<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies: Pompa Air Tak Berfungsi, Sebabkan Terowongan Dukuh Atas Banjir</title><description>&quot;Kita pantau Jalan Dukuh Atas tadi ada genangan satu meter seharusnya tidak terjadi tapi ada masalah pada pompa&amp;rdquo;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/11/338/1828723/anies-pompa-air-tak-berfungsi-sebabkan-terowongan-dukuh-atas-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/11/338/1828723/anies-pompa-air-tak-berfungsi-sebabkan-terowongan-dukuh-atas-banjir"/><item><title>Anies: Pompa Air Tak Berfungsi, Sebabkan Terowongan Dukuh Atas Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/11/338/1828723/anies-pompa-air-tak-berfungsi-sebabkan-terowongan-dukuh-atas-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/11/338/1828723/anies-pompa-air-tak-berfungsi-sebabkan-terowongan-dukuh-atas-banjir</guid><pubDate>Senin 11 Desember 2017 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/11/338/1828723/anies-pompa-air-tak-berfungsi-sebabkan-terowongan-dukuh-atas-banjir-tpd0hQSdvz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pompa di Dukuh Atas (Foto: Fadel/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/11/338/1828723/anies-pompa-air-tak-berfungsi-sebabkan-terowongan-dukuh-atas-banjir-tpd0hQSdvz.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pompa di Dukuh Atas (Foto: Fadel/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau terowongan Dukuh Atas, Jakarta Selatan yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyuri kawasan Ibu Kota dari siang hingga sore.

Anies mengatakan, karena ada masalah pada pompa penyedot air sehingga membuat kawasan itu tergenangi air. Ia cukup menyesalkan pompa tersebut tak berfungsi, dan membuat terowongan tersebut tak bisa dilalui masyarakat.

&quot;Kita pantau Jalan Dukuh Atas tadi ada genangan satu meter seharusnya tidak terjadi tapi ada masalah pada pompa,&amp;rdquo; kata Anies di lokasi, Senin (11/12/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Banjir Sepinggang Orang Dewasa, Kolong Dukuh Bawah BNI 46 Tak Bisa Dilalui Kendaraan)
Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait temuan tersebut. Sebab kata dia, pihaknya tak ingin melihat ada kejadian serupa terulang kembali.

&quot;Pokoknya tidak akan dibiarkan yang menganggap hal seperti ini dianggap sepele,&quot; imbuhnya.

Selain itu, lanjut Anies dan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta juga akan terus memantau segala bentuk laporan bencana dari warga menit per menit.

&amp;ldquo;Laporan warga ini sangat dinamis. Intinya, kita monitoring terus dan instruksi saya jelas bahwa semua harus ditindak cepat dan tepat,&amp;rdquo; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meninjau terowongan Dukuh Atas, Jakarta Selatan yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyuri kawasan Ibu Kota dari siang hingga sore.

Anies mengatakan, karena ada masalah pada pompa penyedot air sehingga membuat kawasan itu tergenangi air. Ia cukup menyesalkan pompa tersebut tak berfungsi, dan membuat terowongan tersebut tak bisa dilalui masyarakat.

&quot;Kita pantau Jalan Dukuh Atas tadi ada genangan satu meter seharusnya tidak terjadi tapi ada masalah pada pompa,&amp;rdquo; kata Anies di lokasi, Senin (11/12/2017).
&amp;nbsp;(Baca: Banjir Sepinggang Orang Dewasa, Kolong Dukuh Bawah BNI 46 Tak Bisa Dilalui Kendaraan)
Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait temuan tersebut. Sebab kata dia, pihaknya tak ingin melihat ada kejadian serupa terulang kembali.

&quot;Pokoknya tidak akan dibiarkan yang menganggap hal seperti ini dianggap sepele,&quot; imbuhnya.

Selain itu, lanjut Anies dan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta juga akan terus memantau segala bentuk laporan bencana dari warga menit per menit.

&amp;ldquo;Laporan warga ini sangat dinamis. Intinya, kita monitoring terus dan instruksi saya jelas bahwa semua harus ditindak cepat dan tepat,&amp;rdquo; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
