<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wow! Puluhan Raja Akan Beri Penghormatan Terakhir untuk Raja Bhumibol Thailand</title><description>Tidak kurang dari 42 perwakilan negara meliputi kepala  negara dan raja dijadwalkan mengikuti langsung prosesi kremasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1801957/wow-puluhan-raja-akan-beri-penghormatan-terakhir-untuk-raja-bhumibol-thailand</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1801957/wow-puluhan-raja-akan-beri-penghormatan-terakhir-untuk-raja-bhumibol-thailand"/><item><title>Wow! Puluhan Raja Akan Beri Penghormatan Terakhir untuk Raja Bhumibol Thailand</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1801957/wow-puluhan-raja-akan-beri-penghormatan-terakhir-untuk-raja-bhumibol-thailand</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1801957/wow-puluhan-raja-akan-beri-penghormatan-terakhir-untuk-raja-bhumibol-thailand</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2017 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/25/18/1801957/wow-puluhan-raja-akan-beri-penghormatan-terakhir-untuk-raja-bhumibol-thailand-iTGMghmC88.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kesedihan warga saat Raja Bhumibol meninggal dunia. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/25/18/1801957/wow-puluhan-raja-akan-beri-penghormatan-terakhir-untuk-raja-bhumibol-thailand-iTGMghmC88.jpg</image><title>Kesedihan warga saat Raja Bhumibol meninggal dunia. (Foto: AFP)</title></images><description>BANGKOK &amp;ndash; Prosesi kremasi jenazah Raja Bhumibol Adulyadej akan menjadi  momen terakhir masyarakat Thailand dan dunia internasional untuk  memberikan penghormatan.  Jelang puncak prosesi yang rencananya digelar besok (26/10), ribuan masyarakat  Negeri Gajah Putih tersebut sudah berduyun-duyun ke Kota Bangkok. Selain  masyarakat Thailand, sejumlah perwakilan negara-negara sahabat juga  akan hadir. Tidak kurang dari 42 perwakilan negara meliputi kepala  negara dan raja dijadwalkan mengikuti langsung prosesi kremasi.   Selain itu, sebanyak 18 negara akan diwakili wakil kepala negara atau  utusan khusus. Di antara raja yang akan hadiri, yakni Ratu Silvia dari  Swedia, Ratu Maxima (Belanda), Ratu Mathilde (Belgia), dan Ratu Sofia  (Spanyol).   Ada juga putra mahkota Frederik (Denmark), putra mah kota Haakon Magnus  (Norwegia), Pangeran Andrew (Inggris), Pangeran Akishino, dan Pangeran  Thani bin Hamad bin Khalifa Al-Thani. Adapun dari Indonesia yang  mewakili adalah mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.
(Baca juga: Fantastis! Kremasi Raja Bhumibol Thailand Habiskan Biaya Rp1,2 Triliun)  Diperkirakan 250.000 warga akan memadati Bangkok pada puncak prosesi  tersebut. Berdasarkan pantauan, suasana menyambut prosesi kremasi Raja  Bhumibol sudah terasa. Ribuan warga sudah berkerumun menunggu screening keamanan di titik pemeriksaan di Sanam Luang yang akan dibuka pagi ini.  Mereka berharap mendapatkan barisan sedekat mungkin dengan situs  kremasi.   Walaupun hujan deras sempat mengguyur, hal itu tidak melunturkan  semangat mereka. Beberapa orang mengaku sudah tiba di dekat lokasi sejak  Senin (23/10) sore. Mereka membawa bekal sendiri, seperti pakaian,  jas hujan, terpal plastik, minuman, hingga sirup obat batuk.   Mereka ingin sekali menyaksikan Raja Bhumibol diangkat kembali menuju  surga, mengingat beliau dianggap sebagai manusia setengah dewa. Banyak  hotel di kawasan sekitar yang juga di-booking penuh sampai akhir  Oktober, terutama hotel yang berada di Jalan Khao San, Phra Sumen, Rat  chada mnoen, Phra Arthit, dan Lan Luang.   Mereka yang tidak menginap di hotel juga tidak cemas karena dipersilakan  warga lokal menggunakan kamar mereka. Panglima militer Thailand,  Jenderal Chalermchai Sittisad mengatakan, Raja Maha Vajiralongkorn  merasa prihatin dengan kondisi masyarakat yang berada di sekitar lokasi  karena mereka berada di area terbuka.
(Baca juga: Lokasi Kremasi Sudah Siap, Thailand akan Banjir Air Mata Melepas Raja Bhumibol)  Raja Vajiralongkorn meminta pemerintah, tentara Thailand, dan  organisasi terkait menyediakan fasilitas yang memadai. &amp;rdquo;Kami berencana  menghamparkan tikar karet atau kasur untuk mengurangi panas,&amp;rdquo; ujar  Chalerm chai dikutip Bangkok Post.
Raja Vajiralongkorn juga menginstruksikan otoritas terkait memperlakukan masyarakat dengan baik dan  tidak menerapkan regulasi terlalu ketat yang akan membuat warga menjadi  tidak nyaman.   Perhatian Raja Vajirlongkorn tersebut diungkapkan setelah pemerintah memperketat keamanan yang menyebabkan akses publik menjadi terbatas.  Pewaris takhta Bhumibol itu juga meminta dibukanya ruang yang lebih  luas bagi masyarakat di Sanam Luang sehingga mereka bisa menyaksikan  peringatan ini dari dekat. Kepala Polisi Bangkok, Chan thep Sesawech,  mengaku tidak mendapatkan perintah langsung dari Raja Vajir longkorn.   Namun, polisi sudah memberikan ruang tambahan. &amp;rdquo;Kewajiban Polisi  Metropolitan Bangkok ialah mengayomi masyarakat yang berkumpul di Sanam  Luang untuk semua aspek,&amp;rdquo; katanya dilansir Khaosod. Sesuai dengan aturan  yang di keluarkan pemerintah, masyarakat dilarang membawa payung,  kacamata, kipas tangan, dan casing handphone berwarna.   Mereka harus mengenakan pakaian dan aksesori serba hitam. Mereka juga  dilarang mengambil foto selfie atau berteriak &amp;rdquo;Panjang Umur Raja!&amp;rdquo;  ketika prosesi kremasi bergulir.</description><content:encoded>BANGKOK &amp;ndash; Prosesi kremasi jenazah Raja Bhumibol Adulyadej akan menjadi  momen terakhir masyarakat Thailand dan dunia internasional untuk  memberikan penghormatan.  Jelang puncak prosesi yang rencananya digelar besok (26/10), ribuan masyarakat  Negeri Gajah Putih tersebut sudah berduyun-duyun ke Kota Bangkok. Selain  masyarakat Thailand, sejumlah perwakilan negara-negara sahabat juga  akan hadir. Tidak kurang dari 42 perwakilan negara meliputi kepala  negara dan raja dijadwalkan mengikuti langsung prosesi kremasi.   Selain itu, sebanyak 18 negara akan diwakili wakil kepala negara atau  utusan khusus. Di antara raja yang akan hadiri, yakni Ratu Silvia dari  Swedia, Ratu Maxima (Belanda), Ratu Mathilde (Belgia), dan Ratu Sofia  (Spanyol).   Ada juga putra mahkota Frederik (Denmark), putra mah kota Haakon Magnus  (Norwegia), Pangeran Andrew (Inggris), Pangeran Akishino, dan Pangeran  Thani bin Hamad bin Khalifa Al-Thani. Adapun dari Indonesia yang  mewakili adalah mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.
(Baca juga: Fantastis! Kremasi Raja Bhumibol Thailand Habiskan Biaya Rp1,2 Triliun)  Diperkirakan 250.000 warga akan memadati Bangkok pada puncak prosesi  tersebut. Berdasarkan pantauan, suasana menyambut prosesi kremasi Raja  Bhumibol sudah terasa. Ribuan warga sudah berkerumun menunggu screening keamanan di titik pemeriksaan di Sanam Luang yang akan dibuka pagi ini.  Mereka berharap mendapatkan barisan sedekat mungkin dengan situs  kremasi.   Walaupun hujan deras sempat mengguyur, hal itu tidak melunturkan  semangat mereka. Beberapa orang mengaku sudah tiba di dekat lokasi sejak  Senin (23/10) sore. Mereka membawa bekal sendiri, seperti pakaian,  jas hujan, terpal plastik, minuman, hingga sirup obat batuk.   Mereka ingin sekali menyaksikan Raja Bhumibol diangkat kembali menuju  surga, mengingat beliau dianggap sebagai manusia setengah dewa. Banyak  hotel di kawasan sekitar yang juga di-booking penuh sampai akhir  Oktober, terutama hotel yang berada di Jalan Khao San, Phra Sumen, Rat  chada mnoen, Phra Arthit, dan Lan Luang.   Mereka yang tidak menginap di hotel juga tidak cemas karena dipersilakan  warga lokal menggunakan kamar mereka. Panglima militer Thailand,  Jenderal Chalermchai Sittisad mengatakan, Raja Maha Vajiralongkorn  merasa prihatin dengan kondisi masyarakat yang berada di sekitar lokasi  karena mereka berada di area terbuka.
(Baca juga: Lokasi Kremasi Sudah Siap, Thailand akan Banjir Air Mata Melepas Raja Bhumibol)  Raja Vajiralongkorn meminta pemerintah, tentara Thailand, dan  organisasi terkait menyediakan fasilitas yang memadai. &amp;rdquo;Kami berencana  menghamparkan tikar karet atau kasur untuk mengurangi panas,&amp;rdquo; ujar  Chalerm chai dikutip Bangkok Post.
Raja Vajiralongkorn juga menginstruksikan otoritas terkait memperlakukan masyarakat dengan baik dan  tidak menerapkan regulasi terlalu ketat yang akan membuat warga menjadi  tidak nyaman.   Perhatian Raja Vajirlongkorn tersebut diungkapkan setelah pemerintah memperketat keamanan yang menyebabkan akses publik menjadi terbatas.  Pewaris takhta Bhumibol itu juga meminta dibukanya ruang yang lebih  luas bagi masyarakat di Sanam Luang sehingga mereka bisa menyaksikan  peringatan ini dari dekat. Kepala Polisi Bangkok, Chan thep Sesawech,  mengaku tidak mendapatkan perintah langsung dari Raja Vajir longkorn.   Namun, polisi sudah memberikan ruang tambahan. &amp;rdquo;Kewajiban Polisi  Metropolitan Bangkok ialah mengayomi masyarakat yang berkumpul di Sanam  Luang untuk semua aspek,&amp;rdquo; katanya dilansir Khaosod. Sesuai dengan aturan  yang di keluarkan pemerintah, masyarakat dilarang membawa payung,  kacamata, kipas tangan, dan casing handphone berwarna.   Mereka harus mengenakan pakaian dan aksesori serba hitam. Mereka juga  dilarang mengambil foto selfie atau berteriak &amp;rdquo;Panjang Umur Raja!&amp;rdquo;  ketika prosesi kremasi bergulir.</content:encoded></item></channel></rss>
