<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggota DPR Sareh Wiyono Diperiksa KPK&amp;#8206; Terkait Gratifikasi Panitera PN Jakut</title><description>Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sareh Wiyono masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik KPK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/07/337/1826546/anggota-dpr-sareh-wiyono-diperiksa-kpk-8206-terkait-gratifikasi-panitera-pn-jakut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/07/337/1826546/anggota-dpr-sareh-wiyono-diperiksa-kpk-8206-terkait-gratifikasi-panitera-pn-jakut"/><item><title>Anggota DPR Sareh Wiyono Diperiksa KPK&amp;#8206; Terkait Gratifikasi Panitera PN Jakut</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/07/337/1826546/anggota-dpr-sareh-wiyono-diperiksa-kpk-8206-terkait-gratifikasi-panitera-pn-jakut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/07/337/1826546/anggota-dpr-sareh-wiyono-diperiksa-kpk-8206-terkait-gratifikasi-panitera-pn-jakut</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2017 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/07/337/1826546/anggota-dpr-sareh-wiyono-diperiksa-kpk-8206-terkait-gratifikasi-panitera-pn-jakut-FzVp3Jxt88.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Arie/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/07/337/1826546/anggota-dpr-sareh-wiyono-diperiksa-kpk-8206-terkait-gratifikasi-panitera-pn-jakut-FzVp3Jxt88.jpg</image><title>Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Arie/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sareh Wiyono masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini.

Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan gratifikasi yang menyeret mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

&quot;Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi terkait TPK (Tindak Pidana Korupsi) untuk tersangka &amp;lrm;R (Rohadi),&quot; kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2017).

Sebelumnya, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka atas tiga kasus korupsi berbeda. Pertama, Rohadi diduga menerima suap terkait pengurusan perkara pedangdut Saipul Jamil.

Selanjutnya, Rohadi juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi dalam kapasitasnya sebagai panitera PN Jakut dan PN Bekasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Terakhir, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) lantaran diduga menyamarkan sejumlah aset yang diduga diperoleh dari hasil korupsi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNy8zMS8yMi8xMDA2MTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sareh Wiyono masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini.

Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan gratifikasi yang menyeret mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

&quot;Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi terkait TPK (Tindak Pidana Korupsi) untuk tersangka &amp;lrm;R (Rohadi),&quot; kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2017).

Sebelumnya, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka atas tiga kasus korupsi berbeda. Pertama, Rohadi diduga menerima suap terkait pengurusan perkara pedangdut Saipul Jamil.

Selanjutnya, Rohadi juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi dalam kapasitasnya sebagai panitera PN Jakut dan PN Bekasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Terakhir, Rohadi ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) lantaran diduga menyamarkan sejumlah aset yang diduga diperoleh dari hasil korupsi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNy8zMS8yMi8xMDA2MTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
