<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Ambles, Jalur Warung Bandrek-Bumiwaluya Sudah Bisa Dilewati KA dengan Kecepatan Terbatas</title><description>KA sudah dapat melewati jalur yang sempat ambles itu dengan kecepatan terbatas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/07/525/1826508/sempat-ambles-jalur-warung-bandrek-bumiwaluya-sudah-bisa-dilewati-ka-dengan-kecepatan-terbatas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/07/525/1826508/sempat-ambles-jalur-warung-bandrek-bumiwaluya-sudah-bisa-dilewati-ka-dengan-kecepatan-terbatas"/><item><title>Sempat Ambles, Jalur Warung Bandrek-Bumiwaluya Sudah Bisa Dilewati KA dengan Kecepatan Terbatas</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/07/525/1826508/sempat-ambles-jalur-warung-bandrek-bumiwaluya-sudah-bisa-dilewati-ka-dengan-kecepatan-terbatas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/07/525/1826508/sempat-ambles-jalur-warung-bandrek-bumiwaluya-sudah-bisa-dilewati-ka-dengan-kecepatan-terbatas</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2017 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/07/525/1826508/sempat-ambles-jalur-warung-bandrek-bumiwaluya-sudah-bisa-dilewati-ka-dengan-kecepatan-terbatas-50HEzFaHyo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/07/525/1826508/sempat-ambles-jalur-warung-bandrek-bumiwaluya-sudah-bisa-dilewati-ka-dengan-kecepatan-terbatas-50HEzFaHyo.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Jalur kereta api di lintas selatan, tepatnya di antara Stasiun Warung Bandrek-Stasiun Bumiwayula yang masuk wilayah KAI Daop 2 Bandung  ambles, pada Kamis (7/12/2017) dini hari. Pihak PT KAI pun langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Menurut Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan, saat ini sudah dilakukan uji coba untuk kereta api melintasi jalur yang sempat ambles tersebut.

&quot;Itu amblas, tapi sekarang sedang uji coba,&quot; ujar Joni saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (7/12/2017).

Joni menjelaskan, amblesnya jalur kereta api di jalur selatan itu disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah tersebut diguyur hujan deras.

&quot;Amblas sekitar kurang lebih satu meter,&quot; katanya.

Meski jalur yang sempat ambles di antara Stasiun Warungbandrek dan Stasiun Bumiwaluya sudah dapat dilalui, kecepatan kereta api yang melintas masih dibatasi.

&quot;Ini masih uji coba. Sudah bisa dilewati, namun kecepatan (kereta api) dibatasi. Nanti kalau sudah benar, kami umumkan lagi,&quot; katanya.

Sebelumnya, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwak jalur ambles itu berdampak terhadap beberapa perjalanan KA. KA yang terganggu perjalanannya karena jalur ambles itu adalah KA 111 Mutiara Selatan relasi Surabayagubeng-Bandung dan KA 91 Malabar relasi Malang-Bandung.
&quot;Dalam perjalanan menuju Bandung, dua KA tersebut seharusnya melewati Maos-Banjar-Tasikmalaya-Cipeunduey. Oleh karena ada rintang jalan di Km 227+4/5 antara Stasiun Warungbandrek dan Stasiun Bumiwaluya, dua KA tersebut sesampainya di Stasiun Kroya dialihkan melalui jalur Purwokerto-Cirebon-Cikampek-Bandung,&quot; katanya seperti dilansir Antara.

(Baca Juga: Jalur Ambles, Penumpang KA Dialihkan Gunakan Bus di Stasiun Purwokerto)

Dengan adanya perubahan pola operasi tersebut, kata dia, puluhan penumpang KA Mutiara Selatan dan KA Malabar tujuan Maos, Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Cipeundeuy, dan sekitarnya diturunkan di Stasiun Purwokerto untuk melanjutkan perjalanan menggunakan dua bus yang disediakan PT KAI (Persero).
Dia mengatakan KA Malabar tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 04.09 WIB dan diberangkatkan menuju Bandung pukul 04.18 WIB, sedangkan KA Mutiara Selatan tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 04.44 WIB dan diberangkatkan menuju Bandung pukul 04.51 WIB.


Berdasarkan data, jumlah penumpang KA Malabar yang diangkut  menggunakan bus dari Stasiun Purwokerto 31 orang dengan tujuan Banjar  lima orang, Tasikmalaya 24 orang, dan Cipeundeuy dua orang, sedangkan KA  Mutiara Selatan 36 orang dengan tujuan Maos tiga orang, Banjar 12  orang, Ciamis dua orang, dan Tasikmalaya 14 orang.
Mereka diangkut menggunakan dua bus pariwisata yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 05.30 WIB.</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Jalur kereta api di lintas selatan, tepatnya di antara Stasiun Warung Bandrek-Stasiun Bumiwayula yang masuk wilayah KAI Daop 2 Bandung  ambles, pada Kamis (7/12/2017) dini hari. Pihak PT KAI pun langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Menurut Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan, saat ini sudah dilakukan uji coba untuk kereta api melintasi jalur yang sempat ambles tersebut.

&quot;Itu amblas, tapi sekarang sedang uji coba,&quot; ujar Joni saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (7/12/2017).

Joni menjelaskan, amblesnya jalur kereta api di jalur selatan itu disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah tersebut diguyur hujan deras.

&quot;Amblas sekitar kurang lebih satu meter,&quot; katanya.

Meski jalur yang sempat ambles di antara Stasiun Warungbandrek dan Stasiun Bumiwaluya sudah dapat dilalui, kecepatan kereta api yang melintas masih dibatasi.

&quot;Ini masih uji coba. Sudah bisa dilewati, namun kecepatan (kereta api) dibatasi. Nanti kalau sudah benar, kami umumkan lagi,&quot; katanya.

Sebelumnya, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwak jalur ambles itu berdampak terhadap beberapa perjalanan KA. KA yang terganggu perjalanannya karena jalur ambles itu adalah KA 111 Mutiara Selatan relasi Surabayagubeng-Bandung dan KA 91 Malabar relasi Malang-Bandung.
&quot;Dalam perjalanan menuju Bandung, dua KA tersebut seharusnya melewati Maos-Banjar-Tasikmalaya-Cipeunduey. Oleh karena ada rintang jalan di Km 227+4/5 antara Stasiun Warungbandrek dan Stasiun Bumiwaluya, dua KA tersebut sesampainya di Stasiun Kroya dialihkan melalui jalur Purwokerto-Cirebon-Cikampek-Bandung,&quot; katanya seperti dilansir Antara.

(Baca Juga: Jalur Ambles, Penumpang KA Dialihkan Gunakan Bus di Stasiun Purwokerto)

Dengan adanya perubahan pola operasi tersebut, kata dia, puluhan penumpang KA Mutiara Selatan dan KA Malabar tujuan Maos, Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Cipeundeuy, dan sekitarnya diturunkan di Stasiun Purwokerto untuk melanjutkan perjalanan menggunakan dua bus yang disediakan PT KAI (Persero).
Dia mengatakan KA Malabar tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 04.09 WIB dan diberangkatkan menuju Bandung pukul 04.18 WIB, sedangkan KA Mutiara Selatan tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 04.44 WIB dan diberangkatkan menuju Bandung pukul 04.51 WIB.


Berdasarkan data, jumlah penumpang KA Malabar yang diangkut  menggunakan bus dari Stasiun Purwokerto 31 orang dengan tujuan Banjar  lima orang, Tasikmalaya 24 orang, dan Cipeundeuy dua orang, sedangkan KA  Mutiara Selatan 36 orang dengan tujuan Maos tiga orang, Banjar 12  orang, Ciamis dua orang, dan Tasikmalaya 14 orang.
Mereka diangkut menggunakan dua bus pariwisata yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 05.30 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
