<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Presiden Catalunya Serukan Partai-Partai Pro-Kemerdekaan Bersatu untuk Pemilu </title><description>Puigdemont yakin, jika partai pro-kemerdekaan berhasil menang, maka mandat untuk memerdekakan diri dari Spanyol semakin kuat.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/05/18/1808577/mantan-presiden-catalunya-serukan-partai-partai-pro-kemerdekaan-bersatu-untuk-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/05/18/1808577/mantan-presiden-catalunya-serukan-partai-partai-pro-kemerdekaan-bersatu-untuk-pemilu"/><item><title>Mantan Presiden Catalunya Serukan Partai-Partai Pro-Kemerdekaan Bersatu untuk Pemilu </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/05/18/1808577/mantan-presiden-catalunya-serukan-partai-partai-pro-kemerdekaan-bersatu-untuk-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/05/18/1808577/mantan-presiden-catalunya-serukan-partai-partai-pro-kemerdekaan-bersatu-untuk-pemilu</guid><pubDate>Minggu 05 November 2017 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/04/18/1808577/mantan-presiden-catalunya-serukan-partai-partai-pro-kemerdekaan-bersatu-untuk-pemilu-yHq7mVBmov.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, menyerukan agar partai-partai pro-kemerdekaan bersatu menjelang pemilu (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/04/18/1808577/mantan-presiden-catalunya-serukan-partai-partai-pro-kemerdekaan-bersatu-untuk-pemilu-yHq7mVBmov.JPG</image><title>Mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, menyerukan agar partai-partai pro-kemerdekaan bersatu menjelang pemilu (Foto: Reuters)</title></images><description>BRUSSELS &amp;ndash; Mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, menyerukan agar partai-partai pro-kemerdekaan bersiap dan bergabung untuk menghadapi pemilihan umum (pemilu) daerah pada 21 Desember mendatang. Dengan demikian, perjuangan kemerdekaan Catalunya bisa tetap berlanjut.
BACA JUGA: Didakwa Kejaksaan Spanyol, Mantan Presiden Catalunya Lari ke Belgia&amp;nbsp;
Seruan itu dikicaukan oleh akun Twitter resmi Puigdemont. Pria berusia 54 tahun itu saat ini diketahui tengah mengasingkan diri di Belgia setelah Otoritas Spanyol menerbitkan surat perintah penahanan internasional atas namanya.
&amp;ldquo;Sudah waktunya semua kaum demokrat untuk bergabung. Untuk Catalunya, untuk kebebasan para tahanan politik, dan untuk republik,&amp;rdquo; kicau Carles Puigdemont, melansir dari Telegraph, Minggu (5/11/2017).
BACA JUGA: Spanyol Keluarkan Surat Perintah Penahanan, 8 Petinggi Catalunya Dipenjara
Ia menambahkan, jika koalisi partai pro-kemerdekaan mampu memenangi pemilu tersebut, maka mandat untuk merdeka dari Spanyol semakin jelas. Puigdemont sendiri tengah mempertimbangkan untuk tetap ambil bagian dalam pemilu meski harus dari tempatnya mengasingkan diri.
Sebagaimana diberitakan, Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy memutuskan membubarkan pemerintahan regional Catalunya dan memecat Carles Puigdemont. Ia juga mengumumkan agar pemilu regional Catalunya digelar pada 21 Desember untuk memilih pemimpin baru di kawasan tersebut.
BACA JUGA: Resmi! PM Spanyol Bubarkan Pemerintah Regional Catalunya&amp;nbsp;
BACA JUGA: Resmi! Madrid Ambil Alih Seluruh Pemerintahan di Catalunya
Akan tetapi, Rajoy belum memastikan apakah kelak status otonomi Catalunya dikembalikan. Sebab, saat ini Madrid mengambil alih seluruh wewenang pemerintah regional Catalunya sesuai yang tercantum dalam Pasal 155 Konstitusi Spanyol.
Delapan orang mantan menteri kabinet Catalunya saat ini dipenjara tanpa jaminan untuk bebas. Sementara itu, empat menteri lain dan Carles Puigdemont mengasingkan diri, yang dilaporkan ke Belgia. Lima orang tersebut sempat dirumorkan mencari suaka politik ke negara tersebut demi menghindari penahanan.</description><content:encoded>BRUSSELS &amp;ndash; Mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, menyerukan agar partai-partai pro-kemerdekaan bersiap dan bergabung untuk menghadapi pemilihan umum (pemilu) daerah pada 21 Desember mendatang. Dengan demikian, perjuangan kemerdekaan Catalunya bisa tetap berlanjut.
BACA JUGA: Didakwa Kejaksaan Spanyol, Mantan Presiden Catalunya Lari ke Belgia&amp;nbsp;
Seruan itu dikicaukan oleh akun Twitter resmi Puigdemont. Pria berusia 54 tahun itu saat ini diketahui tengah mengasingkan diri di Belgia setelah Otoritas Spanyol menerbitkan surat perintah penahanan internasional atas namanya.
&amp;ldquo;Sudah waktunya semua kaum demokrat untuk bergabung. Untuk Catalunya, untuk kebebasan para tahanan politik, dan untuk republik,&amp;rdquo; kicau Carles Puigdemont, melansir dari Telegraph, Minggu (5/11/2017).
BACA JUGA: Spanyol Keluarkan Surat Perintah Penahanan, 8 Petinggi Catalunya Dipenjara
Ia menambahkan, jika koalisi partai pro-kemerdekaan mampu memenangi pemilu tersebut, maka mandat untuk merdeka dari Spanyol semakin jelas. Puigdemont sendiri tengah mempertimbangkan untuk tetap ambil bagian dalam pemilu meski harus dari tempatnya mengasingkan diri.
Sebagaimana diberitakan, Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy memutuskan membubarkan pemerintahan regional Catalunya dan memecat Carles Puigdemont. Ia juga mengumumkan agar pemilu regional Catalunya digelar pada 21 Desember untuk memilih pemimpin baru di kawasan tersebut.
BACA JUGA: Resmi! PM Spanyol Bubarkan Pemerintah Regional Catalunya&amp;nbsp;
BACA JUGA: Resmi! Madrid Ambil Alih Seluruh Pemerintahan di Catalunya
Akan tetapi, Rajoy belum memastikan apakah kelak status otonomi Catalunya dikembalikan. Sebab, saat ini Madrid mengambil alih seluruh wewenang pemerintah regional Catalunya sesuai yang tercantum dalam Pasal 155 Konstitusi Spanyol.
Delapan orang mantan menteri kabinet Catalunya saat ini dipenjara tanpa jaminan untuk bebas. Sementara itu, empat menteri lain dan Carles Puigdemont mengasingkan diri, yang dilaporkan ke Belgia. Lima orang tersebut sempat dirumorkan mencari suaka politik ke negara tersebut demi menghindari penahanan.</content:encoded></item></channel></rss>
