<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dedi Mulyadi: Kondisi Partai Golkar Sedang Kritis!</title><description>&quot;Kondisi Partai Golkar saat ini sedang kritis. Makanya, perlu penyelamatan cepat dari pengurus,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/23/337/1819128/dedi-mulyadi-kondisi-partai-golkar-sedang-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/23/337/1819128/dedi-mulyadi-kondisi-partai-golkar-sedang-kritis"/><item><title>Dedi Mulyadi: Kondisi Partai Golkar Sedang Kritis!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/23/337/1819128/dedi-mulyadi-kondisi-partai-golkar-sedang-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/23/337/1819128/dedi-mulyadi-kondisi-partai-golkar-sedang-kritis</guid><pubDate>Kamis 23 November 2017 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Mulyana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/23/337/1819128/dedi-mulyadi-kondisi-partai-golkar-sedang-kritis-uLgDBbIOVt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dedi Mulyadi menyebut kondisi Partai Golkar saat ini dalam keadaan kritis (Foto: Mulyana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/23/337/1819128/dedi-mulyadi-kondisi-partai-golkar-sedang-kritis-uLgDBbIOVt.jpg</image><title>Dedi Mulyadi menyebut kondisi Partai Golkar saat ini dalam keadaan kritis (Foto: Mulyana/Okezone)</title></images><description>PURWAKARTA - Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi berpendapat, partainya terancam hilang kepercayaan dari publik, jika DPP tak segera merumuskan langkah-langkah strategis menyikapi kondisi partai berlambang pohon beringin itu saat ini.

&quot;Kondisi Partai Golkar saat ini sedang kritis. Makanya, perlu penyelamatan cepat dari pengurus,&quot; ujar Dedi kepada Okezone di Purwakarta, Kamis (23/11/2017).

Dalam hal ini, Dedi mengaku, pihaknya berkewajiban untuk turut serta dalam upaya penyelamatan ini. Karena, bila kondisi saat ini terus dibiarkan berlarut-larut, harapan pemilih Golkar dari usia 40 tahun ke atas yang menjadi kekuatan partainya selama ini bisa terancam hilang kepercayaannya.

&quot;Soliditas partai harus lebih diutamakan. Karena, saat ini upaya penyelamatan lebih penting dari berbagai agenda politik jangka pendek,&quot; jelas dia.
&amp;lrm;&amp;lrm;
Saat ini, kata dia, pihaknya bersama pengurus daerah partai lainnya memberikan dua opini yang wajib dilakukan partai untuk keluar dari masalah saat ini. Pertama, seluruh pengurus daerah akan melakukan musyawarah untuk membahas pemimpin baru secara definitif. Kedua, segera dilaksanakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk membahas pemilihan pemimpin baru dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, langkah ini harus segera direalisasikan, mengingat saat ini sudah tak ada waktu lagi berbenah. Karena, kedepan banyak agenda politik lain yang tengah menanti.&amp;lrm; &quot;&amp;lrm;Kalau dua langkah ini tak segera dilaksanakan sesegera mungkin, Golkar akan kiamat. Kita tidak akan menunggu Munaslub berlama-berlama,&quot; tegas dia.

Dalam rangka penyelamatan Partai Golkar, Dedi menjelaskan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan para Ketua DPD Golkar se Indonesia terutama di Jawa.&amp;lrm; Pihaknya di daerah mendesak partainya segera memutuskan jadwal pelaksanaan Munaslub paling lama sampai tanggal 30 November mendatang.
&amp;lrm;
&quot;Kalau sudah 2/3 dari DPD I yang setuju, tak ada alasan lagi Munaslub untuk memilih pemimpin baru di lama-lama. Itu sudah mau tak mau harus dilaksanakan Munaslub,&quot; kata dia menambahkan.
&amp;lrm;
Selama ini dirinya bersama pengurus daerah lainnya konsen untuk menyelamatkan partai. Adapun rekomendasi kepala daerah yang selama ini diberitakan di media dinilai sebagai alasan dirinya berjuang sangat salah.

&quot;Salah kalau saya dinilai berjuang demi rekomendasi pilgub. Saya ini kader partai dan wajib berjuang menyelamatkan partai,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>PURWAKARTA - Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi berpendapat, partainya terancam hilang kepercayaan dari publik, jika DPP tak segera merumuskan langkah-langkah strategis menyikapi kondisi partai berlambang pohon beringin itu saat ini.

&quot;Kondisi Partai Golkar saat ini sedang kritis. Makanya, perlu penyelamatan cepat dari pengurus,&quot; ujar Dedi kepada Okezone di Purwakarta, Kamis (23/11/2017).

Dalam hal ini, Dedi mengaku, pihaknya berkewajiban untuk turut serta dalam upaya penyelamatan ini. Karena, bila kondisi saat ini terus dibiarkan berlarut-larut, harapan pemilih Golkar dari usia 40 tahun ke atas yang menjadi kekuatan partainya selama ini bisa terancam hilang kepercayaannya.

&quot;Soliditas partai harus lebih diutamakan. Karena, saat ini upaya penyelamatan lebih penting dari berbagai agenda politik jangka pendek,&quot; jelas dia.
&amp;lrm;&amp;lrm;
Saat ini, kata dia, pihaknya bersama pengurus daerah partai lainnya memberikan dua opini yang wajib dilakukan partai untuk keluar dari masalah saat ini. Pertama, seluruh pengurus daerah akan melakukan musyawarah untuk membahas pemimpin baru secara definitif. Kedua, segera dilaksanakannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk membahas pemilihan pemimpin baru dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, langkah ini harus segera direalisasikan, mengingat saat ini sudah tak ada waktu lagi berbenah. Karena, kedepan banyak agenda politik lain yang tengah menanti.&amp;lrm; &quot;&amp;lrm;Kalau dua langkah ini tak segera dilaksanakan sesegera mungkin, Golkar akan kiamat. Kita tidak akan menunggu Munaslub berlama-berlama,&quot; tegas dia.

Dalam rangka penyelamatan Partai Golkar, Dedi menjelaskan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan para Ketua DPD Golkar se Indonesia terutama di Jawa.&amp;lrm; Pihaknya di daerah mendesak partainya segera memutuskan jadwal pelaksanaan Munaslub paling lama sampai tanggal 30 November mendatang.
&amp;lrm;
&quot;Kalau sudah 2/3 dari DPD I yang setuju, tak ada alasan lagi Munaslub untuk memilih pemimpin baru di lama-lama. Itu sudah mau tak mau harus dilaksanakan Munaslub,&quot; kata dia menambahkan.
&amp;lrm;
Selama ini dirinya bersama pengurus daerah lainnya konsen untuk menyelamatkan partai. Adapun rekomendasi kepala daerah yang selama ini diberitakan di media dinilai sebagai alasan dirinya berjuang sangat salah.

&quot;Salah kalau saya dinilai berjuang demi rekomendasi pilgub. Saya ini kader partai dan wajib berjuang menyelamatkan partai,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
