<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Bela Palestina, GNPF Ulama Akan Minta Pemerintah Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS   </title><description>GNPF akan meminta Pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan AS terkait penetapan Yerusalem sebagai ibukota Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/17/337/1831556/aksi-bela-palestina-gnpf-ulama-akan-minta-pemerintah-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/12/17/337/1831556/aksi-bela-palestina-gnpf-ulama-akan-minta-pemerintah-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-as"/><item><title>Aksi Bela Palestina, GNPF Ulama Akan Minta Pemerintah Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/12/17/337/1831556/aksi-bela-palestina-gnpf-ulama-akan-minta-pemerintah-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/12/17/337/1831556/aksi-bela-palestina-gnpf-ulama-akan-minta-pemerintah-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-as</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2017 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/17/337/1831556/aksi-bela-palestina-gnpf-ulama-akan-minta-pemerintah-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-as-VhXBgB1mvQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapitra Ampera (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/17/337/1831556/aksi-bela-palestina-gnpf-ulama-akan-minta-pemerintah-putuskan-hubungan-diplomatik-dengan-as-VhXBgB1mvQ.jpg</image><title>Kapitra Ampera (Foto: Okezone) </title></images><description>
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, akan menggelar aksi solidaritas untuk memberikan dukungan kepada Negara Palestina,Minggu 17 Desember 2017 atau disebut dengan 'aksi 1712 Bela Palestina'.

Tenaga Ahli GNPF Ulama, Kapitra Ampera, menyebut dalam aksi itu pihaknya juga akan menuntut untuk Pemerintah Indonesia agar memutus hubungan diplomatik dengan Negara Amerika Serikat (AS).

&quot;Putusin saja hubungan diplomatik dengan AS karena tidak banyak manfaanya kecuali perampasan demi perampasan atas sumber daya alam kita,&quot; papar Kapitra saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Tak hanya itu, Kapitra menyatakan bahwa tuntutan lainnya adalah untuk membebaskan tanah Palestina dari cengkeraman Israel dan sekutunya. Sementara itu, dia mengklaim aksi 1712 akan diikuti oleh jutaan masyarakat.

&quot;Agar Al-Quds tetap tidak tersentu zionis Israel dan Amerika,&quot; ucap Kapitra.

Dalam hal ini, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di hadapan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sudah meminta untuk mendorong kemerdekaan Palestina.

Konflik ini muncul lantaran, adanya keputusan kontroversial Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Klaimnya itu, dikecam oleh negara lain.

Mengingat, pernyataannya itu dianggap melanggat kesepakatan Internasional dan rentan membahayan perdamaian dunia saat ini.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, akan menggelar aksi solidaritas untuk memberikan dukungan kepada Negara Palestina,Minggu 17 Desember 2017 atau disebut dengan 'aksi 1712 Bela Palestina'.

Tenaga Ahli GNPF Ulama, Kapitra Ampera, menyebut dalam aksi itu pihaknya juga akan menuntut untuk Pemerintah Indonesia agar memutus hubungan diplomatik dengan Negara Amerika Serikat (AS).

&quot;Putusin saja hubungan diplomatik dengan AS karena tidak banyak manfaanya kecuali perampasan demi perampasan atas sumber daya alam kita,&quot; papar Kapitra saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Tak hanya itu, Kapitra menyatakan bahwa tuntutan lainnya adalah untuk membebaskan tanah Palestina dari cengkeraman Israel dan sekutunya. Sementara itu, dia mengklaim aksi 1712 akan diikuti oleh jutaan masyarakat.

&quot;Agar Al-Quds tetap tidak tersentu zionis Israel dan Amerika,&quot; ucap Kapitra.

Dalam hal ini, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di hadapan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sudah meminta untuk mendorong kemerdekaan Palestina.

Konflik ini muncul lantaran, adanya keputusan kontroversial Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Klaimnya itu, dikecam oleh negara lain.

Mengingat, pernyataannya itu dianggap melanggat kesepakatan Internasional dan rentan membahayan perdamaian dunia saat ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
