<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar Jabar Desak DPP Batalkan Pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien</title><description>Golkar Jawa Barat menginginkan DPP mengeluarkan rekomendasi cagub kepada Dedi Mulyadi sebagai cagub Jabar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/15/525/1831047/golkar-jabar-desak-dpp-batalkan-pengusungan-ridwan-kamil-daniel-muttaqien</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/15/525/1831047/golkar-jabar-desak-dpp-batalkan-pengusungan-ridwan-kamil-daniel-muttaqien"/><item><title>Golkar Jabar Desak DPP Batalkan Pengusungan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/15/525/1831047/golkar-jabar-desak-dpp-batalkan-pengusungan-ridwan-kamil-daniel-muttaqien</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/15/525/1831047/golkar-jabar-desak-dpp-batalkan-pengusungan-ridwan-kamil-daniel-muttaqien</guid><pubDate>Jum'at 15 Desember 2017 19:37 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/15/525/1831047/golkar-jabar-desak-dpp-batalkan-pengusungan-ridwan-kamil-daniel-muttaqien-vPUGRKQjkM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah. (Foto: Oris Riswan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/15/525/1831047/golkar-jabar-desak-dpp-batalkan-pengusungan-ridwan-kamil-daniel-muttaqien-vPUGRKQjkM.jpg</image><title>Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah. (Foto: Oris Riswan)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat akan mendesak DPP Partai Golkar untuk membatalkan pengusungan pasangan Ridwan KamilI-Daniel Muttaqien di Pilgub Jawa Barat 2018.

Hal itu berdasarkan hasil rapat pleno pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (15/12/2017).

&quot;Jadi, rapat pleno tadi mengingatkan kembali bahwa Partai Golkar Jawa Barat sudah melaksanakan Rapimda di Karawang yang waktu itu memutuskan satu-satunya cagub dari Golkar itu Kang Dedi Mulyadi,&quot; kata Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah.

Tapi, di tengah perjalanan, Dedi tak kunjung mendapatkan rekomendasi sebagai cagub. Golkar justru memilih mengusung Ridwan Kamil. Sementara Daniel Muttaqien yang merupakan kader Golkar, didorong menjadi cawagubnya.

Golkar Jawa Barat pun kini dengan lantang menyuarakan penolakannya atas rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Golkar di era Setya Novanto tersebut.

Ade mengatakan, Golkar Jawa Barat menginginkan DPP mengeluarkan rekomendasi cagub kepada Dedi Mulyadi. Sebab, selama ini Dedi mendapat dukungan penuh dari kader Golkar di Jawa Barat.

&quot;Rapat pleno hari ini memutuskan bahwa DPD Partai Golkar Jawa Barat menolak rekomendasi yang sudah dikeluarkan oleh DPP dan memohon untuk segera menerbitkan rekomendasi yang baru kepada Kang Dedi Mulyadi,&quot; jelasnya.

(Baca Juga: Sudrajat Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilgub Jabar Jika Lakukan Hal Ini)

Hasil dari rapat pleno itu pun akan segera disampaikan ke DPP. Harapannya, DPP menyetujui dan memenuhi keinginan Golkar Jawa Barat.

&quot;Saya akan segera sampaikan (ke DPP). Kebetulan Senin kan ada Rapimnas. Sekarang sedang dibuat suratnya dan Senin akan kita sampaikan. Tadi sudah disepakati oleh semua pengurus bahwa hasilnya (rapat pleno) mengikat, artinya tidak bisa ditawar-tawar lagi,&quot; ungkap Ade.

(Baca Juga: PDIP Bantah Jalin Komunikasi dengan Demokrat untuk Mengusung Demiz-Syaikhu)

Ia pun mengumbar optimismenya bahwa hasil rapat pleno itu akan disetujui oleh Airlangga Hartarto sebagai pimpinan Golkar.

&quot;Saya pikir Pak Airlangga orang yang bersih, kemudian dia seorang organisatoris yang sudah malang-melintang. Saya pikir Ketum yang baru ini akan menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART. Saya sangat optimis (hasil rapat pleno akan diterima-red),&quot; tandas Ade.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMS8xMy8xLzEwNTIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat akan mendesak DPP Partai Golkar untuk membatalkan pengusungan pasangan Ridwan KamilI-Daniel Muttaqien di Pilgub Jawa Barat 2018.

Hal itu berdasarkan hasil rapat pleno pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (15/12/2017).

&quot;Jadi, rapat pleno tadi mengingatkan kembali bahwa Partai Golkar Jawa Barat sudah melaksanakan Rapimda di Karawang yang waktu itu memutuskan satu-satunya cagub dari Golkar itu Kang Dedi Mulyadi,&quot; kata Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah.

Tapi, di tengah perjalanan, Dedi tak kunjung mendapatkan rekomendasi sebagai cagub. Golkar justru memilih mengusung Ridwan Kamil. Sementara Daniel Muttaqien yang merupakan kader Golkar, didorong menjadi cawagubnya.

Golkar Jawa Barat pun kini dengan lantang menyuarakan penolakannya atas rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Golkar di era Setya Novanto tersebut.

Ade mengatakan, Golkar Jawa Barat menginginkan DPP mengeluarkan rekomendasi cagub kepada Dedi Mulyadi. Sebab, selama ini Dedi mendapat dukungan penuh dari kader Golkar di Jawa Barat.

&quot;Rapat pleno hari ini memutuskan bahwa DPD Partai Golkar Jawa Barat menolak rekomendasi yang sudah dikeluarkan oleh DPP dan memohon untuk segera menerbitkan rekomendasi yang baru kepada Kang Dedi Mulyadi,&quot; jelasnya.

(Baca Juga: Sudrajat Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilgub Jabar Jika Lakukan Hal Ini)

Hasil dari rapat pleno itu pun akan segera disampaikan ke DPP. Harapannya, DPP menyetujui dan memenuhi keinginan Golkar Jawa Barat.

&quot;Saya akan segera sampaikan (ke DPP). Kebetulan Senin kan ada Rapimnas. Sekarang sedang dibuat suratnya dan Senin akan kita sampaikan. Tadi sudah disepakati oleh semua pengurus bahwa hasilnya (rapat pleno) mengikat, artinya tidak bisa ditawar-tawar lagi,&quot; ungkap Ade.

(Baca Juga: PDIP Bantah Jalin Komunikasi dengan Demokrat untuk Mengusung Demiz-Syaikhu)

Ia pun mengumbar optimismenya bahwa hasil rapat pleno itu akan disetujui oleh Airlangga Hartarto sebagai pimpinan Golkar.

&quot;Saya pikir Pak Airlangga orang yang bersih, kemudian dia seorang organisatoris yang sudah malang-melintang. Saya pikir Ketum yang baru ini akan menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART. Saya sangat optimis (hasil rapat pleno akan diterima-red),&quot; tandas Ade.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMS8xMy8xLzEwNTIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
