<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Pengeroyokan Anggota Polisi, Argo: Sudah Kita Amankan 10 Orang</title><description>Sekelompok pemuda melakukan penganiyaaan terhadap dua anggota kepolisian yang hendak membubarkan tawuran di Bekasi, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/04/338/1824699/soal-pengeroyokan-anggota-polisi-argo-sudah-kita-amankan-10-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/04/338/1824699/soal-pengeroyokan-anggota-polisi-argo-sudah-kita-amankan-10-orang"/><item><title>Soal Pengeroyokan Anggota Polisi, Argo: Sudah Kita Amankan 10 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/04/338/1824699/soal-pengeroyokan-anggota-polisi-argo-sudah-kita-amankan-10-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/04/338/1824699/soal-pengeroyokan-anggota-polisi-argo-sudah-kita-amankan-10-orang</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2017 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/04/338/1824699/soal-pengeroyokan-anggota-polisi-argo-sudah-kita-amankan-10-orang-NM9EraDsRu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/04/338/1824699/soal-pengeroyokan-anggota-polisi-argo-sudah-kita-amankan-10-orang-NM9EraDsRu.jpg</image><title>Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sekelompok pemuda melakukan penganiyaaan terhadap dua anggota kepolisian yang hendak membubarkan tawuran di Bekasi, Jawa Barat. Akibat dari pengeroyokan tersebut dua anggota kepolisian mengalami luka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan kejadian pengeroyokan tersebut di mana anggota Kepolisian sedang melakukan patroli dan melihat kelompok geng yang bernama Rawa Lele 212 ini hendak melakukan tawuran dengan kelompok lainnya.
(Baca Juga: Pamit ke Orangtua Belajar Mengaji, Pelajar Ini Malah Ikut Tawuran)
&amp;ldquo;Memang kejadian itu dilakukan oleh kelompok geng rawa lele 212. Mereka sehabis berkumpul merayakan ulang tahun dengan menenggak miras dan mencari musuh. Lalu datang dua orang petugas patroli dan ingin membubarkan mereka tetapi malah dikejar, dibacok kemudian dilempari batu,&amp;rdquo; ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/11/2017).
Argo juga menuturkan bahwa pihak kepolisian telah menangkap 10 orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan ini. Namun, ia pun menyatakan tak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain dalam kasus ini.
&amp;ldquo;Sedang kita cari dan sudah kita amankan 10 orang ini. Masih ada pengejaran lagi yang melakukan pembacokan ke anggota ini dan ada juga yang nusuk dan lempar batu kita juga masih cari,&amp;rdquo; jelasnya.
Adapun pelaku yang sudah diamankan yakni yaitu, F, I, H, dan AO semua berusia (20), I dan AS berumur (16), serta RR (14), FM (21), IOM (17), serta DA (22).
Seperti yang diketahui, Bripka Slamet Aji dan Iptu Panjang dikeroyok di Jalan Celepuk 1, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Minggu 3 Desember 2017 dini hari. Mereka dikeroyok saat menyisir sekelompok pemuda yang diduga hendak tawuran.
(Baca Juga: Memakan Korban, Polisi Ringkus Satu Pelaku Tawuran Berdarah di Bekasi)
Bripka Slamet mengalami luka sabetan benda tajam di sejumlah bagian tubuh. Iptu Panjang mengalami luka sobek pada bagian bibir atas, luka lecet pada bagian lutut kaki, dan luka lecet pada bagian pipi kanan.
Mereka sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mas Mitra Jatimakmur Bekasi. Namun sekarang sudah dipindah dan dirawat di Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur.(fid)</description><content:encoded>JAKARTA - Sekelompok pemuda melakukan penganiyaaan terhadap dua anggota kepolisian yang hendak membubarkan tawuran di Bekasi, Jawa Barat. Akibat dari pengeroyokan tersebut dua anggota kepolisian mengalami luka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan kejadian pengeroyokan tersebut di mana anggota Kepolisian sedang melakukan patroli dan melihat kelompok geng yang bernama Rawa Lele 212 ini hendak melakukan tawuran dengan kelompok lainnya.
(Baca Juga: Pamit ke Orangtua Belajar Mengaji, Pelajar Ini Malah Ikut Tawuran)
&amp;ldquo;Memang kejadian itu dilakukan oleh kelompok geng rawa lele 212. Mereka sehabis berkumpul merayakan ulang tahun dengan menenggak miras dan mencari musuh. Lalu datang dua orang petugas patroli dan ingin membubarkan mereka tetapi malah dikejar, dibacok kemudian dilempari batu,&amp;rdquo; ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/11/2017).
Argo juga menuturkan bahwa pihak kepolisian telah menangkap 10 orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan ini. Namun, ia pun menyatakan tak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain dalam kasus ini.
&amp;ldquo;Sedang kita cari dan sudah kita amankan 10 orang ini. Masih ada pengejaran lagi yang melakukan pembacokan ke anggota ini dan ada juga yang nusuk dan lempar batu kita juga masih cari,&amp;rdquo; jelasnya.
Adapun pelaku yang sudah diamankan yakni yaitu, F, I, H, dan AO semua berusia (20), I dan AS berumur (16), serta RR (14), FM (21), IOM (17), serta DA (22).
Seperti yang diketahui, Bripka Slamet Aji dan Iptu Panjang dikeroyok di Jalan Celepuk 1, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Minggu 3 Desember 2017 dini hari. Mereka dikeroyok saat menyisir sekelompok pemuda yang diduga hendak tawuran.
(Baca Juga: Memakan Korban, Polisi Ringkus Satu Pelaku Tawuran Berdarah di Bekasi)
Bripka Slamet mengalami luka sabetan benda tajam di sejumlah bagian tubuh. Iptu Panjang mengalami luka sobek pada bagian bibir atas, luka lecet pada bagian lutut kaki, dan luka lecet pada bagian pipi kanan.
Mereka sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mas Mitra Jatimakmur Bekasi. Namun sekarang sudah dipindah dan dirawat di Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur.(fid)</content:encoded></item></channel></rss>
