<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! Malaysia Siap Putus Semua Koneksi dengan Korut</title><description>Malaysia telah mempertimbangkan untuk menutup kedutaan besarnya di  Pyongyang, Korea Utara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/30/18/1804918/tegas-malaysia-siap-putus-semua-koneksi-dengan-korut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/10/30/18/1804918/tegas-malaysia-siap-putus-semua-koneksi-dengan-korut"/><item><title>Tegas! Malaysia Siap Putus Semua Koneksi dengan Korut</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/10/30/18/1804918/tegas-malaysia-siap-putus-semua-koneksi-dengan-korut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/10/30/18/1804918/tegas-malaysia-siap-putus-semua-koneksi-dengan-korut</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2017 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/30/18/1804918/tegas-malaysia-siap-putuskan-semua-koneksi-dengan-korut-E4hM7TN192.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Malaysia-Korut. (Foto: The Star)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/30/18/1804918/tegas-malaysia-siap-putuskan-semua-koneksi-dengan-korut-E4hM7TN192.jpg</image><title>Malaysia-Korut. (Foto: The Star)</title></images><description>KUALA LUMPUR - Malaysia sedang mengkaji hubungannya  dengan Korea Utara (Korut) dan siap untuk memutuskan semua koneksi  dengan negara itu. Langkah ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran  masyarakat internasional atas uji coba rudal balistik dan senjata nuklir  Pyongyang.Perdana Menteri Najib Tun Razak mengatakan, Malaysia  juga telah mempertimbangkan untuk menutup kedutaan besarnya di  Pyongyang, Korea Utara dan mengalihkan layanannya ke kedutaan besar  Malaysia di Beijing, China.&amp;rdquo;Di antara isu-isu yang dibahas dalam  pertemuan saya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah  situasi di Semenanjung Korea, di mana kedua negara mengemukakan  keprihatinan atas perdamaian dan keamanan kawasan Asia Pasifik yang  mendapat ancaman menyusul uji coba rudal balistik dan nuklir yang  terjadi di Korut,&amp;rdquo; kata Najib, seperti dikutip The Star, Senin (30/10/2017).&amp;rdquo;Malaysia  telah mengambil langkah-langkah untuk mematuhi semua resolusi  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berkaitan dengan ancaman Korut,  termasuk memulangkan petugas diplomatik Korut di Malaysia, dan kami  meninjau kembali hubungan kami dengan Korut, termasuk hubungan  diplomatik, politik dan ekonomi,&amp;rdquo; papar Najib.
(Baca juga: Malaysia Hentikan Seluruh Impor Barang dari Korut)&amp;rdquo;Malaysia juga  mempertimbangkan untuk menutup kedutaan kami di Pyongyang dan  memindahkannya ke Beijing, dan sekarang kami telah memperkenalkan visa  untuk masuknya warga Korea Utara ke Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya di parlemen  Malaysia kemarin.Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Anifah Aman  mengatakan bahwa Malaysia tidak memiliki rencana untuk mengirim seorang  duta besar ke Pyongyang lagi, setelah yang terakhir ditarik pulang awal  tahun ini.Kedua negara itu terlibat dalam perseteruan diplomatik  terkait penyelidikan kematian Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea  Utara Kim Jong-un, yang terbunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2  pada bulan 13 Februari. (qlh)</description><content:encoded>KUALA LUMPUR - Malaysia sedang mengkaji hubungannya  dengan Korea Utara (Korut) dan siap untuk memutuskan semua koneksi  dengan negara itu. Langkah ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran  masyarakat internasional atas uji coba rudal balistik dan senjata nuklir  Pyongyang.Perdana Menteri Najib Tun Razak mengatakan, Malaysia  juga telah mempertimbangkan untuk menutup kedutaan besarnya di  Pyongyang, Korea Utara dan mengalihkan layanannya ke kedutaan besar  Malaysia di Beijing, China.&amp;rdquo;Di antara isu-isu yang dibahas dalam  pertemuan saya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah  situasi di Semenanjung Korea, di mana kedua negara mengemukakan  keprihatinan atas perdamaian dan keamanan kawasan Asia Pasifik yang  mendapat ancaman menyusul uji coba rudal balistik dan nuklir yang  terjadi di Korut,&amp;rdquo; kata Najib, seperti dikutip The Star, Senin (30/10/2017).&amp;rdquo;Malaysia  telah mengambil langkah-langkah untuk mematuhi semua resolusi  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berkaitan dengan ancaman Korut,  termasuk memulangkan petugas diplomatik Korut di Malaysia, dan kami  meninjau kembali hubungan kami dengan Korut, termasuk hubungan  diplomatik, politik dan ekonomi,&amp;rdquo; papar Najib.
(Baca juga: Malaysia Hentikan Seluruh Impor Barang dari Korut)&amp;rdquo;Malaysia juga  mempertimbangkan untuk menutup kedutaan kami di Pyongyang dan  memindahkannya ke Beijing, dan sekarang kami telah memperkenalkan visa  untuk masuknya warga Korea Utara ke Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya di parlemen  Malaysia kemarin.Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Anifah Aman  mengatakan bahwa Malaysia tidak memiliki rencana untuk mengirim seorang  duta besar ke Pyongyang lagi, setelah yang terakhir ditarik pulang awal  tahun ini.Kedua negara itu terlibat dalam perseteruan diplomatik  terkait penyelidikan kematian Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea  Utara Kim Jong-un, yang terbunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2  pada bulan 13 Februari. (qlh)</content:encoded></item></channel></rss>
