<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Azis Syamsuddin Maklumi Dirinya Batal Dilantik Hari Ini Jadi Ketua DPR   </title><description>Azis Syamsuddin memahami penundaan dirinya, kondisi tersebut agar tak timbul kegaduhan politik. &amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/11/337/1828618/azis-syamsuddin-maklumi-dirinya-batal-dilantik-hari-ini-jadi-ketua-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/11/337/1828618/azis-syamsuddin-maklumi-dirinya-batal-dilantik-hari-ini-jadi-ketua-dpr"/><item><title>   Azis Syamsuddin Maklumi Dirinya Batal Dilantik Hari Ini Jadi Ketua DPR   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/11/337/1828618/azis-syamsuddin-maklumi-dirinya-batal-dilantik-hari-ini-jadi-ketua-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/11/337/1828618/azis-syamsuddin-maklumi-dirinya-batal-dilantik-hari-ini-jadi-ketua-dpr</guid><pubDate>Senin 11 Desember 2017 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/11/337/1828618/azis-syamsuddin-maklumi-dirinya-batal-dilantik-hari-ini-jadi-ketua-dpr-lv1Ko5vhjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Azis Syamsuddin (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/11/337/1828618/azis-syamsuddin-maklumi-dirinya-batal-dilantik-hari-ini-jadi-ketua-dpr-lv1Ko5vhjJ.jpg</image><title>Azis Syamsuddin (Foto: Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Ketua Badan Anggaran DPR RI Azis Syamsuddin memahami ditundanya pelantikan terhadap dirinya sebagai Ketua DPR, guna menggantikan posisi Setya Novanto yang mengundurkan diri dari Ketua DPR.

Penundaan ini disepakati dalam Rapat antara pimpinan dan Badan Musyawarah DPR yang membahas adanya surat pengunduran diri Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan surat penunjukkan Azis Syamsuddin sebagai pengganti Novanto.

&quot;Dibacakan di rapat paripurna. Tadi kesimpulan rapat untuk dibacakan daripada pengunduran diri tapi substansi tidak dibacakan,&quot; ujar Azis usai mengikuti rapat tersebut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Azis pun memaklumi penundaan ini agar tak timbul kegaduhan politik menjelang akhir tahun 2017 ini. Meskipun ia bersikukuh mekanisme penunjukan dirinya sebagai Ketua DPR telah sesuai prosedur.

&quot;Kita kan nggak mau politik jadi gaduh. Bagi saya nggak ada masalah, kita lihat mekanisme, prosedur. Kan ini kita merespon baik dari pemintaan dari MKD, dari masyarakat yang meminta pak Setnov mundur sebagai Ketua DPR,&quot; jelasnya.

&quot;Nah beliau (Novanto) sudah mundur jadi ketua DPR kemudian surat sudah mulai dimasukan per tanggal 8 Desember kemudian juga beliau sudah menunjuk dalam kapasitasnya sebagai ketua umum,&quot; imbuhnya.

Walaupun merasa mekanisme penunjukkannya sesuai prosedur, anggota Komisi III DPR ini merasa kegaduhan di internal Fraksi Partai Golkar membuat ia memaklumi agar pelantikannya ditunda hari ini.

&quot;Makanya agar tidak terjadi meluas disepakati dalam Bamus untuk menunda untuk membacakan surat tersebut di rapat paripurna,&quot; ucap Azis.

Azis mengatakan pimpinan DPR menyerahkan kembali surat tersebut kepada pimpinan fraksi untuk melakukan konsolidasi di internal fraksi Partai Golkar. Ia berharap konsolidasi ini telah menghasilkan keputusan pads Januari 2017.

&quot;Nantilah sampai Januari (deadlinenya),&quot; kata Azis.

Azis menambahkan demgan dirinya tidak dilantik hari ini, otomatis posisi kursi Ketua DPR kosong pasca Novanto mengundurkan diri.

&quot;Iya sampai mulai hari ini kosong karena pak Novanto sudah mengundurkan diri, untuk Plt nanti pimpinan DPR yang akan merumuskan seperti apa,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Badan Anggaran DPR RI Azis Syamsuddin memahami ditundanya pelantikan terhadap dirinya sebagai Ketua DPR, guna menggantikan posisi Setya Novanto yang mengundurkan diri dari Ketua DPR.

Penundaan ini disepakati dalam Rapat antara pimpinan dan Badan Musyawarah DPR yang membahas adanya surat pengunduran diri Setya Novanto sebagai Ketua DPR dan surat penunjukkan Azis Syamsuddin sebagai pengganti Novanto.

&quot;Dibacakan di rapat paripurna. Tadi kesimpulan rapat untuk dibacakan daripada pengunduran diri tapi substansi tidak dibacakan,&quot; ujar Azis usai mengikuti rapat tersebut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Azis pun memaklumi penundaan ini agar tak timbul kegaduhan politik menjelang akhir tahun 2017 ini. Meskipun ia bersikukuh mekanisme penunjukan dirinya sebagai Ketua DPR telah sesuai prosedur.

&quot;Kita kan nggak mau politik jadi gaduh. Bagi saya nggak ada masalah, kita lihat mekanisme, prosedur. Kan ini kita merespon baik dari pemintaan dari MKD, dari masyarakat yang meminta pak Setnov mundur sebagai Ketua DPR,&quot; jelasnya.

&quot;Nah beliau (Novanto) sudah mundur jadi ketua DPR kemudian surat sudah mulai dimasukan per tanggal 8 Desember kemudian juga beliau sudah menunjuk dalam kapasitasnya sebagai ketua umum,&quot; imbuhnya.

Walaupun merasa mekanisme penunjukkannya sesuai prosedur, anggota Komisi III DPR ini merasa kegaduhan di internal Fraksi Partai Golkar membuat ia memaklumi agar pelantikannya ditunda hari ini.

&quot;Makanya agar tidak terjadi meluas disepakati dalam Bamus untuk menunda untuk membacakan surat tersebut di rapat paripurna,&quot; ucap Azis.

Azis mengatakan pimpinan DPR menyerahkan kembali surat tersebut kepada pimpinan fraksi untuk melakukan konsolidasi di internal fraksi Partai Golkar. Ia berharap konsolidasi ini telah menghasilkan keputusan pads Januari 2017.

&quot;Nantilah sampai Januari (deadlinenya),&quot; kata Azis.

Azis menambahkan demgan dirinya tidak dilantik hari ini, otomatis posisi kursi Ketua DPR kosong pasca Novanto mengundurkan diri.

&quot;Iya sampai mulai hari ini kosong karena pak Novanto sudah mengundurkan diri, untuk Plt nanti pimpinan DPR yang akan merumuskan seperti apa,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
