<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korsel Yakin Label Sponsor Terorisme Memaksa Korut ke Meja Perundingan</title><description>Setelah Jepang, kini giliran Korea Selatan  (Korsel) yang menyambuat baik keputusan AS memasukkan Korut ke daftar sponsor terorisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/21/18/1817707/korsel-yakin-label-sponsor-terorisme-memaksa-korut-ke-meja-perundingan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/21/18/1817707/korsel-yakin-label-sponsor-terorisme-memaksa-korut-ke-meja-perundingan"/><item><title>Korsel Yakin Label Sponsor Terorisme Memaksa Korut ke Meja Perundingan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/21/18/1817707/korsel-yakin-label-sponsor-terorisme-memaksa-korut-ke-meja-perundingan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/21/18/1817707/korsel-yakin-label-sponsor-terorisme-memaksa-korut-ke-meja-perundingan</guid><pubDate>Selasa 21 November 2017 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/21/18/1817707/korsel-yakin-label-sponsor-terorisme-memaksa-korut-ke-meja-perundingan-LKekWegXjI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendera Korut. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/21/18/1817707/korsel-yakin-label-sponsor-terorisme-memaksa-korut-ke-meja-perundingan-LKekWegXjI.jpg</image><title>Bendera Korut. (Foto: Reuters)</title></images><description>SEOUL - Setelah Jepang, kini giliran Korea Selatan  (Korsel) yang menyambuat baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump memasukkan kembali Korea Utara (Korut) dalam daftar  negara sponsor terorisme. Seoul percaya, predikat negara sponsor  terorisme akan memaksa Pyongyang ke meja perundingan untuk mewujudkan  denuklirisasi di semenanjung Korea.Penetapan oleh Trump yang  diumumkan pada hari Senin waktu Washington tersebut memungkinkan AS  untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Pyongyang, yang sedang  merampungkan program senjata nuklir dan rudal.&amp;ldquo;Daftar tersebut  akan berkontribusi pada denuklirisasi damai di Korea Utara,&amp;rdquo; kata  Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pesan tertulis. &amp;ldquo;Bahwa hal  itu berlanjut, bersama dengan Amerika Serikat, untuk membawa Korea Utara  ke meja perundingan,&amp;rdquo; lanjut kementerian itu.
(Baca juga: Trump Kembali Masukkan Korut dalam Daftar Negara Sponsor Terorisme)Sebelumnya,  Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mendukung keputusan Presiden Trump  terhadap rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut.&amp;rdquo;Saya  menyambut dan mendukung (penempatan daftar) karena hal tersebut  menimbulkan tekanan pada Korea Utara,&amp;rdquo; kata Abe kepada wartawan pada  hari Selasa (21/11/2017), seperti dikutip kantor berita Kyodo.Presiden  Trump dalam pengumumannya menyatakan, Korut berkali-kali mendukung  terorisme tingkat internasional. &quot;Selain mengancam dunia dengan  kerusakan nuklir, Korea Utara telah berulang kali mendukung tindakan  terorisme internasional, termasuk pembunuhan di tanah asing (luar  negeri),&amp;rdquo; kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.&amp;rdquo;Penunjukan  ini akan menjatuhkan sanksi dan hukuman lebih jauh kepada Korea Utara  dan orang-orang terkait dan mendukung kampanye tekanan maksimum kami  untuk mengisolasi rezim pembunuh tersebut,&amp;rdquo; imbuh Trump.</description><content:encoded>SEOUL - Setelah Jepang, kini giliran Korea Selatan  (Korsel) yang menyambuat baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump memasukkan kembali Korea Utara (Korut) dalam daftar  negara sponsor terorisme. Seoul percaya, predikat negara sponsor  terorisme akan memaksa Pyongyang ke meja perundingan untuk mewujudkan  denuklirisasi di semenanjung Korea.Penetapan oleh Trump yang  diumumkan pada hari Senin waktu Washington tersebut memungkinkan AS  untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Pyongyang, yang sedang  merampungkan program senjata nuklir dan rudal.&amp;ldquo;Daftar tersebut  akan berkontribusi pada denuklirisasi damai di Korea Utara,&amp;rdquo; kata  Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pesan tertulis. &amp;ldquo;Bahwa hal  itu berlanjut, bersama dengan Amerika Serikat, untuk membawa Korea Utara  ke meja perundingan,&amp;rdquo; lanjut kementerian itu.
(Baca juga: Trump Kembali Masukkan Korut dalam Daftar Negara Sponsor Terorisme)Sebelumnya,  Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mendukung keputusan Presiden Trump  terhadap rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut.&amp;rdquo;Saya  menyambut dan mendukung (penempatan daftar) karena hal tersebut  menimbulkan tekanan pada Korea Utara,&amp;rdquo; kata Abe kepada wartawan pada  hari Selasa (21/11/2017), seperti dikutip kantor berita Kyodo.Presiden  Trump dalam pengumumannya menyatakan, Korut berkali-kali mendukung  terorisme tingkat internasional. &quot;Selain mengancam dunia dengan  kerusakan nuklir, Korea Utara telah berulang kali mendukung tindakan  terorisme internasional, termasuk pembunuhan di tanah asing (luar  negeri),&amp;rdquo; kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.&amp;rdquo;Penunjukan  ini akan menjatuhkan sanksi dan hukuman lebih jauh kepada Korea Utara  dan orang-orang terkait dan mendukung kampanye tekanan maksimum kami  untuk mengisolasi rezim pembunuh tersebut,&amp;rdquo; imbuh Trump.</content:encoded></item></channel></rss>
