: Tantangan Abad ke-21 Harus Diwujudkan dengan Revitalisasi Pancasila</title><description>Ketua MPR sebut nasionalisme abad ke-21 seharusnya diwujudkan dengan revitalisasi Pancasila.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/22/337/1800050/ketua-mpr-tantangan-abad-ke-21-harus-diwujudkan-dengan-revitalisasi-pancasila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/22/337/1800050/ketua-mpr-tantangan-abad-ke-21-harus-diwujudkan-dengan-revitalisasi-pancasila"/><item><title>Ketua MPR: Tantangan Abad ke-21 Harus Diwujudkan dengan Revitalisasi Pancasila</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/22/337/1800050/ketua-mpr-tantangan-abad-ke-21-harus-diwujudkan-dengan-revitalisasi-pancasila</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/22/337/1800050/ketua-mpr-tantangan-abad-ke-21-harus-diwujudkan-dengan-revitalisasi-pancasila</guid><pubDate>Minggu 22 Oktober 2017 04:30 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/22/337/1800050/ketua-mpr-tantangan-abad-ke-21-harus-diwujudkan-dengan-revitalisasi-pancasila-7qm3Lcc7ob.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zulkifli Hasan (foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/22/337/1800050/ketua-mpr-tantangan-abad-ke-21-harus-diwujudkan-dengan-revitalisasi-pancasila-7qm3Lcc7ob.jpg</image><title>Zulkifli Hasan (foto: Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Tantangan abad ke-21 yang semakin berat menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan harus diwujudkan dengan revitalisasi Pancasila.

&quot;Nasionalisme abad ke-21 adalah revitalisasi Pancasila dan nilai-nilai luhur yang sudah kita sepakati bersama itu,&quot; katanya dalam sesi penutupan Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia yang ke-3 di Jakarta, Sabtu.

Zulkifli mengatakan nasionalisme harus dinyatakan dengan melakukan yang terbaik untuk negara Indonesia dan mendorong pembangunan bangsa.

&amp;nbsp;&quot;Kita harus peduli dan memberikan yang terbaik untuk negara kita,&quot; tuturnya.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menuturkan nasionalisme abad ke-21 harus mengangkat martabat dan kualitas hidup bangsa Indonesia.

&quot;Nasionalisme yang cocok abad ke-21 ini adalah nasionalisme yang tidak menyakiti orang lain, mengancam orang lain, tapi nasionalisme yang mengangkat martabat dan kualitas hidup bangsa kita sendiri,&quot; tuturnya.

Selain itu, nasionalisme abad ke-21 harus merupakan nasionalisme yang positif yang menghormati semua bangsa.

&quot;Bagi bangsa Indonesia seribu kawan terlalu sedikit, tapi satu musuh terlalu banyak,&quot; ujarnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau anak-anak muda untuk mengharumkan dan memperkuat bangsa.

&quot;Tantangan bagi anak muda bagaimana di setiap bidang kita bertekad menghadapi kekurangan kita dan bekerja keras untuk mengatasi kekurangan kita,&quot; tuturnya.

Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia adalah festival diplomasi yang mempertemukan pejabat, duta besar, diplomat, politisi, selebriti, pengusaha, tokoh masyarakat, kalangan militer, intelijen, peneliti, pakar, wartawan, pengamat, dosen, mahasiswa dan lain-lain.
</description><content:encoded>JAKARTA - Tantangan abad ke-21 yang semakin berat menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan harus diwujudkan dengan revitalisasi Pancasila.

&quot;Nasionalisme abad ke-21 adalah revitalisasi Pancasila dan nilai-nilai luhur yang sudah kita sepakati bersama itu,&quot; katanya dalam sesi penutupan Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia yang ke-3 di Jakarta, Sabtu.

Zulkifli mengatakan nasionalisme harus dinyatakan dengan melakukan yang terbaik untuk negara Indonesia dan mendorong pembangunan bangsa.

&amp;nbsp;&quot;Kita harus peduli dan memberikan yang terbaik untuk negara kita,&quot; tuturnya.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menuturkan nasionalisme abad ke-21 harus mengangkat martabat dan kualitas hidup bangsa Indonesia.

&quot;Nasionalisme yang cocok abad ke-21 ini adalah nasionalisme yang tidak menyakiti orang lain, mengancam orang lain, tapi nasionalisme yang mengangkat martabat dan kualitas hidup bangsa kita sendiri,&quot; tuturnya.

Selain itu, nasionalisme abad ke-21 harus merupakan nasionalisme yang positif yang menghormati semua bangsa.

&quot;Bagi bangsa Indonesia seribu kawan terlalu sedikit, tapi satu musuh terlalu banyak,&quot; ujarnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau anak-anak muda untuk mengharumkan dan memperkuat bangsa.

&quot;Tantangan bagi anak muda bagaimana di setiap bidang kita bertekad menghadapi kekurangan kita dan bekerja keras untuk mengatasi kekurangan kita,&quot; tuturnya.

Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia adalah festival diplomasi yang mempertemukan pejabat, duta besar, diplomat, politisi, selebriti, pengusaha, tokoh masyarakat, kalangan militer, intelijen, peneliti, pakar, wartawan, pengamat, dosen, mahasiswa dan lain-lain.
</content:encoded></item></channel></rss>
