<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uji Kadernya Maju sebagai Calon Legislatif, PSI Libatkan 11 Tokoh Independen</title><description>PSI menguji kelayakan seluruh bakal calon  legislatif yang akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada  Pemilu 2019</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/04/337/1808406/uji-kadernya-maju-sebagai-calon-legislatif-psi-libatkan-11-tokoh-independen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/04/337/1808406/uji-kadernya-maju-sebagai-calon-legislatif-psi-libatkan-11-tokoh-independen"/><item><title>Uji Kadernya Maju sebagai Calon Legislatif, PSI Libatkan 11 Tokoh Independen</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/04/337/1808406/uji-kadernya-maju-sebagai-calon-legislatif-psi-libatkan-11-tokoh-independen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/04/337/1808406/uji-kadernya-maju-sebagai-calon-legislatif-psi-libatkan-11-tokoh-independen</guid><pubDate>Sabtu 04 November 2017 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/04/337/1808406/uji-kadernya-maju-sebagai-calon-legislatif-psi-libatkan-11-tokoh-independen-v9KPXKXzZ2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PSI uji kadernya yang maju sebagai caleg dengan melibatkan 11 tokoh independen. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/04/337/1808406/uji-kadernya-maju-sebagai-calon-legislatif-psi-libatkan-11-tokoh-independen-v9KPXKXzZ2.jpg</image><title>PSI uji kadernya yang maju sebagai caleg dengan melibatkan 11 tokoh independen. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menguji kelayakan seluruh bakal calon legislatif yang akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2019. Pengujian tersebut dilakukan terbuka dengan melibatkan sejumlah tokoh sebagai penguji.

Para bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai legislatif itu nantinya diminta menyiapkan diri sebelum mengikuti ujian seleksi. Persiapan itu mulai dari visi-misi sampai rencana yang akan dilakukan ketika menjadi anggota legislatif.

&quot;Jadi kami minta mereka untuk menyiapkan visi misi mereka, apa yang memotivasi, mau jadi anggota komisi apa, apa yang akan mereka lakukan di sana. Kami sepakat enggak usah lama-lama dengan maksimal 7 slide,&quot; kata Ketua Umum PSI Grace Natalie, di Kantor PSI, Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, (04/11/2017).

(Baca Juga: Miris! Politikus PSI: Kaum Muda hanya Disapa Jelang Pemilu, Setelah Itu Dilupakan)

Grace memaparkan, nantinya masing-masing bakal calon tersebut akan diberi waktu untuk memaparkan visi misinya. Pengujian ini rencananya dilakukan selama tiga pekan ke depan, yang diikuti oleh 200 peserta.

&quot;Peserta akan diberi waktu 7 menit untuk mempresentasikan gagasan, visi misinya, 13 menit untuk tanya jawab, maksimal 20 menit,&quot; tuturnya.

(Baca Juga: PSI Siap Jadi Oposisi Konstruktif ke Pemerintahan Anies-Sandi: Kita Mendukung juga Mengawal)

Grace menjelaskan, dalam pengujian tersebut para bakal calon legislatif akan menghadapi tiga tahap, yakni administrasi, pengujian, dan, sosialisasi. Dari sana nanti juri akan memberi penilaian apakah mereka dapat mengikuti tahap selanjutnya.

&quot;Jadi juri memberika penilaian kompetensi, visi-misi, value, ada bobot, minimum mereka harus mencapai 70 persen. Jadi ada 1-5 nilainya, di atas angka 3 itu bisa masuk tahap berikutnya, yaitu sosialisasi. Di tahap sosialisasi mereka akan diberi tugas mendata mengidentifikasi apa permasalahan di dapilnya dan apa yang akan mereka lakukan terhadap itu,&quot; papar Grace.

Sejumlah juri yang akan menyeleksi bakal calon legislatif tersebut di antaranya:

1. Mantan Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu
2. Mantan Ketua MK, M Mahfud MD
3. Mantan Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto
4. Advokat Senior, Tuti Hadiputranto
5. Guru Besar Psikologi UI, Hamdi Muluk
6. Pakar Politik, Djayadi Hanan
7. Entrepreneur Muda, Wishnutama
8. Tokoh Anti Korupsi, Zainal Arifin Mochtar
9. Mantan Komisioner Komnas Perempuan, Darra Afifah
10. Dosen Politik UI, Sri Budi Eko Wardani
11. Aktivis Pendidikan, Henny Supolo.



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menguji kelayakan seluruh bakal calon legislatif yang akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2019. Pengujian tersebut dilakukan terbuka dengan melibatkan sejumlah tokoh sebagai penguji.

Para bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai legislatif itu nantinya diminta menyiapkan diri sebelum mengikuti ujian seleksi. Persiapan itu mulai dari visi-misi sampai rencana yang akan dilakukan ketika menjadi anggota legislatif.

&quot;Jadi kami minta mereka untuk menyiapkan visi misi mereka, apa yang memotivasi, mau jadi anggota komisi apa, apa yang akan mereka lakukan di sana. Kami sepakat enggak usah lama-lama dengan maksimal 7 slide,&quot; kata Ketua Umum PSI Grace Natalie, di Kantor PSI, Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, (04/11/2017).

(Baca Juga: Miris! Politikus PSI: Kaum Muda hanya Disapa Jelang Pemilu, Setelah Itu Dilupakan)

Grace memaparkan, nantinya masing-masing bakal calon tersebut akan diberi waktu untuk memaparkan visi misinya. Pengujian ini rencananya dilakukan selama tiga pekan ke depan, yang diikuti oleh 200 peserta.

&quot;Peserta akan diberi waktu 7 menit untuk mempresentasikan gagasan, visi misinya, 13 menit untuk tanya jawab, maksimal 20 menit,&quot; tuturnya.

(Baca Juga: PSI Siap Jadi Oposisi Konstruktif ke Pemerintahan Anies-Sandi: Kita Mendukung juga Mengawal)

Grace menjelaskan, dalam pengujian tersebut para bakal calon legislatif akan menghadapi tiga tahap, yakni administrasi, pengujian, dan, sosialisasi. Dari sana nanti juri akan memberi penilaian apakah mereka dapat mengikuti tahap selanjutnya.

&quot;Jadi juri memberika penilaian kompetensi, visi-misi, value, ada bobot, minimum mereka harus mencapai 70 persen. Jadi ada 1-5 nilainya, di atas angka 3 itu bisa masuk tahap berikutnya, yaitu sosialisasi. Di tahap sosialisasi mereka akan diberi tugas mendata mengidentifikasi apa permasalahan di dapilnya dan apa yang akan mereka lakukan terhadap itu,&quot; papar Grace.

Sejumlah juri yang akan menyeleksi bakal calon legislatif tersebut di antaranya:

1. Mantan Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu
2. Mantan Ketua MK, M Mahfud MD
3. Mantan Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto
4. Advokat Senior, Tuti Hadiputranto
5. Guru Besar Psikologi UI, Hamdi Muluk
6. Pakar Politik, Djayadi Hanan
7. Entrepreneur Muda, Wishnutama
8. Tokoh Anti Korupsi, Zainal Arifin Mochtar
9. Mantan Komisioner Komnas Perempuan, Darra Afifah
10. Dosen Politik UI, Sri Budi Eko Wardani
11. Aktivis Pendidikan, Henny Supolo.



</content:encoded></item></channel></rss>
