<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turis Inggris yang Dipenjara karena Sentuh Pinggul Pria di Dubai Akhirnya Dipulangkan</title><description>Seorang pria Inggris yang dijatuhi hukuman tiga bulan penjara karena menyentuh pinggul pria di Dubai telah kembali di Inggris.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802047/turis-inggris-yang-dipenjara-karena-sentuh-pinggul-pria-di-dubai-akhirnya-dipulangkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802047/turis-inggris-yang-dipenjara-karena-sentuh-pinggul-pria-di-dubai-akhirnya-dipulangkan"/><item><title>Turis Inggris yang Dipenjara karena Sentuh Pinggul Pria di Dubai Akhirnya Dipulangkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802047/turis-inggris-yang-dipenjara-karena-sentuh-pinggul-pria-di-dubai-akhirnya-dipulangkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/25/18/1802047/turis-inggris-yang-dipenjara-karena-sentuh-pinggul-pria-di-dubai-akhirnya-dipulangkan</guid><pubDate>Rabu 25 Oktober 2017 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Ainur Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/25/18/1802047/turis-inggris-yang-dipenjara-karena-sentuh-pinggul-pria-di-dubai-akhirnya-dipulangkan-1jPuPizzEN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jamie Harron, pria asal Inggris yang sempat dipenjara karena menyentuh pinggul seorang pria di bar. (Foto: PA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/25/18/1802047/turis-inggris-yang-dipenjara-karena-sentuh-pinggul-pria-di-dubai-akhirnya-dipulangkan-1jPuPizzEN.jpg</image><title>Jamie Harron, pria asal Inggris yang sempat dipenjara karena menyentuh pinggul seorang pria di bar. (Foto: PA)</title></images><description>GLASGOW - Seorang pria Inggris yang dijatuhi hukuman tiga bulan penjara karena menyentuh pinggul pria di Dubai telah kembali di Inggris. Jamie Harron menggambarkan Uni Emirat Arab (UEA) adalah negara &quot;kacau&quot; setelah mendarat di Bandara Glasgow pada Selasa.
Ahli listrik berusia 27 tahun itu ditangkap dengan alasan &amp;ldquo;berbuat tidak senonoh di hadapan umum &amp;ldquo; pada Juli namun diampuni oleh Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum setelah sebuah protes internasional dilayangkan.
Tuduhan berbuat tidak senonoh di depan umum dihadapkan kepada Harron setelah ia membawa minuman dan melewati kerumunan di sebuah bar yang penuh sesak dan memegang tangan orang di depannya agar tidak menumpahkan minuman tersebut pada dirinya sendiri atau orang lain. Namun saat dia ingin menyentuh tangan orang di depannya, ia tak sengaja menyentuh seorang pria di pada bagian pinggulnya.
Akibat ketidaksengajaannya itu, ia dipenjara selama lima hari dan kemudian dibebaskan dengan uang jaminan dan paspornya disita.
BACA JUGA: Tak Sengaja Sentuh Pria, Turis Inggris Terancam Mendekam di Penjara Dubai
 
UEA memang menarik bagi turis Barat. Oleh karena itu, pihak UEA memiliki peraturan ketat dan menghindari perbuatan tidak senonoh dan homoseksualitas publik. Namun akibat hal itu, pemerintah dituding melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Kementerian Luar Negeri Inggris mendesak wisatawan untuk menghormati tradisi, adat, hukum, dan agama setempat setiap saat.
Setelah ditangkap, Harron kehilangan pekerjaannya dan diberi tahu bahwa dia menghadapi hukuman tiga tahun penjara. Dia juga telah dijatuhi hukuman penjara selama 30 hari di penjara karena gagal mendatangi pengadilan karena melakukan tindakan kasar dan minum alkohol pada waktu yang sama.
Suatu kelompok organisasi di Dubai mengatakan bahwa kedua keputusan tersebut akan diajukan banding, namun Harron kemudian dipanggil oleh polisi di Dubai dan diberi tahu bahwa kasusnya atas dirinya sudah ditutup  dia dapat mendapatkan kembali paspornya.
Harron, dari Stirling, Skotlandia, mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak akan kembali ke negara tersebut. Dia juga mengatakan bahwa dia akan melakukan perjalanan ke seluruh negara lain jika ia kembali mendapatkan pekerjaan.
&quot;Saya seperti tidak melihat cahaya di ujung terowongan itu, jujur,&quot; katanya kepada wartawan yang sedang menunggu di bandara, dilansir dari Independent, Rabu (25/10/2017).
Harron juga mengatakan bahwa dia telah menghabiskan hampir semua Rp534 juta yang dia tabung saat bekerja di Afghanistan selama enam bulan sebelum mencoba keluar dari Dubai namun dia memutuskan bahwa dia tak akan lagi melihat ke belakang dan akan lanjutkan kembali hidupnya.
(pai)</description><content:encoded>GLASGOW - Seorang pria Inggris yang dijatuhi hukuman tiga bulan penjara karena menyentuh pinggul pria di Dubai telah kembali di Inggris. Jamie Harron menggambarkan Uni Emirat Arab (UEA) adalah negara &quot;kacau&quot; setelah mendarat di Bandara Glasgow pada Selasa.
Ahli listrik berusia 27 tahun itu ditangkap dengan alasan &amp;ldquo;berbuat tidak senonoh di hadapan umum &amp;ldquo; pada Juli namun diampuni oleh Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum setelah sebuah protes internasional dilayangkan.
Tuduhan berbuat tidak senonoh di depan umum dihadapkan kepada Harron setelah ia membawa minuman dan melewati kerumunan di sebuah bar yang penuh sesak dan memegang tangan orang di depannya agar tidak menumpahkan minuman tersebut pada dirinya sendiri atau orang lain. Namun saat dia ingin menyentuh tangan orang di depannya, ia tak sengaja menyentuh seorang pria di pada bagian pinggulnya.
Akibat ketidaksengajaannya itu, ia dipenjara selama lima hari dan kemudian dibebaskan dengan uang jaminan dan paspornya disita.
BACA JUGA: Tak Sengaja Sentuh Pria, Turis Inggris Terancam Mendekam di Penjara Dubai
 
UEA memang menarik bagi turis Barat. Oleh karena itu, pihak UEA memiliki peraturan ketat dan menghindari perbuatan tidak senonoh dan homoseksualitas publik. Namun akibat hal itu, pemerintah dituding melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Kementerian Luar Negeri Inggris mendesak wisatawan untuk menghormati tradisi, adat, hukum, dan agama setempat setiap saat.
Setelah ditangkap, Harron kehilangan pekerjaannya dan diberi tahu bahwa dia menghadapi hukuman tiga tahun penjara. Dia juga telah dijatuhi hukuman penjara selama 30 hari di penjara karena gagal mendatangi pengadilan karena melakukan tindakan kasar dan minum alkohol pada waktu yang sama.
Suatu kelompok organisasi di Dubai mengatakan bahwa kedua keputusan tersebut akan diajukan banding, namun Harron kemudian dipanggil oleh polisi di Dubai dan diberi tahu bahwa kasusnya atas dirinya sudah ditutup  dia dapat mendapatkan kembali paspornya.
Harron, dari Stirling, Skotlandia, mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak akan kembali ke negara tersebut. Dia juga mengatakan bahwa dia akan melakukan perjalanan ke seluruh negara lain jika ia kembali mendapatkan pekerjaan.
&quot;Saya seperti tidak melihat cahaya di ujung terowongan itu, jujur,&quot; katanya kepada wartawan yang sedang menunggu di bandara, dilansir dari Independent, Rabu (25/10/2017).
Harron juga mengatakan bahwa dia telah menghabiskan hampir semua Rp534 juta yang dia tabung saat bekerja di Afghanistan selama enam bulan sebelum mencoba keluar dari Dubai namun dia memutuskan bahwa dia tak akan lagi melihat ke belakang dan akan lanjutkan kembali hidupnya.
(pai)</content:encoded></item></channel></rss>
