<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPBD Jabar: Akibat Gempa, Sejumlah Rumah, 1 Sekolah dan 1 RS Rusak </title><description>BPBD Jabar mencatat ada sejumlah kerusakan akibat gempa tektonik yang terjadi tengah malam itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/16/525/1831226/bpbd-jabar-akibat-gempa-sejumlah-rumah-1-sekolah-dan-1-rs-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/16/525/1831226/bpbd-jabar-akibat-gempa-sejumlah-rumah-1-sekolah-dan-1-rs-rusak"/><item><title>BPBD Jabar: Akibat Gempa, Sejumlah Rumah, 1 Sekolah dan 1 RS Rusak </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/16/525/1831226/bpbd-jabar-akibat-gempa-sejumlah-rumah-1-sekolah-dan-1-rs-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/16/525/1831226/bpbd-jabar-akibat-gempa-sejumlah-rumah-1-sekolah-dan-1-rs-rusak</guid><pubDate>Sabtu 16 Desember 2017 04:33 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/16/525/1831226/bpbd-jabar-akibat-gempa-sejumlah-rumah-1-sekolah-dan-1-rs-rusak-2tePMk0vCC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/16/525/1831226/bpbd-jabar-akibat-gempa-sejumlah-rumah-1-sekolah-dan-1-rs-rusak-2tePMk0vCC.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok.Okezone)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melakukan pemantauan dampak akibat kejadian gempa bumi yang terjadi semalam,tepatnya pukul 23.47 Jumat 16 Desember 2017. Dari hasil pemantuan itu, BPBD Jabar mencatat ada sejumlah kerusakan akibat gempa tektonik yang terjadi tengah malam itu.&amp;nbsp;

Rilis resmi yang diterima Okezone dari BPBD Jabar beberapa laporan kerusakan yang tercatat di BPBD diantaranya, wilayah Pangandaran, diantara Duaun Cipari, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Dusun Batukaras, Dusun Prembon, Dusun Cimanggu, dan Duaun Banjarwaru, ada lima rumah warga dan kantor samsat yang mengalami kerusakan.
&amp;nbsp;(Baca: Setelah 3 Jam, BMKG Cabut Status Ancaman Tsunami)
Selain itu, di Tasikmalaya sendiri diantaranya, wilayah Mulyasari, Kampung Sukaasih, Kampung Jolang, Kelurahan Ciakar, Kelurahan Urug, dan Kelurahan Ciherang, ada enam rumah, satu sekolah, dan rumah sakit mengalami kerusakan.

Sementara itu, untuk wilayah Ciamis dan Garut, belum dilaporkan soal kerusakan yang terjadi. Untuk korban jiwa dan korban luka pun, hingga dengan ini masih dalam pendataan.
&amp;nbsp;(Baca juga: Status Ancaman Tsunami Dicabut, BNPB: Sebaiknya Masyarakat Pulang ke Rumah dengan Tertib)
Sebelumnya, berdasarkan laporan BMKG, daerah yang perlu mewaspadai potensi terjadinya tsunami di antaranya adalah Kabupaten Garut, Jawa Barat status waspada, Tasikmalaya, Jawa Barat status Siaga, Sukabumi Jawa Barat status Waspada.Daerah lain yang mendapatkan status siaga di antaranya Ciamis, Jawa Barat, Status Siaga, Kebumen Jawa Tengah status waspada, Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta status waspada, Cilacap, Jawa Tengah status waspada.
Setelah status peringatan dini potensi tsunami diberlakukan selama sekira 3 jam akhirnya BMKG resmi mencabut status itu. Warga di sekitar lokasi gempa dianjurkan kembali ke rumah masing-masing. Sekadar diketahui, BMKG telah melaporkan gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter (SR) terjadi dengan koordinat episenter pada 7,75 LS dan 108,11 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat pada kedalaman 120 km pada Jumat 15 Desember 2017 pukul 23.47.58 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dampak dari gempa tersebut, telah mengakibatkan satu orang meninggal dan dua orang luka-luka.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xNi8xLzEwNjY2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melakukan pemantauan dampak akibat kejadian gempa bumi yang terjadi semalam,tepatnya pukul 23.47 Jumat 16 Desember 2017. Dari hasil pemantuan itu, BPBD Jabar mencatat ada sejumlah kerusakan akibat gempa tektonik yang terjadi tengah malam itu.&amp;nbsp;

Rilis resmi yang diterima Okezone dari BPBD Jabar beberapa laporan kerusakan yang tercatat di BPBD diantaranya, wilayah Pangandaran, diantara Duaun Cipari, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Dusun Batukaras, Dusun Prembon, Dusun Cimanggu, dan Duaun Banjarwaru, ada lima rumah warga dan kantor samsat yang mengalami kerusakan.
&amp;nbsp;(Baca: Setelah 3 Jam, BMKG Cabut Status Ancaman Tsunami)
Selain itu, di Tasikmalaya sendiri diantaranya, wilayah Mulyasari, Kampung Sukaasih, Kampung Jolang, Kelurahan Ciakar, Kelurahan Urug, dan Kelurahan Ciherang, ada enam rumah, satu sekolah, dan rumah sakit mengalami kerusakan.

Sementara itu, untuk wilayah Ciamis dan Garut, belum dilaporkan soal kerusakan yang terjadi. Untuk korban jiwa dan korban luka pun, hingga dengan ini masih dalam pendataan.
&amp;nbsp;(Baca juga: Status Ancaman Tsunami Dicabut, BNPB: Sebaiknya Masyarakat Pulang ke Rumah dengan Tertib)
Sebelumnya, berdasarkan laporan BMKG, daerah yang perlu mewaspadai potensi terjadinya tsunami di antaranya adalah Kabupaten Garut, Jawa Barat status waspada, Tasikmalaya, Jawa Barat status Siaga, Sukabumi Jawa Barat status Waspada.Daerah lain yang mendapatkan status siaga di antaranya Ciamis, Jawa Barat, Status Siaga, Kebumen Jawa Tengah status waspada, Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta status waspada, Cilacap, Jawa Tengah status waspada.
Setelah status peringatan dini potensi tsunami diberlakukan selama sekira 3 jam akhirnya BMKG resmi mencabut status itu. Warga di sekitar lokasi gempa dianjurkan kembali ke rumah masing-masing. Sekadar diketahui, BMKG telah melaporkan gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter (SR) terjadi dengan koordinat episenter pada 7,75 LS dan 108,11 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat pada kedalaman 120 km pada Jumat 15 Desember 2017 pukul 23.47.58 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dampak dari gempa tersebut, telah mengakibatkan satu orang meninggal dan dua orang luka-luka.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMi8xNi8xLzEwNjY2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
