<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilgub Sumut 2018, Dukungan Golkar Tergantung Munaslub</title><description>Golkar bakal menggelar munaslub pada bulan ini, dan hasilnya bisa saja memengaruhi dukungan di Pilkada Serentak 2018.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/05/340/1825182/pilgub-sumut-2018-dukungan-golkar-tergantung-munaslub</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/05/340/1825182/pilgub-sumut-2018-dukungan-golkar-tergantung-munaslub"/><item><title>Pilgub Sumut 2018, Dukungan Golkar Tergantung Munaslub</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/05/340/1825182/pilgub-sumut-2018-dukungan-golkar-tergantung-munaslub</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/05/340/1825182/pilgub-sumut-2018-dukungan-golkar-tergantung-munaslub</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2017 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/05/340/1825182/pilgub-sumut-2018-dukungan-golkar-tergantung-munaslub-6CPPZNFXY7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pilkada Sumut. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/05/340/1825182/pilgub-sumut-2018-dukungan-golkar-tergantung-munaslub-6CPPZNFXY7.jpg</image><title>Ilustrasi Pilkada Sumut. (Foto: Okezone)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Politikus Golkar, Ade Komarudin, menyebut kebijakan partainya dapat berubah secara mendasar pasca-pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) yang rencananya digelar pertengahan Desember ini.

Hal itu tentunya juga termasuk perubahan terhadap kebijakan Partai Golkar dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 yang kini mengusung calon gubernur petahana Tengku Erry Nuradi.

(Baca: Ade Komarudin Sebut Airlangga Sosok Caketum yang Mampu Selamatkan Golkar)
 

&quot;Salah satu pembahas mengenai tampuk pimpinan partai. Selain itu juga akan dibahas berbagai kebijakan strategis lainnya dalam menghadapi berbagai agenda politik, seperti Pilkada Serentak 2018, pemilu legislatif, dan Pilpres 2019,&quot; ujar Akom &amp;ndash;sapaannya&amp;ndash; di Medan, Senin 4 Desember 2017.

Perubahan arah dukungan, lanjut dia, berpeluang besar terjadi. Apalagi, munaslub digelar sebelum masa pendaftaran calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Mungkin saja (termasuk Sumut). Kan masih ada waktunya, karena munaslub pertengahan Desember. Kan masih ada waktu. Politik ini kan dinamis,&quot; tandasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMS8xOC8xLzEwNTQ2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Politikus Golkar, Ade Komarudin, menyebut kebijakan partainya dapat berubah secara mendasar pasca-pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) yang rencananya digelar pertengahan Desember ini.

Hal itu tentunya juga termasuk perubahan terhadap kebijakan Partai Golkar dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 yang kini mengusung calon gubernur petahana Tengku Erry Nuradi.

(Baca: Ade Komarudin Sebut Airlangga Sosok Caketum yang Mampu Selamatkan Golkar)
 

&quot;Salah satu pembahas mengenai tampuk pimpinan partai. Selain itu juga akan dibahas berbagai kebijakan strategis lainnya dalam menghadapi berbagai agenda politik, seperti Pilkada Serentak 2018, pemilu legislatif, dan Pilpres 2019,&quot; ujar Akom &amp;ndash;sapaannya&amp;ndash; di Medan, Senin 4 Desember 2017.

Perubahan arah dukungan, lanjut dia, berpeluang besar terjadi. Apalagi, munaslub digelar sebelum masa pendaftaran calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Mungkin saja (termasuk Sumut). Kan masih ada waktunya, karena munaslub pertengahan Desember. Kan masih ada waktu. Politik ini kan dinamis,&quot; tandasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMS8xOC8xLzEwNTQ2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
