<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkot di Medan Mogok, Polisi Terjunkan 100 Mobil dan 200 Motor untuk Angkut Warga</title><description>Polisi menerjunkan ratusan kendaraan untuk mengangkut warga di Medan ketika para sopir angkot kompak menggelar aksi mogok massal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/13/340/1829904/angkot-di-medan-mogok-polisi-terjunkan-100-mobil-dan-200-motor-untuk-angkut-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/13/340/1829904/angkot-di-medan-mogok-polisi-terjunkan-100-mobil-dan-200-motor-untuk-angkut-warga"/><item><title>Angkot di Medan Mogok, Polisi Terjunkan 100 Mobil dan 200 Motor untuk Angkut Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/13/340/1829904/angkot-di-medan-mogok-polisi-terjunkan-100-mobil-dan-200-motor-untuk-angkut-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/13/340/1829904/angkot-di-medan-mogok-polisi-terjunkan-100-mobil-dan-200-motor-untuk-angkut-warga</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2017 18:59 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/13/340/1829904/angkot-di-medan-mogok-polisi-terjunkan-100-mobil-dan-200-motor-untuk-angkut-warga-dzp2mQMv4q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Angkot Mogok Beroperasi (foto: Didik Suhartono/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/13/340/1829904/angkot-di-medan-mogok-polisi-terjunkan-100-mobil-dan-200-motor-untuk-angkut-warga-dzp2mQMv4q.jpg</image><title>Ilustrasi Angkot Mogok Beroperasi (foto: Didik Suhartono/Antara)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; Kepolisian menurunkan ratusan kendaraan operasionalnya untuk membantu mengangkut warga yang terlantar akibat aksi mogok ribuan sopir angkot di Medan yang mulai dilakukan sejak Rabu, (13/12/2017) pagi.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atjama mengatakan ratusan kendaraan itu terdiri dari sepeda motor, mobil double kabin, bus dan truk pengangkut personel.
(Baca Juga: Tolak Transportasi Online, 8.000 Angkot di Medan Mogok Operasi)

&amp;ldquo;Kami sejak pagi pagi sudah mengerahkan lebih kurang roda doa 200 unit, roda 4 double kabin lebih kurang 50 unit, bus kami yang dikerahkan ada 10, lalu ada truk bantuan dari Brimob, SPN, Polda lebih kurang 15 unit,&amp;rdquo; tegasnya.

&amp;ldquo;Dengan kendaraan kita itu, seluruh masyarakat, pelajar, mahasiswa, kita bantu untuk mengangkut mereka menuju satu tempat yang sekolah dan pulang sekolah kita membantu mengantar sampai ke Belawan, Binjai, maupun Deliserdang,&amp;rdquo; tambahnya.

Tatan mengaku, pihaknya sampai saat ini masih melakukan negosiasi dengan pihak pengusaha angkutan umum, agar para pengusaha mau segera mengoperasikan armada angkutan umumnya di Medan.

&amp;ldquo;Kita terus upayakan (negosiasi). Tapi mereka masih menunggu keputusan dari Gubernur. Kita lihat nanti lah bagaimana hasil pertemuan dengan Gubernur,&amp;rdquo; tegas Tatan.
(Baca Juga: Ojek Online Tuntut Regulasi, Pengamat Nilai Semua Tergantung Keputusan Pemerintah)
Sementara terkait situasi keamanan pasca aksi mogok ini, Tatan mengaku masih dalam kondisi yang relatif kondusif. Untuk memastikan tak ada gangguan keamanan, pihaknya juga sudah menempatkan personel di seluruh pool atau terminal, persimpangan yang dimungkinkan menjadi tempat transit atau mengangkut para penumpang.

&amp;ldquo;Di lokasi yang kita anggap rawan, kita siapkan kendaraan roda dua, roda empat, ataupun roda enam dibantu dengan seluruh personel polsek, termasuk BKO dari Brimob dari Ditsabhara Polda. Dan kami juga mengantisipasi apabila ada aksi-aksi yang melakukan sweeping,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; Kepolisian menurunkan ratusan kendaraan operasionalnya untuk membantu mengangkut warga yang terlantar akibat aksi mogok ribuan sopir angkot di Medan yang mulai dilakukan sejak Rabu, (13/12/2017) pagi.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atjama mengatakan ratusan kendaraan itu terdiri dari sepeda motor, mobil double kabin, bus dan truk pengangkut personel.
(Baca Juga: Tolak Transportasi Online, 8.000 Angkot di Medan Mogok Operasi)

&amp;ldquo;Kami sejak pagi pagi sudah mengerahkan lebih kurang roda doa 200 unit, roda 4 double kabin lebih kurang 50 unit, bus kami yang dikerahkan ada 10, lalu ada truk bantuan dari Brimob, SPN, Polda lebih kurang 15 unit,&amp;rdquo; tegasnya.

&amp;ldquo;Dengan kendaraan kita itu, seluruh masyarakat, pelajar, mahasiswa, kita bantu untuk mengangkut mereka menuju satu tempat yang sekolah dan pulang sekolah kita membantu mengantar sampai ke Belawan, Binjai, maupun Deliserdang,&amp;rdquo; tambahnya.

Tatan mengaku, pihaknya sampai saat ini masih melakukan negosiasi dengan pihak pengusaha angkutan umum, agar para pengusaha mau segera mengoperasikan armada angkutan umumnya di Medan.

&amp;ldquo;Kita terus upayakan (negosiasi). Tapi mereka masih menunggu keputusan dari Gubernur. Kita lihat nanti lah bagaimana hasil pertemuan dengan Gubernur,&amp;rdquo; tegas Tatan.
(Baca Juga: Ojek Online Tuntut Regulasi, Pengamat Nilai Semua Tergantung Keputusan Pemerintah)
Sementara terkait situasi keamanan pasca aksi mogok ini, Tatan mengaku masih dalam kondisi yang relatif kondusif. Untuk memastikan tak ada gangguan keamanan, pihaknya juga sudah menempatkan personel di seluruh pool atau terminal, persimpangan yang dimungkinkan menjadi tempat transit atau mengangkut para penumpang.

&amp;ldquo;Di lokasi yang kita anggap rawan, kita siapkan kendaraan roda dua, roda empat, ataupun roda enam dibantu dengan seluruh personel polsek, termasuk BKO dari Brimob dari Ditsabhara Polda. Dan kami juga mengantisipasi apabila ada aksi-aksi yang melakukan sweeping,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
