<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kembali Terpilih sebagai Anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional </title><description>Indonesia terpilih sebagai anggota kategori C yang memiliki kepentingan khusus dalam transportasi laut atau navigasi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/02/18/1823969/indonesia-kembali-terpilih-sebagai-anggota-dewan-organisasi-maritim-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/02/18/1823969/indonesia-kembali-terpilih-sebagai-anggota-dewan-organisasi-maritim-internasional"/><item><title>Indonesia Kembali Terpilih sebagai Anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/02/18/1823969/indonesia-kembali-terpilih-sebagai-anggota-dewan-organisasi-maritim-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/02/18/1823969/indonesia-kembali-terpilih-sebagai-anggota-dewan-organisasi-maritim-internasional</guid><pubDate>Sabtu 02 Desember 2017 06:55 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/02/18/1823969/indonesia-kembali-terpilih-sebagai-anggota-dewan-organisasi-maritim-internasional-Jcx6iIf3zo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Delegasi Indonesia dalam Sidang Dewan Anggota IMO (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/02/18/1823969/indonesia-kembali-terpilih-sebagai-anggota-dewan-organisasi-maritim-internasional-Jcx6iIf3zo.jpg</image><title>Delegasi Indonesia dalam Sidang Dewan Anggota IMO (Foto: Istimewa)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Indonesia kembali mendapat kehormatan untuk menjadi anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization) atau IMO Kategori C untuk periode 2018-2019 dalam sidang pemilihan yang berlangsung pada Jumat 1 Desember di London, Inggris.
&amp;ldquo;Tentu saja kita sangat  bersyukur atas terpilihnya kembali Indonesia di Dewan IMO, terlebih lagi dengan kenaikan perolehan suara dan ranking dibandingkan periode lalu,&quot; ucap Duta Besar RI untuk Inggris Raya, Irlandia, dan Organisasi Maritim Internasional, Dr. Rizal Sukma yang memimpin Delegasi Indonesia pada saat sidang pemilihan, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Sabtu (2/12/2017).
Duta Besar RI menekankan bahwa terpilihnya Indonesia menunjukkan  pengakuan negara anggota IMO atas peran aktif Indonesia di sektor maritim global dan keberhasilan diplomasi RI di bidang tata kelola maritim global dan pencegahan pencemaran laut.
Sebagai anggota Dewan IMO, Indonesia memainkan peran strategis dalam menentukan agenda dan kebijakan global di bidang kemaritiman, khususnya yang menjadi fokus dan mandat IMO.  Keanggotaan di IMO bertujuan pula untuk mewujudkan visi Pemerintah RI sebagai global maritime fulcrum dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional.
Pemilihan anggota baru Dewan IMO dilakukan di sela-sela Sidang Majelis IMO ke-30 yang berlangsung pada 27 November &amp;ndash; 6 Desember 2017 di London, Inggris. Delegasi Indonesia yang hadir di Sidang Majelis IMO ke-30 terdiri dari perwakilan berbagai kementerian terkait, industri dan asosiasi seperti Pertamina, Pelindo, Pelni, dan INSA.
IMO adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pelayaran dan pencegahan pencemaran laut oleh kapal. Dewan IMO merupakan organ eksekutif organisasi yang bertanggung jawab untuk mengawasi kerja dan kinerja organisasi. Dewan dipilih untuk jangka waktu dua tahun.
Terdapat 3 (tiga) kategori Anggota Dewan IMO yaitu Kategori A, B, dan C. Anggota Dewan pada Kategori A merupakan 10 negara anggota dengan armada terbesar. Kategori B merupakan 10 negara lain dengan kepentingan terbesar dalam penggunaan jasa pelayaran. Kategori C adalah  20 negara yang tidak termasuk dalam anggota kategori A dan B, namun memiliki kepentingan khusus dalam transportasi laut atau navigasi dan yang pemilihannya ke dalam anggota Dewan akan memastikan keterwakilan semua daerah geografis utama di dunia.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Indonesia kembali mendapat kehormatan untuk menjadi anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization) atau IMO Kategori C untuk periode 2018-2019 dalam sidang pemilihan yang berlangsung pada Jumat 1 Desember di London, Inggris.
&amp;ldquo;Tentu saja kita sangat  bersyukur atas terpilihnya kembali Indonesia di Dewan IMO, terlebih lagi dengan kenaikan perolehan suara dan ranking dibandingkan periode lalu,&quot; ucap Duta Besar RI untuk Inggris Raya, Irlandia, dan Organisasi Maritim Internasional, Dr. Rizal Sukma yang memimpin Delegasi Indonesia pada saat sidang pemilihan, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Sabtu (2/12/2017).
Duta Besar RI menekankan bahwa terpilihnya Indonesia menunjukkan  pengakuan negara anggota IMO atas peran aktif Indonesia di sektor maritim global dan keberhasilan diplomasi RI di bidang tata kelola maritim global dan pencegahan pencemaran laut.
Sebagai anggota Dewan IMO, Indonesia memainkan peran strategis dalam menentukan agenda dan kebijakan global di bidang kemaritiman, khususnya yang menjadi fokus dan mandat IMO.  Keanggotaan di IMO bertujuan pula untuk mewujudkan visi Pemerintah RI sebagai global maritime fulcrum dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional.
Pemilihan anggota baru Dewan IMO dilakukan di sela-sela Sidang Majelis IMO ke-30 yang berlangsung pada 27 November &amp;ndash; 6 Desember 2017 di London, Inggris. Delegasi Indonesia yang hadir di Sidang Majelis IMO ke-30 terdiri dari perwakilan berbagai kementerian terkait, industri dan asosiasi seperti Pertamina, Pelindo, Pelni, dan INSA.
IMO adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pelayaran dan pencegahan pencemaran laut oleh kapal. Dewan IMO merupakan organ eksekutif organisasi yang bertanggung jawab untuk mengawasi kerja dan kinerja organisasi. Dewan dipilih untuk jangka waktu dua tahun.
Terdapat 3 (tiga) kategori Anggota Dewan IMO yaitu Kategori A, B, dan C. Anggota Dewan pada Kategori A merupakan 10 negara anggota dengan armada terbesar. Kategori B merupakan 10 negara lain dengan kepentingan terbesar dalam penggunaan jasa pelayaran. Kategori C adalah  20 negara yang tidak termasuk dalam anggota kategori A dan B, namun memiliki kepentingan khusus dalam transportasi laut atau navigasi dan yang pemilihannya ke dalam anggota Dewan akan memastikan keterwakilan semua daerah geografis utama di dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
