<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tewaskan Syahdan, Seorang Pelajar Pelaku Duel ala Gladiator Jadi Tersangka</title><description>DM diduga merupakan lawan duel korban tewas, Ahmad Raih  Syahdan (16), pelajar SMP Islam Asy Syuhada, Rumpin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/27/338/1821451/tewaskan-syahdan-seorang-pelajar-pelaku-duel-ala-gladiator-jadi-tersangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/27/338/1821451/tewaskan-syahdan-seorang-pelajar-pelaku-duel-ala-gladiator-jadi-tersangka"/><item><title>Tewaskan Syahdan, Seorang Pelajar Pelaku Duel ala Gladiator Jadi Tersangka</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/27/338/1821451/tewaskan-syahdan-seorang-pelajar-pelaku-duel-ala-gladiator-jadi-tersangka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/27/338/1821451/tewaskan-syahdan-seorang-pelajar-pelaku-duel-ala-gladiator-jadi-tersangka</guid><pubDate>Senin 27 November 2017 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/27/338/1821451/tewaskan-syahdan-seorang-pelajar-pelaku-duel-ala-gladiator-jadi-tersangka-IWboot5TJN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/27/338/1821451/tewaskan-syahdan-seorang-pelajar-pelaku-duel-ala-gladiator-jadi-tersangka-IWboot5TJN.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>BOGOR - Polsek Rumpin telah menetapkan DM (16), terduga  pelaku kasus perkelahian ala gladiator di Kabupaten Bogor, sebagai  tersangka. DM diduga merupakan lawan duel korban tewas, Ahmad Raih  Syahdan (16), pelajar SMP Islam Asy Syuhada, Rumpin.Meski sudah  menyandang status tersangka, namun DM, siswa SMP Leuwibatu, Rumpin,  Bogor belum ditahan. Alasan polisi karena masih melakukan penyelidikan, memeriksa  saksi, dan mencari alat bukti lain. &quot;Kami juga sedang koordinasi dengan  KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan Unit PPA Polres Bogor,&quot;  ujar Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong, Senin (27/11/2017).Menurut  Kompol Surdin, dari hasil penyidikan sementara, baru satu dari lima  pelajar yang diduga terlibat dalam kasus duel ala galadiator yang  terjadi pada Jumat (24/11) sore itu. DM sendiri sejak kejadian  sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan. Namun saat polisi hendak  memintai keterangan kembali, DM selalu tidak berada di rumah.Hingga  kini polisi masih mendalami kasus perkelahian satu lawan satu yang  dilakukan oleh tiga pasang pelajar dari dua SMP berbeda itu. DM sendiri  merupakan lawan korban saat perkelahian ala gladiator berlangsung.  &quot;Penyidik kami masih terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk empat  pelajar dari kedua SMP yang terlibat duel tos-tosan ini,&quot; katanya.
(Baca juga: Tarung ala Gladiator, Seorang Pelajar SMP di Bogor Tewas Dibacok)Kanit  Reskrim Polsek Rumpin AKP Asep Triyono menyebutkan, dari hasil  pemeriksaan sementara hanya DM lawan duel korban saat perkelahian  terjadi di perkebunan karet, Kampung Leuwihalang, Desa Gobang, Kecamatan  Rumpin, Kabupaten Bogor.Di sisi lain, meski pihak keluarga  korban menolak, polisi tetap melakukan autopsi terhadap jasad korban di  RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, satu hari setelah kejadian. Karena  dari hasil olah TKP terdapat luka sabetan senjata tajam di bagian  pinggang belakang, pinggul, serta lengan kanan atas dan bawah korban.
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Rumpin, Kompol Sudin Simangunsong mengatakan kejadian berawal  saat korban bersama dua teman sekolahnya janjian dengan pelajar dari  sekolah lain di Lapangan Leuwihalang untuk berkelahi ala 'gladiator' 3  lawan 3 menggunakan senjata tajam sekira pukul 16:30 WIB Jumat 24  November 2017.
Saat pertarungan tersebut, korban mengalami luka robek sabetan  senjata tajam di bagian pinggang belakang, pinggul, lengan dan  pergelangan tangan kanan. Mengetahui hal tersebut, teman korban langsung  membawanya ke Puskesmas Rumpin.
&quot;Nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di puskesmas karena kehabisan darah,&quot; jelas Sudin.</description><content:encoded>BOGOR - Polsek Rumpin telah menetapkan DM (16), terduga  pelaku kasus perkelahian ala gladiator di Kabupaten Bogor, sebagai  tersangka. DM diduga merupakan lawan duel korban tewas, Ahmad Raih  Syahdan (16), pelajar SMP Islam Asy Syuhada, Rumpin.Meski sudah  menyandang status tersangka, namun DM, siswa SMP Leuwibatu, Rumpin,  Bogor belum ditahan. Alasan polisi karena masih melakukan penyelidikan, memeriksa  saksi, dan mencari alat bukti lain. &quot;Kami juga sedang koordinasi dengan  KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan Unit PPA Polres Bogor,&quot;  ujar Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong, Senin (27/11/2017).Menurut  Kompol Surdin, dari hasil penyidikan sementara, baru satu dari lima  pelajar yang diduga terlibat dalam kasus duel ala galadiator yang  terjadi pada Jumat (24/11) sore itu. DM sendiri sejak kejadian  sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan. Namun saat polisi hendak  memintai keterangan kembali, DM selalu tidak berada di rumah.Hingga  kini polisi masih mendalami kasus perkelahian satu lawan satu yang  dilakukan oleh tiga pasang pelajar dari dua SMP berbeda itu. DM sendiri  merupakan lawan korban saat perkelahian ala gladiator berlangsung.  &quot;Penyidik kami masih terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk empat  pelajar dari kedua SMP yang terlibat duel tos-tosan ini,&quot; katanya.
(Baca juga: Tarung ala Gladiator, Seorang Pelajar SMP di Bogor Tewas Dibacok)Kanit  Reskrim Polsek Rumpin AKP Asep Triyono menyebutkan, dari hasil  pemeriksaan sementara hanya DM lawan duel korban saat perkelahian  terjadi di perkebunan karet, Kampung Leuwihalang, Desa Gobang, Kecamatan  Rumpin, Kabupaten Bogor.Di sisi lain, meski pihak keluarga  korban menolak, polisi tetap melakukan autopsi terhadap jasad korban di  RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, satu hari setelah kejadian. Karena  dari hasil olah TKP terdapat luka sabetan senjata tajam di bagian  pinggang belakang, pinggul, serta lengan kanan atas dan bawah korban.
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Rumpin, Kompol Sudin Simangunsong mengatakan kejadian berawal  saat korban bersama dua teman sekolahnya janjian dengan pelajar dari  sekolah lain di Lapangan Leuwihalang untuk berkelahi ala 'gladiator' 3  lawan 3 menggunakan senjata tajam sekira pukul 16:30 WIB Jumat 24  November 2017.
Saat pertarungan tersebut, korban mengalami luka robek sabetan  senjata tajam di bagian pinggang belakang, pinggul, lengan dan  pergelangan tangan kanan. Mengetahui hal tersebut, teman korban langsung  membawanya ke Puskesmas Rumpin.
&quot;Nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di puskesmas karena kehabisan darah,&quot; jelas Sudin.</content:encoded></item></channel></rss>
