<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Silence Breakers Dinobatkan Sebagai &quot;Person of the Year&quot; Majalah Time, Trump Runner Up </title><description>Silence Breakers dinilai berperan besar mengubah persepsi dan budaya mengenai pelecehan seksual.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/10/18/1828124/silence-breakers-dinobatkan-sebagai-person-of-the-year-majalah-time-trump-runner-up</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/10/18/1828124/silence-breakers-dinobatkan-sebagai-person-of-the-year-majalah-time-trump-runner-up"/><item><title>Silence Breakers Dinobatkan Sebagai &quot;Person of the Year&quot; Majalah Time, Trump Runner Up </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/10/18/1828124/silence-breakers-dinobatkan-sebagai-person-of-the-year-majalah-time-trump-runner-up</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/10/18/1828124/silence-breakers-dinobatkan-sebagai-person-of-the-year-majalah-time-trump-runner-up</guid><pubDate>Minggu 10 Desember 2017 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/10/18/1828124/silence-breakers-dinobatkan-sebagai-person-of-the-year-majalah-time-trump-runner-up-QzMhng6XB1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sampul majalag Time edisi Person of the Year 2017. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/10/18/1828124/silence-breakers-dinobatkan-sebagai-person-of-the-year-majalah-time-trump-runner-up-QzMhng6XB1.jpg</image><title>Sampul majalag Time edisi Person of the Year 2017. (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Seperti di tahun-tahun sebelumnya, majalah terkemuka dunia, Time kembali memilih tokoh berpengaruh yang dikenal dengan gelar &amp;ldquo;Person of the Year&amp;rdquo; untuk tahun 2017. Tahun ini, gelar tersebut jatuh pada &amp;ldquo;Silence Breakers&amp;rdquo;, sebutan untuk orang-orang yang maju dan mengungkap pelecehan dan kekerasan seksual yang mereka alami di AS. &amp;nbsp;
BACA JUGA: Taylor Swift jadi Person of the Year Majalah Time
Pemilihan Silence Breakers sebagai Person of the Year 2017 diumumkan oleh Pemimpin Redaksi Time, Edward Falsenthal di acara televisi NBC Today pekan ini. Cover depan majalah Time juga menampilkan beberapa selebriti dan tokoh yang masuk dalam daftar Silence Breakers, seperti aktris Ashley Judd, penyanyi Taylor Swift, mantan insinyur Uber, Susan Fowler dan pekerja pertanian Meksiko, Isabel Pascual.
&amp;ldquo;Time juga menghormati ratusan perempuan lainnya, dan banyak pria juga, yang telah melakukan salah satu pergeseran terbesar dalam budaya kita sejak tahun 1960-an,&quot; kata Falsenthal mengomentari pemilihan tersebut dan peran para Silence Breakers sebagaimana dilansir Vox, Minggu (12/10/2017).
Ashley Judd menjadi sosok yang mengungkap skandal pelecehan seksual yang melibatkan produser film ternama, Harvey Weinstein. Skandal itu mengguncang AS dan mendorong tokoh-tokoh lain untuk berbicara mengenai pelecehan seksual yang mereka alami. Taylor Swift, Susan Fowler, dan Isabel Paskual juga maju dan mengungkap berbagai pelecehan atau kultur pelecehan yang dialami di berbagai bidang profesi atau lingkungan mereka.
Peringkat kedua atau runner up dalam Person of the Year ditempati oleh sosok yang menjadi Person of the Year majalah Time pada 2016, Presiden AS, Donald Trump. Berdasarkan keterangan dari Time, Trump dianggap turut berperan dalam kampanye &amp;ldquo;Me Too&amp;rdquo; mengenai pelecehan seksual seperti para tokoh Silence Breakers, dengan melontarkan komentarnya yang vulgar dan mengubah cara warga AS berbicara mengenai pelecehan seksual.
Trump-lah yang mengatakan bahwa seorang bintang atau sosok terkenal bisa melakukan pelecehan seksual dan tidak mendapatkan hukuman.
&amp;ldquo;Jika Anda seorang bintang, mereka membiarkan Anda melakukannya,&amp;rdquo; kata Trump kala itu. Komenter tersebut mendorong orang-orang untuk tidak lagi diam dengan perlakukan tidak senonoh yang mereka terima dan berbicara mengungkapkan apa yang mereka alami dan siapa yang melakukannya.
BACA JUGA: Donald Trump Dinobatkan Sebagai Person of the Year 2016
Koresponden nasional Time, Charlotte Alter melalui Twitter mengatakan, pemilihan Person of the Year majalah itu tahun ini sepenuhnya diproduksi oleh perempuan, mulai dari penulisan laporan, foto, layout hingga video.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Seperti di tahun-tahun sebelumnya, majalah terkemuka dunia, Time kembali memilih tokoh berpengaruh yang dikenal dengan gelar &amp;ldquo;Person of the Year&amp;rdquo; untuk tahun 2017. Tahun ini, gelar tersebut jatuh pada &amp;ldquo;Silence Breakers&amp;rdquo;, sebutan untuk orang-orang yang maju dan mengungkap pelecehan dan kekerasan seksual yang mereka alami di AS. &amp;nbsp;
BACA JUGA: Taylor Swift jadi Person of the Year Majalah Time
Pemilihan Silence Breakers sebagai Person of the Year 2017 diumumkan oleh Pemimpin Redaksi Time, Edward Falsenthal di acara televisi NBC Today pekan ini. Cover depan majalah Time juga menampilkan beberapa selebriti dan tokoh yang masuk dalam daftar Silence Breakers, seperti aktris Ashley Judd, penyanyi Taylor Swift, mantan insinyur Uber, Susan Fowler dan pekerja pertanian Meksiko, Isabel Pascual.
&amp;ldquo;Time juga menghormati ratusan perempuan lainnya, dan banyak pria juga, yang telah melakukan salah satu pergeseran terbesar dalam budaya kita sejak tahun 1960-an,&quot; kata Falsenthal mengomentari pemilihan tersebut dan peran para Silence Breakers sebagaimana dilansir Vox, Minggu (12/10/2017).
Ashley Judd menjadi sosok yang mengungkap skandal pelecehan seksual yang melibatkan produser film ternama, Harvey Weinstein. Skandal itu mengguncang AS dan mendorong tokoh-tokoh lain untuk berbicara mengenai pelecehan seksual yang mereka alami. Taylor Swift, Susan Fowler, dan Isabel Paskual juga maju dan mengungkap berbagai pelecehan atau kultur pelecehan yang dialami di berbagai bidang profesi atau lingkungan mereka.
Peringkat kedua atau runner up dalam Person of the Year ditempati oleh sosok yang menjadi Person of the Year majalah Time pada 2016, Presiden AS, Donald Trump. Berdasarkan keterangan dari Time, Trump dianggap turut berperan dalam kampanye &amp;ldquo;Me Too&amp;rdquo; mengenai pelecehan seksual seperti para tokoh Silence Breakers, dengan melontarkan komentarnya yang vulgar dan mengubah cara warga AS berbicara mengenai pelecehan seksual.
Trump-lah yang mengatakan bahwa seorang bintang atau sosok terkenal bisa melakukan pelecehan seksual dan tidak mendapatkan hukuman.
&amp;ldquo;Jika Anda seorang bintang, mereka membiarkan Anda melakukannya,&amp;rdquo; kata Trump kala itu. Komenter tersebut mendorong orang-orang untuk tidak lagi diam dengan perlakukan tidak senonoh yang mereka terima dan berbicara mengungkapkan apa yang mereka alami dan siapa yang melakukannya.
BACA JUGA: Donald Trump Dinobatkan Sebagai Person of the Year 2016
Koresponden nasional Time, Charlotte Alter melalui Twitter mengatakan, pemilihan Person of the Year majalah itu tahun ini sepenuhnya diproduksi oleh perempuan, mulai dari penulisan laporan, foto, layout hingga video.</content:encoded></item></channel></rss>
