<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu Inggris: Berunding dengan Kim Jong-un atau Hadapi 'Musim Dingin Nuklir'!</title><description>Boris  Johnson mengatakan, diplomasi dan dialog adalah kunci untuk memecahkan  krisis Pyongyang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/23/18/1800559/menlu-inggris-berunding-dengan-kim-jong-un-atau-hadapi-musim-dingin-nuklir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/23/18/1800559/menlu-inggris-berunding-dengan-kim-jong-un-atau-hadapi-musim-dingin-nuklir"/><item><title>Menlu Inggris: Berunding dengan Kim Jong-un atau Hadapi 'Musim Dingin Nuklir'!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/23/18/1800559/menlu-inggris-berunding-dengan-kim-jong-un-atau-hadapi-musim-dingin-nuklir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/23/18/1800559/menlu-inggris-berunding-dengan-kim-jong-un-atau-hadapi-musim-dingin-nuklir</guid><pubDate>Senin 23 Oktober 2017 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/23/18/1800559/menlu-inggris-berunding-dengan-kim-jong-un-atau-hadapi-musim-dingin-nuklir-8WbAb88N5M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jong-un. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/23/18/1800559/menlu-inggris-berunding-dengan-kim-jong-un-atau-hadapi-musim-dingin-nuklir-8WbAb88N5M.jpg</image><title>Kim Jong-un. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Boris  Johnson mengatakan, diplomasi dan dialog adalah kunci untuk memecahkan  krisis Pyongyang. Dia menyerukan Amerika Serikat (AS) bicara atau  berunding dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un atau akan  menghadapi &amp;ldquo;musim dingin nuklir&amp;rdquo;.Ketegangan antara Washington  dan Pyongyang telah menjadi-jadi setelah rezim Kim Jong-un mengancam  akan meledakkan bom nuklir di atas kawasan Pasifik sebagai uji coba.Awal  bulan ini, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengungkapkan bahwa AS  melakukan kontak langsung dengan Pyongyang&amp;mdash;yang oleh Presiden Donald  Trump diancam akan dihancurkan total.Seruan berunding dengan Kim  Jong-un itu akan disampaikan Menlu Johnson dalam pidato di Chatham  House besok. &amp;rdquo;Benar bahwa Rex Tillerson telah membuka pintu dialog,&amp;rdquo;  katanya.&amp;rdquo;Ini adalah saat bagi rezim Korut untuk mengubah arah,  dan jika mereka melakukannya, dunia dapat menunjukkan bahwa sekali lagi  mampu melakukan imajinasi diplomatik yang menghasilkan Perjanjian  Non-Proliferasi Nuklir,&amp;rdquo; lanjut Johnson, yang dikutip Daily Mirror, Senin (23/10/2017).
(Baca juga: Hmm... Korut Kembali Keluarkan Ancaman, Kini Inggris yang Jadi Sasaran)Di  hadapan para pakar keamanan global dalam konferensi yang digelar di  London, Johnson akan memperingatkan konsekuensi jika gagal mencapai  solusi diplomatik dengan Kim Jong-un.Dia menceritakan soal  perjanjian Tahun 1970 yang dijadikan film &amp;ldquo;Reservoir Dogs&amp;rdquo; Tahun 1992, di  mana adegan berakhir dengan baku tembak. &amp;rdquo;Sebuah generasi telah tumbuh  tanpa ingatan tentang ancaman musim dingin nuklir dan sedikit pendidikan  dalam logika mengerikan dari penghancuran yang saling meyakinkan,&amp;rdquo;  katanya.&amp;rdquo;Traktat (perjanjian) tersebut merupakan salah satu pencapaian diplomatik yang hebat pada abad terakhir,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca juga: Duh! Lembaga Pertahanan RUSI Anggap Perang AS-Korut Kemungkinan Jadi Kenyataan)&amp;rdquo;Ini  adalah tugas generasi kita untuk mempertahankan kesepakatan tersebut  dan diplomasi Inggris akan berada di garis depan upaya tersebut,&amp;rdquo; imbuh  Johnson.Tapi dia akan menambahkan bahwa seorang Presiden AS  memiliki tugas mutlak untuk mempersiapkan pilihan agar tetap aman.  &amp;ldquo;Tidak hanya orang-orang Amerika tapi juga semua yang telah berlindung  di bawah payung nuklir Amerika,&amp;rdquo; papar Johnson.Johnson juga akan  mendesak Trump untuk tidak mundur dari kesepakatan nuklir Iran karena  akan menggambarkan &quot;imajinasi diplomatik&quot; yang dapat memecahkan krisis  Korea Utara.</description><content:encoded>LONDON - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Boris  Johnson mengatakan, diplomasi dan dialog adalah kunci untuk memecahkan  krisis Pyongyang. Dia menyerukan Amerika Serikat (AS) bicara atau  berunding dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un atau akan  menghadapi &amp;ldquo;musim dingin nuklir&amp;rdquo;.Ketegangan antara Washington  dan Pyongyang telah menjadi-jadi setelah rezim Kim Jong-un mengancam  akan meledakkan bom nuklir di atas kawasan Pasifik sebagai uji coba.Awal  bulan ini, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengungkapkan bahwa AS  melakukan kontak langsung dengan Pyongyang&amp;mdash;yang oleh Presiden Donald  Trump diancam akan dihancurkan total.Seruan berunding dengan Kim  Jong-un itu akan disampaikan Menlu Johnson dalam pidato di Chatham  House besok. &amp;rdquo;Benar bahwa Rex Tillerson telah membuka pintu dialog,&amp;rdquo;  katanya.&amp;rdquo;Ini adalah saat bagi rezim Korut untuk mengubah arah,  dan jika mereka melakukannya, dunia dapat menunjukkan bahwa sekali lagi  mampu melakukan imajinasi diplomatik yang menghasilkan Perjanjian  Non-Proliferasi Nuklir,&amp;rdquo; lanjut Johnson, yang dikutip Daily Mirror, Senin (23/10/2017).
(Baca juga: Hmm... Korut Kembali Keluarkan Ancaman, Kini Inggris yang Jadi Sasaran)Di  hadapan para pakar keamanan global dalam konferensi yang digelar di  London, Johnson akan memperingatkan konsekuensi jika gagal mencapai  solusi diplomatik dengan Kim Jong-un.Dia menceritakan soal  perjanjian Tahun 1970 yang dijadikan film &amp;ldquo;Reservoir Dogs&amp;rdquo; Tahun 1992, di  mana adegan berakhir dengan baku tembak. &amp;rdquo;Sebuah generasi telah tumbuh  tanpa ingatan tentang ancaman musim dingin nuklir dan sedikit pendidikan  dalam logika mengerikan dari penghancuran yang saling meyakinkan,&amp;rdquo;  katanya.&amp;rdquo;Traktat (perjanjian) tersebut merupakan salah satu pencapaian diplomatik yang hebat pada abad terakhir,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca juga: Duh! Lembaga Pertahanan RUSI Anggap Perang AS-Korut Kemungkinan Jadi Kenyataan)&amp;rdquo;Ini  adalah tugas generasi kita untuk mempertahankan kesepakatan tersebut  dan diplomasi Inggris akan berada di garis depan upaya tersebut,&amp;rdquo; imbuh  Johnson.Tapi dia akan menambahkan bahwa seorang Presiden AS  memiliki tugas mutlak untuk mempersiapkan pilihan agar tetap aman.  &amp;ldquo;Tidak hanya orang-orang Amerika tapi juga semua yang telah berlindung  di bawah payung nuklir Amerika,&amp;rdquo; papar Johnson.Johnson juga akan  mendesak Trump untuk tidak mundur dari kesepakatan nuklir Iran karena  akan menggambarkan &quot;imajinasi diplomatik&quot; yang dapat memecahkan krisis  Korea Utara.</content:encoded></item></channel></rss>
