<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Dukung Calon, PAN Masih Galau di Pilgub Jatim</title><description>Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini masih belum menentukan sikap akan mendukung kandidat siapa dalam pilgub Jatim 2018.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/12/519/1829411/belum-dukung-calon-pan-masih-galau-di-pilgub-jatim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/12/519/1829411/belum-dukung-calon-pan-masih-galau-di-pilgub-jatim"/><item><title>Belum Dukung Calon, PAN Masih Galau di Pilgub Jatim</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/12/519/1829411/belum-dukung-calon-pan-masih-galau-di-pilgub-jatim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/12/519/1829411/belum-dukung-calon-pan-masih-galau-di-pilgub-jatim</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2017 23:23 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/12/519/1829411/belum-dukung-calon-pan-masih-galau-di-pilgub-jatim-bOyb8N0lHi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/12/519/1829411/belum-dukung-calon-pan-masih-galau-di-pilgub-jatim-bOyb8N0lHi.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini masih belum menentukan sikap akan mendukung kandidat siapa dalam pilgub Jatim 2018. Apakah akan mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Khofifah Indar Parawansa atau La Nyalla Mahmud Matalitti.

PAN bisa menjadi penentu munculnya poros baru. Jika PAN bersedia koalisi dengan Gerindra untuk mengusung calon di luar Gus Ipul dan Khofifah seperti La Nyalla. Sebab PAN memiliki 7 kursi di DPRD Jatim.

Sedangkan Gerindra mempunyai 13 kursi. Bila digabung cukup untuk mengusung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur di pilgub Jatim. Pasalnya, syarat parpol atau koalisi parpol boleh mengusung pasangan calon minimal mempunyai 20 kursi.

&quot;Hingga sekarang belum ada keputusan (apakah mendukung gus ipul, khofifah atau La Nyalla),&quot; terang Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun, pada Okezone Selasa (12/12/2017).

Menurut Ketua Karang Taruna Jatim ini, DPW akan bergerak sesuai dengan keputusan dari DPP. Jadi saat ini pihaknya masih menunggu keputusan yang dikeluarkan dari DPP terkait di pilgub Jatim.

&quot;Kita akan bergerak sesuai dengan keputusan dari DPP. Kami akan patuh dan melaksanakan apa yang telah diputuskan oleh DPP nantinya,&quot; ungkap anggota DPRD Jatim ini.

Disinggung apa sudah melakukan komunikasi dengan La Nyalla, Agus mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan La Nyalla. &quot;Gak pernah mas,&quot; ungkapnya.

Seperti diberitakan, DPP Partai Gerindra telah menerbitkan surat tugas terkait Pilkada Jatim kepada Calon Gubernur La Nyalla Mahmud Matalitti. Surat itu menugaskan kepada La Nyalla untuk memenuhi persyaratan pencalonan antara lain dukungan dari partai lain dan kelengkapan pemenangan.

Surat tersebut memberi batas waktu hingga 20 Desember kepada La Nyalla. Namun jika sampai 20 Desember 2017 tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut, maka surat tugas itu secara otomatis tidak berlaku.

</description><content:encoded>SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini masih belum menentukan sikap akan mendukung kandidat siapa dalam pilgub Jatim 2018. Apakah akan mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Khofifah Indar Parawansa atau La Nyalla Mahmud Matalitti.

PAN bisa menjadi penentu munculnya poros baru. Jika PAN bersedia koalisi dengan Gerindra untuk mengusung calon di luar Gus Ipul dan Khofifah seperti La Nyalla. Sebab PAN memiliki 7 kursi di DPRD Jatim.

Sedangkan Gerindra mempunyai 13 kursi. Bila digabung cukup untuk mengusung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur di pilgub Jatim. Pasalnya, syarat parpol atau koalisi parpol boleh mengusung pasangan calon minimal mempunyai 20 kursi.

&quot;Hingga sekarang belum ada keputusan (apakah mendukung gus ipul, khofifah atau La Nyalla),&quot; terang Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun, pada Okezone Selasa (12/12/2017).

Menurut Ketua Karang Taruna Jatim ini, DPW akan bergerak sesuai dengan keputusan dari DPP. Jadi saat ini pihaknya masih menunggu keputusan yang dikeluarkan dari DPP terkait di pilgub Jatim.

&quot;Kita akan bergerak sesuai dengan keputusan dari DPP. Kami akan patuh dan melaksanakan apa yang telah diputuskan oleh DPP nantinya,&quot; ungkap anggota DPRD Jatim ini.

Disinggung apa sudah melakukan komunikasi dengan La Nyalla, Agus mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan La Nyalla. &quot;Gak pernah mas,&quot; ungkapnya.

Seperti diberitakan, DPP Partai Gerindra telah menerbitkan surat tugas terkait Pilkada Jatim kepada Calon Gubernur La Nyalla Mahmud Matalitti. Surat itu menugaskan kepada La Nyalla untuk memenuhi persyaratan pencalonan antara lain dukungan dari partai lain dan kelengkapan pemenangan.

Surat tersebut memberi batas waktu hingga 20 Desember kepada La Nyalla. Namun jika sampai 20 Desember 2017 tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut, maka surat tugas itu secara otomatis tidak berlaku.

</content:encoded></item></channel></rss>
