<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Doakan Warga Palestina, MUI Imbau Umat Islam Bacakan Qunut Nazilah</title><description>Langkah mendukung Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, jelas MUI, semakin menjelaskan pada dunia tentang politik standar ganda AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/12/337/1829307/doakan-warga-palestina-mui-imbau-umat-islam-bacakan-qunut-nazilah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/12/337/1829307/doakan-warga-palestina-mui-imbau-umat-islam-bacakan-qunut-nazilah"/><item><title>Doakan Warga Palestina, MUI Imbau Umat Islam Bacakan Qunut Nazilah</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/12/337/1829307/doakan-warga-palestina-mui-imbau-umat-islam-bacakan-qunut-nazilah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/12/337/1829307/doakan-warga-palestina-mui-imbau-umat-islam-bacakan-qunut-nazilah</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2017 19:33 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/337/1829307/doakan-warga-palestina-mui-imbau-umat-islam-bacakan-qunut-nazilah-0e3cT4IiAH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/337/1829307/doakan-warga-palestina-mui-imbau-umat-islam-bacakan-qunut-nazilah-0e3cT4IiAH.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia menjelaskan bahwa sikap Presiden Amerika Serika, Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel makin mengukuhkan posisi AS yang mendukung penjajahan Israel terhadap warga Palestina.
&quot;MUI Menentang langkah dan kebijakan Presiden AS, karena hal ini semakin menambah ketidakpastian global terutama yang terkait dengan masalah keamanan,&quot; jelas siaran pers MUI yang diterima Okezone, Selasa (12/12/2017).

Langkah mendukung Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, jelas MUI, semakin menjelaskan pada dunia tentang politik standar ganda AS. Di satu sisi, AS selama ini seakan-akan berdiri sebagai negara Kampiun Demokrasi, tetapi di pihak lain, AS mendukung bentuk penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
&quot;Bagi kami rakyat Indonesia, segala bentuk penjajahan di muka bumi harus ditentang dan dilawan. Karena hal itu bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, sebagaimana yang tercantum dalam tujuan bernegara pada aleniake-IV UUD 1945,&quot; jelas rilis tersebut.
(Baca Juga: Diguyur Hujan, Aksi Penolakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel Bergema di Solo)
MUI juga mengajak negara-negara lain, terutama di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Mesir dan negara-negara Teluk untuk bersatu padu melawan bentuk-bentuk penajajahan dan adu domba. Seraya menegaskan bahwa Palestina adalah sebuah negara dengan Yerusalem sebagai Ibu Kota negara Palestina.
(Baca Juga: Tolak Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel, MUI Gelar Aksi 17 Desember di Monas)
&quot;MUI akan mengajak seluruh stakeholders seperti ormas, tokoh lintas agama, diplomat serta seluruh masyarakat untuk mengikuti aksi pada hari Minggu 17 Desember pukul 06.00 WIB di Monas, Jakarta Pusat,&quot; jelas rilis MUI.
Terakhir, MUI juga meminta kepada seluruh Islam se-dunia untuk membacakan Qunut Nazilah sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keutuhan dan keselamatan bangsa dan negara Palestina dari kezaliman penjajah.


</description><content:encoded>JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia menjelaskan bahwa sikap Presiden Amerika Serika, Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel makin mengukuhkan posisi AS yang mendukung penjajahan Israel terhadap warga Palestina.
&quot;MUI Menentang langkah dan kebijakan Presiden AS, karena hal ini semakin menambah ketidakpastian global terutama yang terkait dengan masalah keamanan,&quot; jelas siaran pers MUI yang diterima Okezone, Selasa (12/12/2017).

Langkah mendukung Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, jelas MUI, semakin menjelaskan pada dunia tentang politik standar ganda AS. Di satu sisi, AS selama ini seakan-akan berdiri sebagai negara Kampiun Demokrasi, tetapi di pihak lain, AS mendukung bentuk penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
&quot;Bagi kami rakyat Indonesia, segala bentuk penjajahan di muka bumi harus ditentang dan dilawan. Karena hal itu bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, sebagaimana yang tercantum dalam tujuan bernegara pada aleniake-IV UUD 1945,&quot; jelas rilis tersebut.
(Baca Juga: Diguyur Hujan, Aksi Penolakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel Bergema di Solo)
MUI juga mengajak negara-negara lain, terutama di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Mesir dan negara-negara Teluk untuk bersatu padu melawan bentuk-bentuk penajajahan dan adu domba. Seraya menegaskan bahwa Palestina adalah sebuah negara dengan Yerusalem sebagai Ibu Kota negara Palestina.
(Baca Juga: Tolak Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel, MUI Gelar Aksi 17 Desember di Monas)
&quot;MUI akan mengajak seluruh stakeholders seperti ormas, tokoh lintas agama, diplomat serta seluruh masyarakat untuk mengikuti aksi pada hari Minggu 17 Desember pukul 06.00 WIB di Monas, Jakarta Pusat,&quot; jelas rilis MUI.
Terakhir, MUI juga meminta kepada seluruh Islam se-dunia untuk membacakan Qunut Nazilah sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keutuhan dan keselamatan bangsa dan negara Palestina dari kezaliman penjajah.


</content:encoded></item></channel></rss>
