<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nenek Berusia 1 Abad Dirampok di Bekasi, Perhiasan dan Uang pun Raib</title><description>Kompol Erna Ruswing  mengatakan, tindak pidana yang dialami nenek Sarbinah terjadi sekira  pukul 05.00 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/05/338/1825540/nenek-berusia-1-abad-dirampok-di-bekasi-perhiasan-dan-uang-pun-raib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/05/338/1825540/nenek-berusia-1-abad-dirampok-di-bekasi-perhiasan-dan-uang-pun-raib"/><item><title>Nenek Berusia 1 Abad Dirampok di Bekasi, Perhiasan dan Uang pun Raib</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/05/338/1825540/nenek-berusia-1-abad-dirampok-di-bekasi-perhiasan-dan-uang-pun-raib</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/05/338/1825540/nenek-berusia-1-abad-dirampok-di-bekasi-perhiasan-dan-uang-pun-raib</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2017 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/05/338/1825540/nenek-berusia-1-abad-dirampok-di-bekasi-perhiasan-dan-uang-pun-raib-I5P7AtK0Fu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi perampokan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/05/338/1825540/nenek-berusia-1-abad-dirampok-di-bekasi-perhiasan-dan-uang-pun-raib-I5P7AtK0Fu.jpg</image><title>Ilustrasi perampokan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BEKASI - Seorang nenek berusia satu abad (100 tahun), Sarbinah, warga Gang Masjid Al Mukmin RT 03 RW 18, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi menjadi korban perampokan diduga oleh cucunya sendiri, Selasa (5/12/2017) dini hari tadi.
Perampokan yang terjadi di rumahnya itu pun membuat nenek Sarbinah terpaksa kehilangan kalung emas seberat 10 gram dan uang tunai Rp3 juta akibat dibawa kabur pelaku yang diduga cucunya sendiri.

Tak cuma kehilangan harta benda saja, nenek Sarbinah pun harus mendapatkan penganiayaan oleh pelaku yang mengakibatkan dirinya luka robek di kepala sepanjang 6 cm dengan dalam 2 cm, luka lebam di kedua matanya, luka robek di bibir, dan luka robek di batang hidung.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, tindak pidana yang dialami nenek Sarbinah terjadi sekira pukul 05.00 WIB usai Salat Subuh. Hingga saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan petugas.

&quot;Berdasarkan penyelidikan sementara, diduga pelakunya merupakan cucu korban sendiri, berinisial AM (Ali Mahfud 23 tahun) yang sampai kini masih DPO, dan dalam pengejaran petugas di lapangan,&quot; kata Erna Ruswing, Selasa (5/12/2017).
(Baca Juga: 7 Tahun Buron, Bandit Bertopeng Akhirnya Tertangkap)
Erna menambahkan, untuk proses penyelidikan lebih lanjut petugas dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Unit Reskrim Polsek Bekasi Timur juga sedang berupaya untuk mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi-saksi di lokasi dan alat bukti.

&quot;Beberapa saksi telah diperiksa termasuk korban, dan anak perempuannya yang tinggal bersama dia di rumah tersebut. Adapun barang bukti petugas berhasil mengamankan berupa, satu buah kain panjang motif batik, satu buah batu bata, dan pecahan batu bata lainnya, sebanyak 4 buah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>BEKASI - Seorang nenek berusia satu abad (100 tahun), Sarbinah, warga Gang Masjid Al Mukmin RT 03 RW 18, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi menjadi korban perampokan diduga oleh cucunya sendiri, Selasa (5/12/2017) dini hari tadi.
Perampokan yang terjadi di rumahnya itu pun membuat nenek Sarbinah terpaksa kehilangan kalung emas seberat 10 gram dan uang tunai Rp3 juta akibat dibawa kabur pelaku yang diduga cucunya sendiri.

Tak cuma kehilangan harta benda saja, nenek Sarbinah pun harus mendapatkan penganiayaan oleh pelaku yang mengakibatkan dirinya luka robek di kepala sepanjang 6 cm dengan dalam 2 cm, luka lebam di kedua matanya, luka robek di bibir, dan luka robek di batang hidung.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, tindak pidana yang dialami nenek Sarbinah terjadi sekira pukul 05.00 WIB usai Salat Subuh. Hingga saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan petugas.

&quot;Berdasarkan penyelidikan sementara, diduga pelakunya merupakan cucu korban sendiri, berinisial AM (Ali Mahfud 23 tahun) yang sampai kini masih DPO, dan dalam pengejaran petugas di lapangan,&quot; kata Erna Ruswing, Selasa (5/12/2017).
(Baca Juga: 7 Tahun Buron, Bandit Bertopeng Akhirnya Tertangkap)
Erna menambahkan, untuk proses penyelidikan lebih lanjut petugas dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Unit Reskrim Polsek Bekasi Timur juga sedang berupaya untuk mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi-saksi di lokasi dan alat bukti.

&quot;Beberapa saksi telah diperiksa termasuk korban, dan anak perempuannya yang tinggal bersama dia di rumah tersebut. Adapun barang bukti petugas berhasil mengamankan berupa, satu buah kain panjang motif batik, satu buah batu bata, dan pecahan batu bata lainnya, sebanyak 4 buah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
