<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukung Pertumbuhan Depok, Membangun Sinergi UMKM dan Pengembang Properti</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/22/542/1818689/dukung-pertumbuhan-depok-membangun-sinergi-umkm-dan-pengembang-properti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/22/542/1818689/dukung-pertumbuhan-depok-membangun-sinergi-umkm-dan-pengembang-properti"/><item><title>Dukung Pertumbuhan Depok, Membangun Sinergi UMKM dan Pengembang Properti</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/22/542/1818689/dukung-pertumbuhan-depok-membangun-sinergi-umkm-dan-pengembang-properti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/22/542/1818689/dukung-pertumbuhan-depok-membangun-sinergi-umkm-dan-pengembang-properti</guid><pubDate>Rabu 22 November 2017 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Advertorial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/22/542/1818689/dukung-pertumbuhan-depok-membangun-sinergi-umkm-dan-pengembang-properti-ipCuudSZqA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">FGD Membangun UMKM Depok-Pengembang Properti (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/22/542/1818689/dukung-pertumbuhan-depok-membangun-sinergi-umkm-dan-pengembang-properti-ipCuudSZqA.jpg</image><title>FGD Membangun UMKM Depok-Pengembang Properti (Foto: Ist)</title></images><description>DEPOK - Kota Depok merupakan salah satu wilayah paling strategis di Provinsi Jawa Barat. Letak dan posisinya sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta, Depok punya pengaruh kuat terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya. Selain itu, sejak 2008 silam lebih dari separuh penduduk Kota Depok termasuk kelompok usia produktif. Oleh karenanya, tantangan ekonomis dalam jangka pendek adalah menyediakan lapangan kerja dan memperluas kesempatan kerja melalui pengembangan ekonomi lokal yang tepat.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Depok menilai perkembangan ekonomi di wilayahnya cukup pesat namun kurang menyentuh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM). Perhatian Pemerintah Kota Depok dan stakeholders terkait melalui program pemberdayaan dan pengembangan UMKM belum secara menyeluruh dan kontinu menyentuh seluruh potensi UMKM yang ada. Padahal, pelaku UMKM perlu mendapat perhatian penuh dari semua pihak sehingga perkembangan ekonomi di Kota Depok tidak hanya dinikmati oleh segelintir pengusaha berkantong tebal.
Permasalahan yang dihadapi UMKM sebetulnya bukan saja modal, tapi juga edukasi dan pendampingan sehingga mereka punya kesempatan benjualan dengan nyaman serta tentu menguntungkan. Karenanya, untuk menciptakan kondisi tersebut perlu langkah-langkah konkrit dan kontinu dari pemerintah sebagai wujud keberpihakan terhadap pengembangan UMKM. Salah satunya, mendorong kemitraan usaha strategis antara perusahaan skala besar dengan yang kecil.
Banyak pola kemitraan usaha besar-kecil yang bisa dilakukan, antara lain transfer knowledge, edukasi, dan pendampingan guna meningkatkan keahlian sumber daya UMKM sehingga memiliki daya saing yang kuat. Jadi, perusahaan besar tidak melulu harus menyediakan lapak atau tempat berjualan bagi UMKM, ujar Miftah Sunandar, Ketua KADIN Kota Depok, pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Membangun Kemitraan UMKM Depok-Pengembang Properti, di Marketing Gallery Cimanggis City, Jl. Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Rabu 15 November 2017.
Hal yang sama diungkapkan Project Director Cimanggis City, Sanggam Sitorus. Dia menyebut, salah satu kemitraan yang bisa dilakukan adalah menjadi supplier atau vendor yang menyuplai berbagai kebutuhan perusahaan skala besar. Dalam keseharian kami tentu banyak kebutuhan guna menunjang operasional bisnis, seperti pasokan catering saat event-event tertentu. Di sini, terbuka kesempatan bagi UMKM untuk menyuplai kebutuhan catering kami. Jadi, kemitraan yang kita bangun di sini bisa saling menguntungkan, dimana kami bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan katering, dan di sisi lain UMKM pun bisa terus berkembang karena dapat order,&amp;rdquo; ungkapnya.
Selain itu, lanjut Sanggam, Cimanggis City nantinya tidak hanya menawarkan hunian bertingkat tetapi juga menyediakan unit-unit ruko dengan harga sangat terjangkau bagi UMKM. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap tumbuh kembangnya UMKM di Kota Depok,&amp;#148; ucapnya.
Guna menjawab tantangan tersebut, Sanggam menambahkan, PT Permata Sakti Mandiri membesut proyek properti di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Hunian vertikal yang diberi nama Cimanggis City ini ditawarkan dengan harga terjangkau bagi masyarakat sub-urban, hanya Rp250 jutaan per unit atau sekitar Rp11 juta per meter per segi.
Apartemen Cimanggis City adalah hunian dengan konsep lagoon leisure. Hunian yang tidak hanya mampu memberikan kenyaman bagi penghuninya untuk beristirahat (relaksasi) setelah beraktivitas namun juga mampu sebagai tempat aktualisasi diri bagi keluarga dan hubungan sosial lainnya.
Selain itu, Cimanggis City juga memberikan kemudahan cara pembayaran di antaranya dengan pembayaran cash bertahap maupun KPA Bank BTN. Tak hanya itu, untuk transaksi pada November 2017 ini disediakan hadiah langsung annual pass Jungleland.
</description><content:encoded>DEPOK - Kota Depok merupakan salah satu wilayah paling strategis di Provinsi Jawa Barat. Letak dan posisinya sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta, Depok punya pengaruh kuat terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya. Selain itu, sejak 2008 silam lebih dari separuh penduduk Kota Depok termasuk kelompok usia produktif. Oleh karenanya, tantangan ekonomis dalam jangka pendek adalah menyediakan lapangan kerja dan memperluas kesempatan kerja melalui pengembangan ekonomi lokal yang tepat.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Depok menilai perkembangan ekonomi di wilayahnya cukup pesat namun kurang menyentuh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM). Perhatian Pemerintah Kota Depok dan stakeholders terkait melalui program pemberdayaan dan pengembangan UMKM belum secara menyeluruh dan kontinu menyentuh seluruh potensi UMKM yang ada. Padahal, pelaku UMKM perlu mendapat perhatian penuh dari semua pihak sehingga perkembangan ekonomi di Kota Depok tidak hanya dinikmati oleh segelintir pengusaha berkantong tebal.
Permasalahan yang dihadapi UMKM sebetulnya bukan saja modal, tapi juga edukasi dan pendampingan sehingga mereka punya kesempatan benjualan dengan nyaman serta tentu menguntungkan. Karenanya, untuk menciptakan kondisi tersebut perlu langkah-langkah konkrit dan kontinu dari pemerintah sebagai wujud keberpihakan terhadap pengembangan UMKM. Salah satunya, mendorong kemitraan usaha strategis antara perusahaan skala besar dengan yang kecil.
Banyak pola kemitraan usaha besar-kecil yang bisa dilakukan, antara lain transfer knowledge, edukasi, dan pendampingan guna meningkatkan keahlian sumber daya UMKM sehingga memiliki daya saing yang kuat. Jadi, perusahaan besar tidak melulu harus menyediakan lapak atau tempat berjualan bagi UMKM, ujar Miftah Sunandar, Ketua KADIN Kota Depok, pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Membangun Kemitraan UMKM Depok-Pengembang Properti, di Marketing Gallery Cimanggis City, Jl. Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Rabu 15 November 2017.
Hal yang sama diungkapkan Project Director Cimanggis City, Sanggam Sitorus. Dia menyebut, salah satu kemitraan yang bisa dilakukan adalah menjadi supplier atau vendor yang menyuplai berbagai kebutuhan perusahaan skala besar. Dalam keseharian kami tentu banyak kebutuhan guna menunjang operasional bisnis, seperti pasokan catering saat event-event tertentu. Di sini, terbuka kesempatan bagi UMKM untuk menyuplai kebutuhan catering kami. Jadi, kemitraan yang kita bangun di sini bisa saling menguntungkan, dimana kami bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan katering, dan di sisi lain UMKM pun bisa terus berkembang karena dapat order,&amp;rdquo; ungkapnya.
Selain itu, lanjut Sanggam, Cimanggis City nantinya tidak hanya menawarkan hunian bertingkat tetapi juga menyediakan unit-unit ruko dengan harga sangat terjangkau bagi UMKM. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap tumbuh kembangnya UMKM di Kota Depok,&amp;#148; ucapnya.
Guna menjawab tantangan tersebut, Sanggam menambahkan, PT Permata Sakti Mandiri membesut proyek properti di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Hunian vertikal yang diberi nama Cimanggis City ini ditawarkan dengan harga terjangkau bagi masyarakat sub-urban, hanya Rp250 jutaan per unit atau sekitar Rp11 juta per meter per segi.
Apartemen Cimanggis City adalah hunian dengan konsep lagoon leisure. Hunian yang tidak hanya mampu memberikan kenyaman bagi penghuninya untuk beristirahat (relaksasi) setelah beraktivitas namun juga mampu sebagai tempat aktualisasi diri bagi keluarga dan hubungan sosial lainnya.
Selain itu, Cimanggis City juga memberikan kemudahan cara pembayaran di antaranya dengan pembayaran cash bertahap maupun KPA Bank BTN. Tak hanya itu, untuk transaksi pada November 2017 ini disediakan hadiah langsung annual pass Jungleland.
</content:encoded></item></channel></rss>
