<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kritik AS soal Yerusalem Ibu Kota Israel, Jokowi Diminta Pakai Cara Milenial Ini</title><description>Presiden Jokowi diminta menempuh cara ini agar kritiknya soal pengakuan AS terkait Yerusalem didengar dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/09/337/1827677/kritik-as-soal-yerusalem-ibu-kota-israel-jokowi-diminta-pakai-cara-milenial-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/09/337/1827677/kritik-as-soal-yerusalem-ibu-kota-israel-jokowi-diminta-pakai-cara-milenial-ini"/><item><title>Kritik AS soal Yerusalem Ibu Kota Israel, Jokowi Diminta Pakai Cara Milenial Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/09/337/1827677/kritik-as-soal-yerusalem-ibu-kota-israel-jokowi-diminta-pakai-cara-milenial-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/09/337/1827677/kritik-as-soal-yerusalem-ibu-kota-israel-jokowi-diminta-pakai-cara-milenial-ini</guid><pubDate>Sabtu 09 Desember 2017 06:42 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/09/337/1827677/kritik-as-soal-yerusalem-ibu-kota-israel-jokowi-diminta-pakai-cara-milenial-ini-IYgP7gr5za.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi saat menyampaikan sikapnya terhadap pengakuan AS soal Yerusalem Ibu Kota Israel. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/09/337/1827677/kritik-as-soal-yerusalem-ibu-kota-israel-jokowi-diminta-pakai-cara-milenial-ini-IYgP7gr5za.jpg</image><title>Presiden Jokowi saat menyampaikan sikapnya terhadap pengakuan AS soal Yerusalem Ibu Kota Israel. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan sikap pemerintah Indonesia yang menentang pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengapresiasi pernyataan sikap tersebut sebagai respons yang positif terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump.&amp;nbsp;
Dahnil berpandangan, Jokowi perlu melakukan upaya diplomasi langsung kepada Donald Trump agar membatalkan keputusan tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Pak Jokowi sudah bersikap terang dan tegas. Tapi sepertinya perlu juga dilakukan gimmick aksi-aksi yang agak demonstratif, maksud saya misalnya menelefon Donald Trump,&quot; kata Dahnil kepada Okezone, Sabtu (9/12/2017).&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Cara lain, Jokowi bisa saja mengkritik kebijakan tersebut melalui cuitan di media sosial Twitter dan me-mention Donald Trump. Hal itu diyakini akan menyedot perhatian dunia dan pesan dari kritik bisa langsung diterima Donald Trump.
(Baca juga: Aksi Pemberontakan Terkait Status Yerusalem, Tentara Israel Tewaskan Seorang Demonstran)
&quot;Ini kan zaman milenial, Pak Jokowi kan ngetwit tuh, Twit-nya di-mention saja ke Trump. Nah itu akan di-capture oleh media di dunia dan pesannya akan sampai ke Trump langsung karena Pak Jokowi dengan terang me-mention Donald.&amp;nbsp; Cara diplomasi dan cara melakukan kritik dengan cara milenial bisa dilakukan, terkait sikap,&quot; jelas dia.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/12/07/45315/234511_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Minta PBB Bahas Keputusan Pemerintah AS Terkait Yerusalem sebagai Ibukota Israel&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Terlebih, upaya ini menurut Dahnil juga bisa menenangkan masyarakat Indonesia yang sensitif dengan isu konflik Palestina dan Israel. &quot;Cara ini untuk menenangkan masyarakat di bawah,&quot; ujar Dahnil.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengecam pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald  Trump yang memberikan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.  Pemerintah Indonesia meminta Negeri Paman Sam mempertimbangkan keputusan  tersebut.
(Baca juga: Yerusalem Diakui Ibu Kota Israel, Hamas Serukan Pemberontakan 8 Desember)
&quot;Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap  Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan meminta Amerika Serikat  mempertimbangkan kembali keputusan tersebut,&quot; kata Jokowi di Istana  Bogor, Jawa Barat, Kamis 7 Desember 2017.
Kepala Negara mengatakan, pengakuan sepihak tersebut telah  melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, di mana  AS merupakan anggota tetapnya. &quot;Ini bisa mengguncang stabilitas  keamanan dunia,&quot; tegas Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8wOC8xLzEwNjM1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jokowi menegaskan, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia tetap  konsisten dan terus bersama dengan perjuangan rakyat Palestina untuk  meraih kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah UUD 1945.
Ia mengungkapkan, beberapa hari ini pemerintah Indonesia telah  berkomunikasi dengan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi  Kerjasama Islam (OKI). Komunikasi ini dijalin agar OKI segera mengadakan  sidang khusus membahas pengakuan sepihak ini.
&quot;Dan, meminta PBB untuk segera bersidang dan menyikapi pengakuan sepihak AS,&quot; ujar dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan sikap pemerintah Indonesia yang menentang pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengapresiasi pernyataan sikap tersebut sebagai respons yang positif terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump.&amp;nbsp;
Dahnil berpandangan, Jokowi perlu melakukan upaya diplomasi langsung kepada Donald Trump agar membatalkan keputusan tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Pak Jokowi sudah bersikap terang dan tegas. Tapi sepertinya perlu juga dilakukan gimmick aksi-aksi yang agak demonstratif, maksud saya misalnya menelefon Donald Trump,&quot; kata Dahnil kepada Okezone, Sabtu (9/12/2017).&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Cara lain, Jokowi bisa saja mengkritik kebijakan tersebut melalui cuitan di media sosial Twitter dan me-mention Donald Trump. Hal itu diyakini akan menyedot perhatian dunia dan pesan dari kritik bisa langsung diterima Donald Trump.
(Baca juga: Aksi Pemberontakan Terkait Status Yerusalem, Tentara Israel Tewaskan Seorang Demonstran)
&quot;Ini kan zaman milenial, Pak Jokowi kan ngetwit tuh, Twit-nya di-mention saja ke Trump. Nah itu akan di-capture oleh media di dunia dan pesannya akan sampai ke Trump langsung karena Pak Jokowi dengan terang me-mention Donald.&amp;nbsp; Cara diplomasi dan cara melakukan kritik dengan cara milenial bisa dilakukan, terkait sikap,&quot; jelas dia.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2017/12/07/45315/234511_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Minta PBB Bahas Keputusan Pemerintah AS Terkait Yerusalem sebagai Ibukota Israel&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Terlebih, upaya ini menurut Dahnil juga bisa menenangkan masyarakat Indonesia yang sensitif dengan isu konflik Palestina dan Israel. &quot;Cara ini untuk menenangkan masyarakat di bawah,&quot; ujar Dahnil.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengecam pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald  Trump yang memberikan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.  Pemerintah Indonesia meminta Negeri Paman Sam mempertimbangkan keputusan  tersebut.
(Baca juga: Yerusalem Diakui Ibu Kota Israel, Hamas Serukan Pemberontakan 8 Desember)
&quot;Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap  Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan meminta Amerika Serikat  mempertimbangkan kembali keputusan tersebut,&quot; kata Jokowi di Istana  Bogor, Jawa Barat, Kamis 7 Desember 2017.
Kepala Negara mengatakan, pengakuan sepihak tersebut telah  melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, di mana  AS merupakan anggota tetapnya. &quot;Ini bisa mengguncang stabilitas  keamanan dunia,&quot; tegas Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8wOC8xLzEwNjM1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jokowi menegaskan, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia tetap  konsisten dan terus bersama dengan perjuangan rakyat Palestina untuk  meraih kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah UUD 1945.
Ia mengungkapkan, beberapa hari ini pemerintah Indonesia telah  berkomunikasi dengan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi  Kerjasama Islam (OKI). Komunikasi ini dijalin agar OKI segera mengadakan  sidang khusus membahas pengakuan sepihak ini.
&quot;Dan, meminta PBB untuk segera bersidang dan menyikapi pengakuan sepihak AS,&quot; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
