<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pamit ke Orangtua Belajar Mengaji, Pelajar Ini Malah Ikut Tawuran</title><description>Dua kelompok pelajar SMP terlibat tawuran di  Jalan Raya Caman,  Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa 28 November 2017 petang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/29/338/1822431/pamit-ke-orangtua-belajar-mengaji-pelajar-ini-malah-ikut-tawuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/11/29/338/1822431/pamit-ke-orangtua-belajar-mengaji-pelajar-ini-malah-ikut-tawuran"/><item><title>Pamit ke Orangtua Belajar Mengaji, Pelajar Ini Malah Ikut Tawuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/11/29/338/1822431/pamit-ke-orangtua-belajar-mengaji-pelajar-ini-malah-ikut-tawuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/11/29/338/1822431/pamit-ke-orangtua-belajar-mengaji-pelajar-ini-malah-ikut-tawuran</guid><pubDate>Rabu 29 November 2017 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/11/29/338/1822431/pamit-ke-orangtua-belajar-mengaji-pelajar-ini-malah-ikut-tawuran-y1DgNNyihG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/11/29/338/1822431/pamit-ke-orangtua-belajar-mengaji-pelajar-ini-malah-ikut-tawuran-y1DgNNyihG.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>BEKASI - Dua kelompok pelajar SMP terlibat tawuran di  Jalan Raya Caman, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa 28 November 2017 petang. Tawuran bubar setelah Tim Patriot Polres Metro  Bekasi Kota datang ke lokasi dan mengamankan dua pelajar, yakni SP dan  NS.Kedua pelajar menangis histeris saat diamankan petugas.  Padahal sebelum ditangkap, kedua pelajar terlihat gagah saat tawuran  dengan pelajar lain. Dan ternyata, orangtua kedua pelajar juga ikut  menangis histeris melihat anaknya diamankan petugas.&amp;rdquo;Keduanya  kami amankan ketika berusaha kabur saat petugas datang membubarkan aksi  tawuran,&amp;rdquo; ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi  Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.
Di lokasi tawuran, petugas menemukan  senjata tajam jenis mirip seperti gergaji. Namun, dari hasil  penyelidikan sementara diketahui senjata tajam tersebut bukan milik  kedua siswa.
(Baca juga: Tawuran Pecah di Bekasi, Seorang Remaja Tewas Mengenaskan &amp;amp; 3 Orang Kritis)Sementara itu, NS membantah terlibat tawuran dengan  sekelompok pelajar di Jalan Raya Caman. Pelajar dari salah satu SMP  Negeri di Kota Bekasi ini mengaku sedang mengambil makalah tugas  sekolah, dan kebetulan ada gerombolan pelajar dan terjadilah tawuran  tersebut.Adapun orangtua NS yang menjemput geram dengan anaknya  yang tertangkap polisi karena diduga terlibat tawuran. Bahkan, sambil  memarahi anaknya kedua orangtua pelajar tersebut turut menangis.&amp;rdquo;Pamit  mau belajar mengaji, kok malah tertangkap tawuran,&amp;rdquo; katanya.Kedua  siswa akhirnya dilepaskan setelah dilakukan pembinaan dan membuat surat  pernyataan di hadapan polisi, orangtuanya, serta perwakilan sekolah.</description><content:encoded>BEKASI - Dua kelompok pelajar SMP terlibat tawuran di  Jalan Raya Caman, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa 28 November 2017 petang. Tawuran bubar setelah Tim Patriot Polres Metro  Bekasi Kota datang ke lokasi dan mengamankan dua pelajar, yakni SP dan  NS.Kedua pelajar menangis histeris saat diamankan petugas.  Padahal sebelum ditangkap, kedua pelajar terlihat gagah saat tawuran  dengan pelajar lain. Dan ternyata, orangtua kedua pelajar juga ikut  menangis histeris melihat anaknya diamankan petugas.&amp;rdquo;Keduanya  kami amankan ketika berusaha kabur saat petugas datang membubarkan aksi  tawuran,&amp;rdquo; ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi  Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.
Di lokasi tawuran, petugas menemukan  senjata tajam jenis mirip seperti gergaji. Namun, dari hasil  penyelidikan sementara diketahui senjata tajam tersebut bukan milik  kedua siswa.
(Baca juga: Tawuran Pecah di Bekasi, Seorang Remaja Tewas Mengenaskan &amp;amp; 3 Orang Kritis)Sementara itu, NS membantah terlibat tawuran dengan  sekelompok pelajar di Jalan Raya Caman. Pelajar dari salah satu SMP  Negeri di Kota Bekasi ini mengaku sedang mengambil makalah tugas  sekolah, dan kebetulan ada gerombolan pelajar dan terjadilah tawuran  tersebut.Adapun orangtua NS yang menjemput geram dengan anaknya  yang tertangkap polisi karena diduga terlibat tawuran. Bahkan, sambil  memarahi anaknya kedua orangtua pelajar tersebut turut menangis.&amp;rdquo;Pamit  mau belajar mengaji, kok malah tertangkap tawuran,&amp;rdquo; katanya.Kedua  siswa akhirnya dilepaskan setelah dilakukan pembinaan dan membuat surat  pernyataan di hadapan polisi, orangtuanya, serta perwakilan sekolah.</content:encoded></item></channel></rss>
