<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PM Hariri Resign, Ketua Parlemen Lebanon: Ini Aksi Inkonstitusional</title><description>Pernyataan pengunduran diri PM Lebanon Saad Hariri menuai polemik di dalam dan luar negeri, bahkan dianggap inkonstitusional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/09/18/1811059/pm-hariri-resign-ketua-parlemen-lebanon-ini-aksi-inkonstitusional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/09/18/1811059/pm-hariri-resign-ketua-parlemen-lebanon-ini-aksi-inkonstitusional"/><item><title>PM Hariri Resign, Ketua Parlemen Lebanon: Ini Aksi Inkonstitusional</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/09/18/1811059/pm-hariri-resign-ketua-parlemen-lebanon-ini-aksi-inkonstitusional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/09/18/1811059/pm-hariri-resign-ketua-parlemen-lebanon-ini-aksi-inkonstitusional</guid><pubDate>Kamis 09 November 2017 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/09/18/1811059/pm-hariri-resign-ketua-parlemen-lebanon-ini-aksi-inkonstitusional-uYs7xH2ZJ8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan PM Lebanon, Saad Hariri. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/09/18/1811059/pm-hariri-resign-ketua-parlemen-lebanon-ini-aksi-inkonstitusional-uYs7xH2ZJ8.jpg</image><title>Mantan PM Lebanon, Saad Hariri. (Foto: Reuters)</title></images><description>BEIRUT - Akhir pekan lalu, Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad Hariri menyampaikan pengunduran diri dari Riyadh, Arab Saudi. Langkah ini pun segera menuai polemik.
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri pada Rabu 8 November waktu Beirut bahkan kembali menyatakan pengunduran diri PM Hariri inkonstitusional.
&quot;Kabinet masih ada dan pengumuman (Saad) Hariri mengenai pengunduran dirinya dengan cara ini takkan mengubah sifatnya,&quot; kata Berri kepada anggota Parlemen sebagaimana tercantum di dalam satu pernyataan dari kantor medianya.
 
BACA JUGA: Diduga Khawatir Akan Nyawanya, PM Lebanon Mengundurkan Diri Secara Mengejutkan
Berri menyatakan Kabinet akan terus berfungsi secara normal. Ketua Parlemen Lebanon tersebut menggarisbawahi &quot;pentingnya untuk memelihara persatuan nasional dan membentengi wilayah dalam negeri&quot;.
&quot;Rakyat Lebanon mampu mengatasi semua bermacam krisis yang muncul pada masa lalu, dan persatuan mereka juga akan memungkinkan mereka mengatasi penghalang saat ini,&quot; kata Berri.
 
BACA JUGA: PM Lebanon Mengundurkan Diri, Iran: Ini Skenario untuk Ciptakan Ketegangan di Kawasan
Saad Hariri mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu 4 November dalam pidato yang disiarkan dari Arab Saudi. Pengumuman itu sangat mengejutkan dunia politik di Lebanon.
Nabih Berrit mengatakan ia sedang menunggu kepulangan Saad Hariri ke Lebanon &quot;dan itu akan menegaskan pengunduran dirinya, atau itu tidak sah&quot;, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (9/11/2017). &quot;Dan ketika ia mengundurkan diri dengan dasar norma, konsultasi Parlemen akan dilakukan untuk menunjuk seorang perdana menteri baru.&quot;
 
BACA JUGA: Pasca Pengunduran Diri PM Hariri, Bahrain Perintahkan Warganya Tinggalkan Lebanon
Menurut Undang-Undang Dasar Lebanon, seorang perdana menteri yang mengundurkan diri secara teori bertindak sebagai perdana menteri sementara sampai perdana menteri baru dipilih dan berhasil membentuk kabinet.
&quot;Masalah politik yang telah ditimbulkan oleh pengunduran diri itu hanya akan diselesaikan oleh kabinet politik,&quot; kata Nabih Berri dalam petunjuk nyata bahwa ia menentang pembentukan pemerintah yang terdiri atas para teknokrat.</description><content:encoded>BEIRUT - Akhir pekan lalu, Perdana Menteri (PM) Lebanon Saad Hariri menyampaikan pengunduran diri dari Riyadh, Arab Saudi. Langkah ini pun segera menuai polemik.
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri pada Rabu 8 November waktu Beirut bahkan kembali menyatakan pengunduran diri PM Hariri inkonstitusional.
&quot;Kabinet masih ada dan pengumuman (Saad) Hariri mengenai pengunduran dirinya dengan cara ini takkan mengubah sifatnya,&quot; kata Berri kepada anggota Parlemen sebagaimana tercantum di dalam satu pernyataan dari kantor medianya.
 
BACA JUGA: Diduga Khawatir Akan Nyawanya, PM Lebanon Mengundurkan Diri Secara Mengejutkan
Berri menyatakan Kabinet akan terus berfungsi secara normal. Ketua Parlemen Lebanon tersebut menggarisbawahi &quot;pentingnya untuk memelihara persatuan nasional dan membentengi wilayah dalam negeri&quot;.
&quot;Rakyat Lebanon mampu mengatasi semua bermacam krisis yang muncul pada masa lalu, dan persatuan mereka juga akan memungkinkan mereka mengatasi penghalang saat ini,&quot; kata Berri.
 
BACA JUGA: PM Lebanon Mengundurkan Diri, Iran: Ini Skenario untuk Ciptakan Ketegangan di Kawasan
Saad Hariri mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu 4 November dalam pidato yang disiarkan dari Arab Saudi. Pengumuman itu sangat mengejutkan dunia politik di Lebanon.
Nabih Berrit mengatakan ia sedang menunggu kepulangan Saad Hariri ke Lebanon &quot;dan itu akan menegaskan pengunduran dirinya, atau itu tidak sah&quot;, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (9/11/2017). &quot;Dan ketika ia mengundurkan diri dengan dasar norma, konsultasi Parlemen akan dilakukan untuk menunjuk seorang perdana menteri baru.&quot;
 
BACA JUGA: Pasca Pengunduran Diri PM Hariri, Bahrain Perintahkan Warganya Tinggalkan Lebanon
Menurut Undang-Undang Dasar Lebanon, seorang perdana menteri yang mengundurkan diri secara teori bertindak sebagai perdana menteri sementara sampai perdana menteri baru dipilih dan berhasil membentuk kabinet.
&quot;Masalah politik yang telah ditimbulkan oleh pengunduran diri itu hanya akan diselesaikan oleh kabinet politik,&quot; kata Nabih Berri dalam petunjuk nyata bahwa ia menentang pembentukan pemerintah yang terdiri atas para teknokrat.</content:encoded></item></channel></rss>
