<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Selain Catalunya, 2 Wilayah ini Juga Rawan Cerai dari Spanyol</title><description>Sama halnya dengan  Catalunya, dua wilayah ini sebelumnya memiliki  sebuah pemerintahan  sendiri, yang dipimpin oleh seorang Raja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802028/waduh-selain-catalunya-2-wilayah-ini-juga-rawan-cerai-dari-spanyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802028/waduh-selain-catalunya-2-wilayah-ini-juga-rawan-cerai-dari-spanyol"/><item><title>Waduh! Selain Catalunya, 2 Wilayah ini Juga Rawan Cerai dari Spanyol</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802028/waduh-selain-catalunya-2-wilayah-ini-juga-rawan-cerai-dari-spanyol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802028/waduh-selain-catalunya-2-wilayah-ini-juga-rawan-cerai-dari-spanyol</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2017 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/25/18/1802028/waduh-selain-catalunya-2-wilayah-ini-juga-rawan-cerai-dari-spanyol-ASIiGe5ebE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Spanyol. (Ist/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/25/18/1802028/waduh-selain-catalunya-2-wilayah-ini-juga-rawan-cerai-dari-spanyol-ASIiGe5ebE.jpg</image><title>Spanyol. (Ist/Sindonews)</title></images><description>REFERENDUM kemederkaan Catalunya beberapa waktu lalu membuat pemerintah  pusat Spanyol kebakaran jenggot. Madrid dilaporkan mengaktifkan Artikel  155 dalam Undang Undang Spanyol untuk mencabut status otonomi Catalan.Namun,  ternyata Catalunya bukanlah satu-satunya wilayah rawan lepas dari  Spanyol. Referendum kemerdekaan yang digelar di Barcelona dapat memicu  dua wilayah lain di Spanyol, yang memiliki akar budaya yang kuat untuk  melakukan hal yang sama.Melansir Al Jazeera pada Rabu (25/10),  dua wilayah tersebut adalah Basque dan juga Galicia. Sama halnya dengan  Catalunya, dua wilayah ini sebelumnya memiliki sebuah pemerintahan  sendiri, yang dipimpin oleh seorang Raja.Basque memiliki banyak  kemiripan dengan Catalunya, selain diberikan status otonomi, wilayah ini  juga memiliki kelompok pendukung kemerdekaan dengan keanggotaan yang  cukup besar, dengan kekuatan ekonomi yang mumpuni.
(Baca juga: Nah! Spanyol Diwanti-wanti Potensi Perlawanan Masif dari Warga Catalunya)Dari sisi  politik, partai sayap kanan Basque, Partai Nasionalis Basque (PVN) juga  memiliki posisi yang cukup kuat di Parlemen Spanyol. Jika PVN memutuskan  untuk menarik dukungan dari pemerintah Spanyol, dan memilih untuk  mencari jalur merdeka, maka hal ini dapat menimbulkan goncangan cukup  besar di Madrid.Basque turut memiliki sejarah konflik langsung  dengan pemerintah Spanyol. Kelompok separatis Basque pernah mengobarkan  perang langsung dengan pemerintah Spanyol pada 1959. Lebih dari 1.000  orang tewas, dan ribuan lain luka-luka dalam perang yang berlangsung  selama beberapa tahun tersebut.Sementara itu, Galicia, sebuah  wilayah di pesisir Spanyol juga diketahui memiliki basis separatis yang  cukup kuat. Galicia pada awalnya adalah sebuah kerajaan yang cukup  besar. Kerajaan ini berdiri dari abad kelima Masehi dan berjaya selama  10 Abad. Pada Abad ke-15 kerajaan ini memutuskan untuk bergabung dengan  Spanyol.
(Baca juga: Aliansi Kemerdekaan Catalunya Bersumpah untuk Lawan &quot;Pasal Pamungkas&quot; Spanyol)Galicia memiliki kemiripan budya dan bahasa dengan  Portugal dan kelompok sayap kanan di wilayah itu percaya mereka  seharusnya lepas dari Spanyol dan bergabung dengan Portugal. Berbeda  dengan Catalan dan Basque, secara ekonomi Galician tidaklah kuat.</description><content:encoded>REFERENDUM kemederkaan Catalunya beberapa waktu lalu membuat pemerintah  pusat Spanyol kebakaran jenggot. Madrid dilaporkan mengaktifkan Artikel  155 dalam Undang Undang Spanyol untuk mencabut status otonomi Catalan.Namun,  ternyata Catalunya bukanlah satu-satunya wilayah rawan lepas dari  Spanyol. Referendum kemerdekaan yang digelar di Barcelona dapat memicu  dua wilayah lain di Spanyol, yang memiliki akar budaya yang kuat untuk  melakukan hal yang sama.Melansir Al Jazeera pada Rabu (25/10),  dua wilayah tersebut adalah Basque dan juga Galicia. Sama halnya dengan  Catalunya, dua wilayah ini sebelumnya memiliki sebuah pemerintahan  sendiri, yang dipimpin oleh seorang Raja.Basque memiliki banyak  kemiripan dengan Catalunya, selain diberikan status otonomi, wilayah ini  juga memiliki kelompok pendukung kemerdekaan dengan keanggotaan yang  cukup besar, dengan kekuatan ekonomi yang mumpuni.
(Baca juga: Nah! Spanyol Diwanti-wanti Potensi Perlawanan Masif dari Warga Catalunya)Dari sisi  politik, partai sayap kanan Basque, Partai Nasionalis Basque (PVN) juga  memiliki posisi yang cukup kuat di Parlemen Spanyol. Jika PVN memutuskan  untuk menarik dukungan dari pemerintah Spanyol, dan memilih untuk  mencari jalur merdeka, maka hal ini dapat menimbulkan goncangan cukup  besar di Madrid.Basque turut memiliki sejarah konflik langsung  dengan pemerintah Spanyol. Kelompok separatis Basque pernah mengobarkan  perang langsung dengan pemerintah Spanyol pada 1959. Lebih dari 1.000  orang tewas, dan ribuan lain luka-luka dalam perang yang berlangsung  selama beberapa tahun tersebut.Sementara itu, Galicia, sebuah  wilayah di pesisir Spanyol juga diketahui memiliki basis separatis yang  cukup kuat. Galicia pada awalnya adalah sebuah kerajaan yang cukup  besar. Kerajaan ini berdiri dari abad kelima Masehi dan berjaya selama  10 Abad. Pada Abad ke-15 kerajaan ini memutuskan untuk bergabung dengan  Spanyol.
(Baca juga: Aliansi Kemerdekaan Catalunya Bersumpah untuk Lawan &quot;Pasal Pamungkas&quot; Spanyol)Galicia memiliki kemiripan budya dan bahasa dengan  Portugal dan kelompok sayap kanan di wilayah itu percaya mereka  seharusnya lepas dari Spanyol dan bergabung dengan Portugal. Berbeda  dengan Catalan dan Basque, secara ekonomi Galician tidaklah kuat.</content:encoded></item></channel></rss>
