<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Bocah Tewas Akibat Tenggelam saat Banjir Terjadi di Sungai Deli Medan   </title><description>Dua orang bocah tewas akibat tenggelam saat terjadi banjir di sungai Deli Medan yang diakibatkan karena cuaca buruk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/03/340/1824388/2-bocah-tewas-akibat-tenggelam-saat-banjir-terjadi-di-sungai-deli-medan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/03/340/1824388/2-bocah-tewas-akibat-tenggelam-saat-banjir-terjadi-di-sungai-deli-medan"/><item><title>2 Bocah Tewas Akibat Tenggelam saat Banjir Terjadi di Sungai Deli Medan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/03/340/1824388/2-bocah-tewas-akibat-tenggelam-saat-banjir-terjadi-di-sungai-deli-medan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/03/340/1824388/2-bocah-tewas-akibat-tenggelam-saat-banjir-terjadi-di-sungai-deli-medan</guid><pubDate>Minggu 03 Desember 2017 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Erie Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/03/340/1824388/2-bocah-tewas-akibat-tenggelam-saat-banjir-terjadi-di-sungai-deli-medan-viT9dig1vp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah tenggelam (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/03/340/1824388/2-bocah-tewas-akibat-tenggelam-saat-banjir-terjadi-di-sungai-deli-medan-viT9dig1vp.jpg</image><title>Bocah tenggelam (Foto: Okezone)</title></images><description>
MEDAN - Banjir sungai Deli kembali menelan korban jiwa. Bahkan hari ini, sudah 2 bocah meninggal dunia akibat tenggelam saat banjir di Kelurhan Sei Mati, Kota Medan, Minggu (3/12/2017).

Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Yunus, mengatakan korban kedua ditemukan meninggal dunia pada pukul 12.45 WIB.

&quot;Benar. Hari ini ada dua korban meninggal karena banjir sungai Deli. Kita imbau agar masyarakat jangan mendekati lokasi banjir,&quot; terang Yunus.

Korban kedua adalah bocah bernama M Ikhsan (7). Menurut keterangan dari warga setempat, pada pukul 09.00 WIB korban sedang bermain air atau mandi bersama beberapa temannya sekitar lokasi rumah korban yang terkena banjir di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati.

Namun, korban tiba-tiba menggilang saat sedang bermain di lokasi banjir. 3 jam kemudian, kedua orang tua korban, Akhmad Sani dan Erni Batubara baru mencari korban di bantu oleh TRC BPBD Kota Medan bersama sebagian warga mencari keberadaan korban.

&quot;Korban dapat ditemukan tak jauh dari lokasi rumah. Sekira 20 meter lah.
Korban ditemukan dengan kondisi sudah kaku dan langsung dibawa ke RS.Teratai  Kampung Baru. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong,&quot; tutup Yunus.

Sebelumnya, pada pagi hari ini. Seorang bocah bernama Noval (4) juga ditemukan meninggal dunia akibat bermain di lokasi banjir, Kelurhan Sei Mati.

BMKG juga telah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap cuaca buruk yang berpotensi menyebankan bencana alam.
</description><content:encoded>
MEDAN - Banjir sungai Deli kembali menelan korban jiwa. Bahkan hari ini, sudah 2 bocah meninggal dunia akibat tenggelam saat banjir di Kelurhan Sei Mati, Kota Medan, Minggu (3/12/2017).

Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Yunus, mengatakan korban kedua ditemukan meninggal dunia pada pukul 12.45 WIB.

&quot;Benar. Hari ini ada dua korban meninggal karena banjir sungai Deli. Kita imbau agar masyarakat jangan mendekati lokasi banjir,&quot; terang Yunus.

Korban kedua adalah bocah bernama M Ikhsan (7). Menurut keterangan dari warga setempat, pada pukul 09.00 WIB korban sedang bermain air atau mandi bersama beberapa temannya sekitar lokasi rumah korban yang terkena banjir di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati.

Namun, korban tiba-tiba menggilang saat sedang bermain di lokasi banjir. 3 jam kemudian, kedua orang tua korban, Akhmad Sani dan Erni Batubara baru mencari korban di bantu oleh TRC BPBD Kota Medan bersama sebagian warga mencari keberadaan korban.

&quot;Korban dapat ditemukan tak jauh dari lokasi rumah. Sekira 20 meter lah.
Korban ditemukan dengan kondisi sudah kaku dan langsung dibawa ke RS.Teratai  Kampung Baru. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong,&quot; tutup Yunus.

Sebelumnya, pada pagi hari ini. Seorang bocah bernama Noval (4) juga ditemukan meninggal dunia akibat bermain di lokasi banjir, Kelurhan Sei Mati.

BMKG juga telah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap cuaca buruk yang berpotensi menyebankan bencana alam.
</content:encoded></item></channel></rss>
