<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejam! Tewas Dianiaya Ibu, Greinal Menanggung Siksaan Selama 4 Bulan</title><description>Argo  Yuwono mengatakan, hari ini akan ada olah TKP kembali di rumah kontrakan  tersangka di Kebon Jeruk, Jakarta Barat..</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/14/338/1813780/kejam-tewas-dianiaya-ibu-greinal-menanggung-siksaan-selama-4-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/14/338/1813780/kejam-tewas-dianiaya-ibu-greinal-menanggung-siksaan-selama-4-bulan"/><item><title>Kejam! Tewas Dianiaya Ibu, Greinal Menanggung Siksaan Selama 4 Bulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/14/338/1813780/kejam-tewas-dianiaya-ibu-greinal-menanggung-siksaan-selama-4-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/14/338/1813780/kejam-tewas-dianiaya-ibu-greinal-menanggung-siksaan-selama-4-bulan</guid><pubDate>Selasa 14 November 2017 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/14/338/1813780/kejam-tewas-dianiaya-ibu-greinal-menanggung-siksaan-selama-4-bulan-iRN2eIX6w1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/14/338/1813780/kejam-tewas-dianiaya-ibu-greinal-menanggung-siksaan-selama-4-bulan-iRN2eIX6w1.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA - Polisi rencananya akan melakukan olah TKP  ulang di rumah kontrakan Novi Wanti (25) dalam kasus tewasnya Greinal  Wijaya (5) anak kandungnya sendiri. Berdasarkan pemeriksaan tersangka,  diketahui kalau korban sudah mengalami penyiksaan dalam 4 bulan  belakangan ini.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo  Yuwono mengatakan, hari ini akan ada olah TKP kembali di rumah kontrakan  tersangka di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. &quot;Karena dari penilaian  penyidik masih ada barbuk yang tertinggal di sana sesuai keterangan  tersangka, hari ini akan dilakukan pemeriksaan olah TKP kembali,&quot;  ujarnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/11/2017).Sejauh ini, korban sudah diautopsi dan jenazahnya sudah dikremasi oleh keluarganya. Polisi sendiri sudah memeriksa 11 saksi.Berdasarkan  keterangan dari saksi-saksi, diketahui kalau korban sudah mengalami  penyiksaan sekitar 3-4 bulan terakhir. &quot;Kekerasan dilakukan 3-4 bulan  terakhir ini,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Ibu Muda Bunuh Anak Kandung karena Sering Ngompol, Ini Kata Psikolog)
Sebelumnya diberitakan, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Harry Langgie mengatakan  pelaku pembunuhan sadis anak kandung sendiri tersebut, dilakukan  lantaran sang anak sering ngompol.
Diketahui NW (30) tega menghabisi anak kandungnya GW (5) di rumah  kos jalan Asem Kedoya, Kebon Jeruk bilangan Jakarta Barat. Pelaku NW  menghabisi nyawa anak tercintanya setelah mengikat tangan dan kaki serta  membekap korban dengan pelastik.
Roycke menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka,  pihaknya mendapat keterangan bahwa motif pelaku dikarenakan adanya  perubahan sikap korban sejak 2 bulan terakhir.
&quot;Pemeriksaan awal dari keterangan tersangka bahwa korban sering  ngompol dan memang aktif. Menurut korban 2 bulan terakhir ini sikap  anaknya berbeda dan sang ibu kesal. Mungkin ini hukuman tapi tetap  fatal,&quot; ungkap dia di hadapan wartawan di Mapolres Jakarta Barat Minggu,  (12/11/2017).</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi rencananya akan melakukan olah TKP  ulang di rumah kontrakan Novi Wanti (25) dalam kasus tewasnya Greinal  Wijaya (5) anak kandungnya sendiri. Berdasarkan pemeriksaan tersangka,  diketahui kalau korban sudah mengalami penyiksaan dalam 4 bulan  belakangan ini.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo  Yuwono mengatakan, hari ini akan ada olah TKP kembali di rumah kontrakan  tersangka di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. &quot;Karena dari penilaian  penyidik masih ada barbuk yang tertinggal di sana sesuai keterangan  tersangka, hari ini akan dilakukan pemeriksaan olah TKP kembali,&quot;  ujarnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/11/2017).Sejauh ini, korban sudah diautopsi dan jenazahnya sudah dikremasi oleh keluarganya. Polisi sendiri sudah memeriksa 11 saksi.Berdasarkan  keterangan dari saksi-saksi, diketahui kalau korban sudah mengalami  penyiksaan sekitar 3-4 bulan terakhir. &quot;Kekerasan dilakukan 3-4 bulan  terakhir ini,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Ibu Muda Bunuh Anak Kandung karena Sering Ngompol, Ini Kata Psikolog)
Sebelumnya diberitakan, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Harry Langgie mengatakan  pelaku pembunuhan sadis anak kandung sendiri tersebut, dilakukan  lantaran sang anak sering ngompol.
Diketahui NW (30) tega menghabisi anak kandungnya GW (5) di rumah  kos jalan Asem Kedoya, Kebon Jeruk bilangan Jakarta Barat. Pelaku NW  menghabisi nyawa anak tercintanya setelah mengikat tangan dan kaki serta  membekap korban dengan pelastik.
Roycke menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka,  pihaknya mendapat keterangan bahwa motif pelaku dikarenakan adanya  perubahan sikap korban sejak 2 bulan terakhir.
&quot;Pemeriksaan awal dari keterangan tersangka bahwa korban sering  ngompol dan memang aktif. Menurut korban 2 bulan terakhir ini sikap  anaknya berbeda dan sang ibu kesal. Mungkin ini hukuman tapi tetap  fatal,&quot; ungkap dia di hadapan wartawan di Mapolres Jakarta Barat Minggu,  (12/11/2017).</content:encoded></item></channel></rss>
